Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Menkeu Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI untuk Perkuat Likuiditas

Menkeu Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI untuk Perkuat Likuiditas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 216

Kabarjatengterkini.com — Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengalirkan dana sebesar Rp 200 triliun ke lima bank pelat merah, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI.

Dana yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia (BI) ini mulai masuk ke masing-masing bank pada Jumat sore (12/9/2025).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong roda perekonomian nasional, khususnya melalui sektor perbankan.

Dana tersebut diharapkan bisa segera disalurkan oleh bank penerima dalam bentuk kredit produktif guna mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Rincian Penempatan Dana di Lima Bank BUMN

Dari total Rp 200 triliun dana pemerintah yang dipindahkan dari BI:

  • Bank Mandiri menerima: Rp 55 triliun
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI) menerima: Rp 55 triliun
  • Bank Negara Indonesia (BNI) menerima: Rp 55 triliun
  • Bank Tabungan Negara (BTN) menerima: Rp 25 triliun
  • Bank Syariah Indonesia (BSI) menerima: Rp 10 triliun

Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa BSI dipilih sebagai salah satu penerima karena bank ini merupakan satu-satunya lembaga keuangan yang memiliki akses langsung ke Provinsi Aceh, yang menerapkan sistem keuangan syariah secara menyeluruh.

Tak Diatur PMK, Hanya Melalui KMK

Purbaya menegaskan bahwa pengucuran dana ini tidak melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK), melainkan cukup dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) yang sifatnya internal.

“KMK hanya untuk internal. Untuk banknya, tidak ada aturan teknis yang mengikat secara langsung,” ujar Purbaya dalam pernyataan resminya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat.

Larangan Gunakan Dana untuk SBN dan SRBI

Pemerintah memberi arahan tegas kepada bank penerima agar tidak menggunakan dana tersebut untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) ataupun SRBI (Surat Berharga Bank Indonesia). Dana Rp 200 triliun itu murni ditujukan untuk mendorong penyaluran kredit produktif ke masyarakat.

Purbaya menyampaikan bahwa dana ini memiliki cost sekitar 4%. Artinya, jika bank tidak segera menyalurkan dalam bentuk kredit, maka bank tersebut akan menanggung biaya sendiri.

“Kalau mereka enggak menyalurkan, mereka yang rugi. Jadi pasti akan berpikir keras bagaimana menyalurkannya secara efektif,” ujar Purbaya.

Skema Penempatan Tanpa Tenor, Tapi Tetap Aman

Salah satu hal menarik dari kebijakan ini adalah bahwa dana tersebut tidak memiliki tenor alias waktu jatuh tempo tertentu. Dana ditempatkan dalam skema deposit on-call, artinya dapat ditarik kembali kapan pun oleh pemerintah jika dibutuhkan.

Namun demikian, Purbaya menegaskan bahwa kondisi manajemen kas pemerintah saat ini sangat sehat dan stabil. Pemerintah tidak akan secara mendadak menarik dana tersebut dan akan mengatur penarikan dengan cermat agar tidak mengganggu likuiditas bank penerima.

“Ketakutan mereka kan, kalau saya taruh di sana, mereka pinjamkan, lalu tiba-tiba saya tarik semua. Itu tidak akan terjadi. Kita kelola dengan sangat baik,” jelasnya.

Dana Bukan dari Kas Darurat

Untuk menghindari kesalahpahaman publik, Purbaya juga menekankan bahwa dana Rp 200 triliun ini bukan dana darurat, melainkan dana belanja pemerintah yang untuk sementara belum digunakan dan biasanya ditempatkan di Bank Indonesia.

“Ini bukan dana emergency. Ini dana belanja pemerintah yang memang belum digunakan dan selama ini disimpan di BI. Namun, jika terus di BI, maka perbankan tidak bisa mengaksesnya,” jelasnya.

Dengan dipindahkannya dana ke bank BUMN, maka sektor perbankan kini memiliki akses langsung ke dana besar yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan kredit, UMKM, dan investasi sektor riil.

