7 Dapur MBG di Pati Ditutup Sementara Buntut KLB
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 7

Foto: Satgas Program MBG Pati, Risma Ardhi Chandra (Sumber: kabarjatengterkini.com)
Pati, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati ditutup sementara. Hal ini berdasarkan surat keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 4814/D.TWS/10/2026.
Adapun sejumlah SPPG di Pati yang ditutup sementara oleh BGN, meliputi SPPG Pati Cluwak Ngawen, SPPG Pati Gabus Wuwur, SPPG Pati Kayen Srikaton, SPPG Pati Margorejo Sokokulon, SPPG Pati Margoyoso Pohijo, SPPG Pati Pucakwangi Tegalwero, dan SPPG Pati Tambakromo Keben.
Ketua Satgas Program MBG Pati, Risma Ardhi Chandra menyebutkan keputusan penutupan sementara SPPG merupakan kewenangan Badan Gizi Nasional.
Tidak dijelaskan secara detail terkait alasan penutupan sementara ketujuh SPPG tersebut. Namun, tidak terlepas adanya dugaan keracunan terhadap ratusan penerima manfaat program MBG beberapa waktu lalu, hingga ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).
“Penutupan tujuh SPPG itu dari BGN. Ada beberapa surat dari BGN, saya barusan tadi dapat informasi dari Mbak Ros itu ada beberapa yang penutupan yang karena ada kejadian luar biasa (KLB) dan yang lainnya,” kata Chandra, Senin (05/10/2026).
Lebih lanjut, dia turut berpesan agar ke depannya pengelolaan SPPG di Pati berjalan dengan baik. Terlebih, program MBG bertujuan untuk pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus program pembangunan manusia jangka panjang.
“SPPG ini kan sudah di pasrahi sama negara untuk mengelola makanan untuk anak-anak kita, tolong dilaksanakan dengan baik, karena penerima manfaat ini diharapkan mendapatkan gizi yang seimbang, gizi yang baik tentunya untuk pembangunan yang berkepanjangan,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

