Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangan DPR Dialokasikan untuk Rakyat di Dapil Jateng

Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangan DPR Dialokasikan untuk Rakyat di Dapil Jateng

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • visibility 114

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Urbach, menyatakan akan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan yang diterimanya sebagai wakil rakyat untuk masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) di Jawa Tengah. Pernyataan ini ia sampaikan sebagai respons atas keresahan publik terkait isu kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI yang dinilai tidak berpihak pada kondisi ekonomi rakyat.

Nafa, yang terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, mewakili dapil Magelang, Wonosobo, Temanggung, dan Purworejo. Dalam unggahan Instagram Story di akun pribadinya, Nafa menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawabnya kepada rakyat yang telah mempercayainya sebagai wakil di Senayan.

“Saya memilih cara yang bisa langsung saya lakukan sendiri terlebih dahulu, dengan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan saya ke masyarakat di dapil sampai 2029,” ujar Nafa Urbach, dikutip Selasa (26/8/2025).

Langkah Pribadi dan Tidak Bisa Diputuskan Sepihak

Nafa menjelaskan bahwa keputusan penurunan atau pemotongan gaji dan tunjangan DPR tidak bisa dilakukan secara sepihak, karena merupakan keputusan bersama yang melibatkan banyak pihak di parlemen. Oleh karena itu, ia memilih melakukan aksi pribadi yang dapat langsung ia wujudkan tanpa menunggu proses politik yang panjang.

“Ini langkah yang bisa saya lakukan sendiri terlebih dahulu. Tapi saya berterima kasih untuk masukan dari masyarakat, dan pasti saya akan sampaikan itu ke teman-teman di DPR,” lanjutnya.

Antisipasi Tuduhan Pencitraan

Politisi Partai Nasdem ini juga menyadari risiko dikritik dan dituduh melakukan pencitraan. Namun, ia menegaskan bahwa langkah ini murni niatnya untuk membantu rakyat, bukan untuk mencari simpati politik.

Nafa meminta masyarakat bersabar karena timnya masih menyusun mekanisme penyaluran agar bantuan tepat sasaran.

“Sabar ya, saya dan tim dapil masih membutuhkan waktu supaya yang menerima benar-benar orang yang membutuhkan dan kesulitan. Kita mulai ini bulan depan,” ungkapnya.

Fokus untuk Guru Honorer dan Masyarakat Kurang Mampu

Dalam pernyataannya, Nafa menyebut guru honorer sebagai salah satu pihak yang akan menjadi prioritas utama penerima bantuan. Menurutnya, para guru honorer adalah pahlawan pendidikan yang sering kali diabaikan dari sisi kesejahteraan.

Namun ia juga terbuka terhadap saran masyarakat untuk memperluas cakupan bantuan ke sektor lain seperti pedagang kecil, buruh tani, dan keluarga miskin.

“Saya menerima masukan dari publik apakah gaji dan tunjangan itu juga harus disalurkan ke masyarakat di luar yang berprofesi guru. Semua proses ini akan dilakukan secara terbuka dan transparan,” kata Nafa.

Transparansi dan Pelaporan Rutin

Sebagai bentuk akuntabilitas, Nafa berjanji bahwa penyaluran gaji dan tunjangannya akan dilaporkan secara berkala dan bisa diakses publik. Ia mengatakan akan membuka data penerima bantuan serta mengunggah laporan penggunaan dana di platform resmi dan media sosial pribadinya.

Langkah ini diambil untuk menepis kecurigaan publik dan sebagai contoh nyata wakil rakyat yang peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Gaji dan Tunjangan DPR Jadi Sorotan

Isu kenaikan gaji dan tunjangan DPR mencuat ke publik dan menuai gelombang kritik. Banyak warga menilai bahwa peningkatan fasilitas DPR terjadi di tengah krisis ekonomi, kenaikan harga kebutuhan pokok, dan kesejahteraan rakyat yang belum merata.

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, sempat menjelaskan bahwa tidak ada kenaikan gaji pokok bagi anggota dewan. Namun, terdapat kenaikan beberapa tunjangan, seperti tunjangan beras dan bahan bakar.

“Gaji, itu di luar perumahan. Kalau gak salah, ada tunjangan beras, tunjangan kesehatan, tunjangan lainnya. Itu sekitar Rp70 juta per bulan. Di luar tunjangan rumah Rp50 juta,” jelas Adies.

Dengan demikian, total penghasilan bersih anggota DPR RI periode 2024–2029 bisa menembus angka Rp100 juta lebih setiap bulan, termasuk tunjangan perumahan, walau mereka tidak menempati rumah jabatan.

