Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Israel Abaikan Trump, Gempur Fasilitas Petrokimia Iran di Mahshahr dan Lumpuhkan Selat Hormuz

Israel Abaikan Trump, Gempur Fasilitas Petrokimia Iran di Mahshahr dan Lumpuhkan Selat Hormuz

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
  • visibility 49

Kabarjatengterkini.com— Langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk meredam bara konflik di Timur Tengah tampaknya harus membentur dinding tebal. Meskipun Washington telah meminta sekutu utamanya untuk menahan diri, militer Israel dilaporkan tetap nekat melancarkan gempuran udara hebat.

Serangan tersebut menghantam fasilitas petrokimia vital milik Iran di Mahshahr pada Senin (8/6/2026), sebuah tindakan yang langsung memicu guncangan hebat pada stabilitas geopolitik dan ekonomi global.

Menurut laporan resmi, serangan udara jet tempur Israel tersebut menyasar Karoon Petrochemical Company. Perusahaan ini merupakan sebuah kompleks berbasis pengetahuan strategis yang memproduksi ratusan ribu ton produk petrokimia per tahun.

Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, mengonfirmasi bahwa serangan mendadak itu memaksa terjadinya evakuasi massal pekerja di siang bolong. Kepulan asap hitam pekat yang membubung dari fasilitas Mahshahr menjadi sinyal kuat bahwa eskalasi di Timur Tengah telah memasuki babak baru yang jauh lebih berbahaya.

Upaya Diplomasi Donald Trump Jinakkan Netanyahu Kandas

Padahal, beberapa jam sebelum jet-jet tempur Israel melepaskan proyektilnya, Donald Trump secara terbuka telah berusaha keras menjinakkan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu. Trump berupaya menghentikan siklus aksi saling balas yang berpotensi menyeret seluruh kawasan Timur Tengah ke dalam konflik yang jauh lebih destruktif.

“Saya akan menelepon Bibi (Netanyahu) sekarang dan mengatakan kepadanya untuk tidak membalas. Israel sudah melakukan serangannya dan Iran sudah melakukan serangannya. Kita tidak membutuhkan serangan lain,” ujar Trump sebagaimana dikutip oleh jurnalis Axios, Barak Ravid.

Meski laporan internal pejabat tinggi AS menyebutkan bahwa Trump sempat berbicara langsung dengan Netanyahu melalui sambungan telepon, imbauan dari Gedung Putih tersebut rupanya dianggap angin lalu oleh Tel Aviv. Israel memilih “jalan pedang” dan mengabaikan lampu merah dari sekutu nomor satunya dengan tetap menggempur wilayah barat daya Iran. kegagalan diplomasi ini menunjukkan bahwa pengaruh Washington terhadap kebijakan militer garis keras Israel kian memudar.

Siklus Saling Balas yang Kian Liar

Aksi sepihak yang dilancarkan Israel ini merupakan respons langsung atas 11 rudal balistik yang ditembakkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Minggu (7/6/2026). Teheran berdalih, serangan belasan rudal tersebut adalah bentuk ‘peringatan keras’ setelah mereka menahan diri selama berminggu-minggu atas agresi brutal Israel di Beirut Selatan, Lebanon, yang menargetkan basis kelompok Hizbullah.

Walau militer Israel (IDF) mengklaim sukses mencegat seluruh rudal Iran tanpa ada korban jiwa di pihak mereka, Netanyahu enggan menutup buku begitu saja. Gempuran balasan ke Mahshahr ini membuktikan bahwa Tel Aviv dengan sengaja memilih untuk mengabaikan desakan sekutu internasionalnya demi menunjukkan superioritas militer mereka di kawasan.

Dampak Ekonomi Global: Jalur Minyak Dunia Lumpuh

Akibat ketegaran Israel yang emoh mengerem ambisi serangannya, dampak ekonomi global langsung terasa nyata dan instan. Sebagai respons spontan atas agresi di Mahshahr, militer Iran secara efektif langsung menutup Selat Hormuz. Selat ini merupakan urat nadi utama pengiriman minyak dan gas bumi dunia, di mana sepertiga dari total pasokan minyak laut global melintas di sana.