Optimisme Penyaluran Kredit dari Dana Rp 200 T

Purbaya menyadari bahwa bank mungkin akan sedikit kewalahan mencari target penyaluran dana tersebut secara cepat. Namun, ia optimis bahwa seiring waktu, bank akan mampu menyalurkan dana secara bertahap dalam bentuk kredit.

“Mungkin banknya nanti akan bingung, ini duit segini besar disalurkan ke mana? Tapi pasti pelan-pelan akan terserap dan ekonomi akan bergerak,” kata Purbaya optimis.

Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam mengalihkan dana Rp 200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank pelat merah merupakan langkah strategis untuk mendorong likuiditas, kredit, dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan pengawasan yang ketat dan arah penggunaan yang jelas, kebijakan ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor riil dan masyarakat luas.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Gubernur Jateng Berpesan Jaga Persatuan di Tengah Pluralisme

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Hal tersebut disampaikan bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 kemarin. “Nyawanya Jawa Tengah adalah persatuan dan kesatuan, di dalamnya ada gotong-royong dan tepa selira. Karena itu, meskipun berbeda-beda, kita tidak […]

  • Materi Koperasi Bakal Mulai Diajarkan di Sekolah Wilayah Jawa Tengah

    Materi Koperasi Bakal Mulai Diajarkan di Sekolah Wilayah Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Materi tentang koperasi bakal diajarkan kepada siswa-siswi di seluruh jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA. Jawa Tengah disebut akan menjadi wilayah pertama yang akan menerapkan kurikulum ini. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menghadiri peluncuran Insersi Pendidikan Perkoperasian Provinsi Jateng di gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks Gubernuran Jateng, Semarang, […]

  • Pemprov Jateng Sambut Baik Gelaran ‘Lights Wonderland’ di Grand Maerakaca

    Pemprov Jateng Sambut Baik Gelaran ‘Lights Wonderland’ di Grand Maerakaca

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah sambut baik rencana gelaran event ‘Lights Wonderland’ di kawasan Grand Maerakaca, Semarang. Acara ini akan diselenggarakan selama satu bulan penuh, mulai 15 Agustus hingga 14 September 2025. ‘Lights Wonderland’ ini pertama kali digelar di Indonesia oleh PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), bekerja sama dengan Luna Light International […]

  • Agustina Siapkan Strategi Lingkungan Agar Kota Semarang Semakin Rapi dan Bersih

    Agustina Siapkan Strategi Lingkungan Agar Kota Semarang Semakin Rapi dan Bersih

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah menyiapkan sejumlah strategi lingkungan agar Kota Semarang semakin rapi dan bersih. Beberapa di antaranya berupa pengelolaan sampah yang efektif hingga pembangunan kawasan hijau. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa strategi lingkungan tersebut merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tapi juga […]

  • Heboh Foto Pocong Resahkan Warga Purbalingga, Polisi: Hasil Editan Anak-anak

    Heboh Foto Pocong Resahkan Warga Purbalingga, Polisi: Hasil Editan Anak-anak

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Heboh isu pocong berkeliaran di media sosial yang meresahkan warga Purbalingga, salah satunya di Desa Purbalingga Kidul, Kecamatan Purbalingga. Setelah ditelusuri, ternyata isu tersebut merupakan hoaks. Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo, menyebutkan bahwa foto penampakan pocong yang tersebar di media sosial itu merupakan hasil editan. Foto tersebut diduga direkayasa oleh anak […]

  • lights wonderland

    Wisata Malam Lights Wonderland di Grand Maerakaca Semarang: Daya Tarik Lampu Tematik yang Memukau Pengunjung

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com–  Wisata malam Lights Wonderland kini hadir untuk menyapa masyarakat Semarang dan sekitarnya. Digelar di kawasan Grand Maerakaca Taman Mini Jawa Tengah, Semarang, event ini menyuguhkan instalasi lampu tematik yang mempesona dan siap memanjakan pengunjung dengan pesona cahaya yang memukau. Acara yang dimulai pada Jumat, 16 Agustus 2025, ini menjadi daya tarik utama bagi keluarga […]

expand_less