Kritik terhadap DPR Menguat

Di berbagai daerah, gelombang protes terhadap DPR RI terus menguat. Banyak kalangan, terutama mahasiswa, buruh, dan aktivis masyarakat sipil, menyuarakan agar DPR lebih peduli terhadap rakyat dan tidak memprioritaskan fasilitas pribadi di tengah kondisi nasional yang menantang.

Langkah yang diambil Nafa Urbach dianggap sebagian pihak sebagai inisiatif positif, namun juga disambut skeptis oleh pihak lain. Meski begitu, publik akan menilai apakah janji tersebut benar-benar direalisasikan atau hanya sekadar retorika politik.

Janji Nafa Urbach untuk mengalokasikan seluruh gaji dan tunjangan DPR ke masyarakat dapilnya merupakan langkah yang jarang dilakukan oleh wakil rakyat. Meskipun tidak lepas dari kritik dan dugaan pencitraan, komitmennya membuka peluang dialog tentang bagaimana wakil rakyat seharusnya bekerja dan melayani.

Dengan transparansi dan penyaluran yang tepat sasaran, inisiatif Nafa bisa menjadi contoh positif bagi anggota DPR lainnya, terutama di tengah isu kenaikan gaji yang memicu ketidakpercayaan publik.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

    Tahun Depan Pemkab Pati Fokus ke Pembangunan, Bakal Pasang Wi-Fi di Alun-alun

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bakal fokuskan terhadap penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga optimalisasi aset daerah pada tahun 2027 mendatang. Rencana tersebut tecantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2027 yang disampaikan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pati Tahun 2027 yang digelar […]

  • Mahasiswa di Jateng Didorong Berinovasi untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

    Pemprov Jateng Dorong Inovasi Berbasis Riset untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemprov Jawa Tengah mendorong mahasiswa berinovasi agar mampu menghadapi setiap tantangan di masa depan. Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menyumbang ide berbasis riset dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat produktif saat ini. Hal ini dinilai bisa berdampak positif terhadap […]

  • Mitigasi Tanah Longsor, Pemprov Jateng Relokasi Warga Bawang dan Pringamba Banjarnegara

    Mitigasi Tanah Longsor, Pemprov Jateng Relokasi Warga Bawang dan Pringamba Banjarnegara

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Puluhan rumah dibangun sebagai upaya relokasi sejumlah warga Dusun Bawang dan Pringamba, Desa Aribaya, Kecamatan Pagetan, Kabupaten Banjarnegara. Pasalnya, kawasan tersebut rawan terjadi bencana tanah longsor. Rinciannya, 36 unit rumah direlokasi sekitar satu kilometer jaraknya dari lokasi lama. Lokasi tersebut dipilih karena tanahnya dinilai lebih stabil dan jauh dari tebing. Sebanyak 29 […]

  • Bakar Sampah Dilarang, Pemkab Demak Gencarkan Edukasi Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu

    Bakar Sampah Dilarang, Pemkab Demak Gencarkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Proses pembakaran sampah disebut berdampak negatif terhadap kesehatan tubuh dan kebersihan lingkungan. Maka dari itu, sistem pengelolaan sampah terpadu di desa akan terus digencarkan. Atas dampak yang ditimbulkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak meminta masyarakat tidak membakar sampah rumah tangga sembarangan. Pembakaran menimbulkan polutan di udara, sehingga berbahaya bagi pernapasan masyarakat sekitar. “Pembakaran […]

  • esdm

    Badan Geologi Kementerian ESDM Paparkan Dua Opsi Penanganan Sinkhole di Situjuah, Limapuluh Kota

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan dua opsi utama dalam penanganan fenomena sinkhole atau amblesan tanah yang terjadi secara tiba-tiba di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Fenomena ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat serta berdampak terhadap lingkungan sekitar. Ahli geologi […]

  • onadio

    Onadio Leonardo Bebas Usai Jalani Rehabilitasi 3 Bulan, Akui Jadi Titik Balik Hidupnya

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Aktor sekaligus penyanyi Onadio Leonardo akhirnya menghirup udara bebas setelah menyelesaikan masa rehabilitasi selama tiga bulan. Pria yang akrab disapa Onad itu resmi keluar dari Yayasan Pemulihan Natura Indonesia, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/1/2026). Momen kebebasan tersebut menjadi titik refleksi penting bagi Onad. Ia mengakui masa rehabilitasi yang dijalaninya bukan sekadar […]

expand_less