Imbas dari blokade total ini, harga minyak mentah internasional (Brent dan WTI) langsung meroket tajam ke level tertinggi baru. Para pelaku pasar panik karena harapan akan adanya pembukaan kembali jalur strategis tersebut kian menipis dalam waktu dekat.

Di meja diplomasi internasional, situasi pun kini makin terkunci rapat. Penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menyebutkan bahwa negosiasi perdamaian saat ini berada di titik buntu total (total deadlock). Kondisi ini diperparah oleh sikap Trump sendiri yang bersikeras emoh mencairkan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri sebelum adanya kesepakatan baru yang mengikat.

Rakyat Sipil Jadi Korban Ketidakpastian

Sementara para pemimpin politik dan militer saling pamer kekuatan, di akar rumput, rakyat sipil Iran hanya bisa pasrah menanggung beban berat. Ketidakpastian perang yang kian mencekik langsung berimbas pada melonjaknya harga barang-barang pokok dan inflasi yang tak terkendali di dalam negeri.

Kombinasi antara sanksi ekonomi yang belum dicabut, kehancuran fasilitas industri vital di Mahshahr, serta ancaman serangan lanjutan dari Israel, membuat masa depan stabilitas Timur Tengah kini berada di titik nadir yang paling mengkhawatirkan sepanjang sejarah modern.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • semarang

    Pemkot Semarang Perkuat Kesiapsiagaan Arus Mudik-Balik Lebaran dengan Koordinasi Lintas Sektor

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperkuat kesiapsiagaan arus mudik jelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, serta arus balik, dengan koordinasi lintas sektor. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengungkap, koordinasi antar lintas sektor tersebut turut melibatkan OPD-OPD di Pemkot Semarang, camat, Polrestabes Semarang, hingga sejumlah stakeholder strategis, seperti Bank Indonesia, Pertamina, PT KAI, Pelindo, […]

  • Kota Semarang meraih penghargaan sebagai Pengawasan Kearsipan Nasional dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

    Kota Semarang Raih Penghargaan dari ANRI, Jadi Daerah dengan Manajemen Arsip Akuntabel

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang meraih penghargaan sebagai Pengawasan Kearsipan Nasional dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Daerah tersebut mendapatkan skor AA dengan kategori “Sangat Memuaskan”. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang, Muhammad Ahsan, menyebutkan bahwa capaian tersebut tak lepas dari kerja sama […]

  • Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam, Dinas ESDM Jateng: Tersumbat Lumpur

    Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam karena Tersumbat Lumpur

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Grobogan, Kabarjatengterkini.com – Terungkap penyebab padamnya Api Abadi Mrapen sejak awal tahun 2026 yang lalu. Kobaran api tersebut bisa mati karena saluran gas di bawahnya tersumbat dengan lumpur. “Prinsipnya, si gas ini tertutup sama media yang namanya lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu,” kata Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi […]

  • Foto : Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz. (Sumber: Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Dua Bulan Terakhir, Capaian PAD di Sektor Pasar Rembang Baru Sentuh 70 Persen

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rembang di sektor retribusi pasar hewan maupun tradisional per bulan Oktober baru menyentuh angka sebesar 70 persen. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha, Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengatakan capaian PAD tersebut diperoleh dari dua pasar hewan dan 14 pasar tradisional. Adapun untuk […]

  • kejagung

    Klaim Tak Ada Mark-Up Laptop Kemendikbud, Ini Respons Resmi Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com —Kejaksaan Agung Republik Indonesia merespons pernyataan dari kubu mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim terkait dugaan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook. Tim kuasa hukum Nadiem, yang diwakili oleh Hotman Paris Hutapea, sebelumnya menyatakan bahwa tidak ada mark-up dalam pengadaan laptop tersebut, berdasarkan hasil audit dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan […]

  • Pembahasan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembuatan Dry Port Setelah Lebaran

    Pembahasan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembuatan Dry Port Setelah Lebaran

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembahasan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang bakal dilanjutkan setelah Lebaran 2026. Pembahasan tersebut termasuk rencana pembuatan tempat bongkar muat (dry port) di Kabupaten Batang. Pembuatan dry port dinilai mendukung perkembangan kawasan industri di Jateng yang sedang bertumbuh pesat. Terlebih, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang banyak menyumbang pergerakan kontainer di Indonesia. “Sejumlah […]

expand_less