Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aksi Buruh KSPI Geruduk DPR RI, Tuntut Kenaikan Upah dan Penghapusan Outsourcing

Aksi Buruh KSPI Geruduk DPR RI, Tuntut Kenaikan Upah dan Penghapusan Outsourcing

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 202

Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025). Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes nasional yang digalang oleh KSPI bersama Partai Buruh.

Massa aksi mulai tiba di kawasan Gedung DPR/MPR RI sekitar pukul 09.50 WIB. Para buruh hadir menggunakan sejumlah bus besar yang diparkir di sekitar gerbang utama kompleks parlemen.

Tampak memimpin langsung aksi tersebut adalah Presiden KSPI yang juga Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal. Meski para buruh sudah berkumpul, aksi belum dimulai secara resmi karena mobil komando belum tiba di lokasi.

Pengamanan Ketat, Ribuan Aparat Dikerahkan

Menyambut aksi yang diperkirakan akan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah, aparat keamanan gabungan dari TNI dan Polri telah bersiaga sejak pagi hari.

Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan telah menyiapkan 4.531 personel gabungan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa buruh di sekitar kawasan Senayan.

Meski konsentrasi massa sudah mulai meningkat, kondisi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Slipi dan Semanggi masih terpantau lancar dan dibuka untuk umum. Arus kendaraan masih dapat melintas dengan normal di sekitar titik kumpul aksi.

Tuntutan Buruh: Hapus Outsourcing dan Naikkan Upah 2026

Dalam keterangannya, pihak KSPI menyampaikan sejumlah tuntutan utama yang akan mereka sampaikan kepada anggota dewan dalam aksi damai ini.

Salah satu tuntutan paling krusial adalah penghapusan sistem kerja outsourcing, yang dinilai telah merugikan para pekerja secara berkepanjangan.

Sistem ini dianggap memotong hak-hak buruh, menghilangkan kepastian kerja, dan menurunkan kualitas hidup pekerja dan keluarganya.

Selain itu, massa buruh juga menuntut agar upah minimum tahun 2026 dinaikkan secara signifikan. KSPI menilai bahwa daya beli buruh terus menurun akibat inflasi dan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok yang tidak sebanding dengan kenaikan upah yang ada.

“Upah buruh tidak bisa stagnan di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat. Pemerintah harus memastikan adanya kenaikan upah minimum 2026 yang realistis dan berpihak kepada buruh,” ujar Said Iqbal dalam pernyataan pers sebelumnya.

Aksi Nasional Serentak, DPR Diminta Dengarkan Suara Buruh

Aksi yang digelar di depan DPR RI ini merupakan bagian dari aksi nasional yang dilakukan secara serentak di beberapa daerah. Di kota-kota industri seperti Bekasi, Karawang, Surabaya, dan Batam, buruh juga melakukan aksi dengan tuntutan yang sama.

KSPI berharap DPR RI mendengarkan suara buruh dan tidak lagi berpihak kepada kepentingan pengusaha semata. Buruh menuntut DPR agar segera melakukan revisi regulasi ketenagakerjaan, termasuk pencabutan aturan-aturan yang merugikan pekerja di dalam UU Cipta Kerja.

Said Iqbal juga menyinggung soal ketimpangan sosial dan ekonomi yang semakin lebar antara kelas pekerja dan pengusaha, khususnya setelah pandemi COVID-19 dan krisis ekonomi global.

“Sekarang waktunya DPR dan pemerintah membuka mata, bahwa buruh bukan musuh. Buruh adalah kekuatan ekonomi bangsa yang harus diberi perlindungan,” tegasnya.

Aksi Damai, Tapi Tegas

KSPI memastikan bahwa aksi ini akan berlangsung secara damai dan tertib, meski disampaikan dengan tegas. Tidak ada agenda pemblokiran jalan atau tindakan anarkis dalam aksi kali ini.

Para buruh membawa spanduk, bendera serikat, dan mengenakan seragam khas organisasi mereka. Mereka juga menyuarakan aspirasi melalui pengeras suara dan menyanyikan yel-yel perjuangan buruh.

Sebelum menuju DPR, sebagian massa dari luar Jakarta terlebih dahulu berkumpul di titik-titik transit seperti Terminal Kampung Rambutan, Pulogebang, dan stasiun-stasiun kereta api.

Pihak kepolisian dan koordinator aksi juga telah melakukan koordinasi agar lalu lintas tetap kondusif dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat umum di sekitar kawasan Senayan.

Harapan untuk Dialog dengan DPR

Dalam aksi ini, KSPI dan Partai Buruh juga berharap dapat melakukan dialog langsung dengan anggota DPR RI. Mereka ingin menyampaikan secara resmi tuntutan buruh terkait regulasi ketenagakerjaan, kenaikan upah, dan sistem outsourcing.

Said Iqbal menegaskan bahwa buruh tidak akan lelah menyuarakan hak mereka hingga pemerintah dan DPR menunjukkan komitmen nyata terhadap perlindungan pekerja.

“Jika hari ini tidak didengar, kami akan datang lagi dengan jumlah yang lebih besar. Aksi ini bukan yang terakhir,” tutup Iqbal.

Aksi unjuk rasa buruh dari KSPI yang berlangsung di depan DPR RI hari ini menegaskan bahwa isu ketenagakerjaan masih menjadi persoalan utama di Indonesia. Dengan tuntutan yang jelas dan terukur, buruh berharap suara mereka menjadi pertimbangan serius dalam pembuatan kebijakan ke depan.

Sebagai negara demokrasi, ruang aspirasi bagi buruh harus dibuka luas. Keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan keadilan sosial menjadi kunci utama untuk menciptakan iklim kerja yang adil, aman, dan berkelanjutan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Upayakan Pengembangan Wisata Dieng dengan Aglomerasi

    Pemprov Jateng Upayakan Pengembangan Wisata Dieng dengan Aglomerasi

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Kawasan Dieng di Kabupaten Banjarnegara menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah. Maka dari itu, pemerintah provinsi terus mendorong pengembangannya guna meningkatkan ekonomi dan pariwisata lokal. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan pengembangan kawasan Dieng dapat dilakukan dengan meningkatkan infrastruktur penunjang dan destinasi pendukung. Menurutnya, ini bisa menarik lebih banyak […]

  • Nama Gus Dur dan Marsinah Bakal Dikenang Lewat Gedung Kementerian HAM

    Nama Gus Dur dan Marsinah Bakal Dikenang Lewat Gedung Kementerian HAM

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai salah satu sosok pejuang Hak Asasi Manusia (HAM). Selama pemerintahannya, ia mencabut sejumlah kebijakan yang dinilai cenderung deskriminatif terhadap minoritas. Atas jasanya tersebut, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menetapkan nama Gedung Kementerian HAM menjadi Gedung KH Abdurrahman Wahid. Hal tersebut […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Terbuka dengan Investasi Perusahaan Australia

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 250
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus mendorong potensi investasi asing masuk ke Jawa Tengah, termasuk dari Australia. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa pemerintah Australia sangat tertarik dengan Jawa Tengah, dan akan mendorong pengusaha menanamkan modalnya di wilayah itu. Investasi dari Australia saat ini masih berada di peringkat 20, baik […]

  • Pemprov Tetapkan UMP dan UMK 2026 se-Jateng Hari Ini

    Pemprov Tetapkan UMP dan UMK 2026 se-Jateng Hari Ini

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menerapkan besaran Upah Minimum Probinsi (UMP) 2026 hari ini, Rabu (24/12/2025). UMP 2025 yang ditetapkan tersebut mengalami kenaikan 7,28 persen dari tahun sebelumnya. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menetapkan kenaikan UMP 2026, yakni menjadi Rp 2.327.386 dari Rp 2.169.349,00, sehingga kenaikannya sebesar Rp 158.037,07. Besaran UMP ini dihitung berdasarkan […]

  • Wali Kota Semarang Agustina /semarangkota

    Kurangi Risiko Banjir, Agustina Luncurkan Program Pembangunan 1.000 Titik Sumur Resapan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Guna mengurangi risko banjir, Wali Kota Semarang Agustina meluncurkan program pembangunan 1.000 titik sumur resapan. Sebagaimana diketahui jika banjir kerap kali melanda wilayah Semarang bawah. Sehingga sumur resapan dibuat untuk menampung air. “Nanti yang daerah bawah, akan dibantu dengan program yang lain, misalnya di tiap-tiap rumah dibuatkan biopori. Sumur resapan memang di area […]

  • Pemprov Pastikan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Sampai ke Jateng

    Pemprov Pastikan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Sampai ke Jateng

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah provinsi di sekitar, termasuk di sebagian Pulau Jawa. Bahkan, menurut informasi, abu vulkanik meluas hingga dirasakan warga di Jawa Tengah (Jateng). Pemprov Jateng memastikan belum ada abu vulkanik di wilayahnya. Meski demikian, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD di 35 kabupaten/kota untuk melakukan penilaian di wilayah-wilayah yang berbatasan […]

expand_less