Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
  • visibility 260

Kabarjatengterkini.com – Sekarang penumpang moda transportasi “Trans Jateng” bisa membayar ongkos secara nontunai dengan lebih mudah. Ada sejumlah pilihan metode pembayaran dengan QRUS, di antaranya QRIS TAP, QRIS Bank Jateng, dan Multi Trip KCI.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa sistem itu memudahkan warga mengakses Bus Rapid Transit (BRT) antarwilayah, yang melayani tujuh koridor. Hal ini dipandang penting karena kemudahan akses transportasi merupakan salah satu upaya pemerataan ekonomi.

“Transportasi tidak hanya merupakan bakti untuk negeri, juga bakti untuk bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan mengedepankan hubungan wilayah kita antarkota, antarprovinsi,” kata dia pada Rabu (17/9/2025).

“Yang lebih utama, adalah antardaerah dalam rangka pemerataan ekonomi maupun masyarakat, yaitu jalur utara dan jalur selatan,” paparnya lagi.

Trans Jateng turut bekerja sama dengan PT KAI terkait penjualan kartu Multi Trip. Kartu multi trip yang dikeluarkan oleh Kereta Commuter Indonesia (KCI) bisa digunakan pula untuk membayar ongkos perjalanan saat menggunakan moda transportasi Trans Jateng.

“Hari ini juga kita launching beberapa kartu yang dari KAI, bisa kita gunakan untuk Trans Jateng,” imbuhnya.

Sementara itu, “Trans Jateng” memberikan promosi spesial sampai dengan 30 September 2025, penumpang hanya membayar Rp1.000 untuk tiket umum (QRIS) dan untuk QRIS TAP sampai Desember juga dipatok dengan harga Rp1.000.

Pihaknya juga tengah mengembangkan koridor di wilayah Magelang-Temanggung, Jepara-Kudus-Pati, Pemalang-Batang-Pekalongan, dan perluasan di wilayah Kabupaten Banyumas untuk mempermudah konektivitas antara wilayah Jateng bagian utara, tengah dan selatan

Mekanisme pembayaran nontunai juga diharapkan meningkatkan kepercayaan warga dan akuntabilitas. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan Permukiman Kawasan (BPPW) Jawa Tengah melakukan peninjauan di lokasi proyek, Kamis (08/10/2026).

    Proyek Trotoar Jalan Panglima Sudirman Pati Jadi Sorotan, Ada Paving yang Retak

    • calendar_month Kam, 8 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kondisi paving dalam pengerjaan proyek trotoar sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Pati, dinilai ada yang cacat mutu dan retak. Hal ini dikhawatirkan menurunkan kualitas hasil pengerjaan. Hal ini diketahui saat Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan Permukiman Kawasan (BPPW) Jawa Tengah melakukan peninjauan di lokasi proyek, Kamis (08/10/2026). Menanggapi hal tersebut, […]

  • 270 Kepala Sekolah di Rembang Bakal Dimintai Keterangan Terkait Dugaan Penyimpangan Pembayaran TPP

    270 Kepala Sekolah di Rembang Bakal Dimintai Keterangan Terkait Dugaan Penyimpangan Pembayaran TPP

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 270 kepala sekolah di Rembang dimintai keterangan oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang atas dugaan penyimpangan pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) di Dindikpora. Kepala Kejari Rembang, Rully Mutiara, menyebutkan bahwa perkembangan kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. Pihaknya menyebutkan, setidaknya ada 10 hingga 15 orang yang telah dipanggil oleh […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui usai menyalurkan bantuan simbolis Alsintan di halaman Dintanpang, Rabu (03/12/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Bakal Usulkan Bantuan Combine untuk Petani ke Pusat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno menyampaikan bahwa kekurangan combine untuk pemanen padi masih menjadi masalah di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Bupati Rembang Harno usia memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di halaman Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Rembang, Rabu (03/12/2025) pagi. Ia akan berusaha mengusulkan bantuan alsintan combine kepada Pemerintah Pusat. “Yang jelas yang […]

  • Belasan Siswa SD Muntah Diduga karena Susu MBG Basi, Plt Bupati Pati: Kedaluwarsa Tahun 2027

    Belasan Siswa SD Muntah Diduga karena Susu MBG Basi, Plt Bupati Pati: Kedaluwarsa Tahun 2027

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Belasan siswa SDN Maitan 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi susu dari menu MBG. Menurut dugaan, susu yang disediakan sudah basi. Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan bahwa produk susu tersebut telah dilakukan pengecekan. Berdasarkan keterangan pada kemasan, tertera masa kedaluwarsa pada tahun 2027. […]

  • rajiv

    Anggota DPR Rajiv Tegaskan Mafia Pupuk Subsidi Harus Berhenti Permainkan Petani

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mengingatkan keras agar mafia pupuk tidak lagi mempersulit petani dalam mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah. Hal ini disampaikan saat bimbingan teknis (bimtek) kepada para petani di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Kamis (18/9/2025). Menurut Rajiv, masih banyak petani yang sudah memenuhi syarat administrasi […]

  • Pangan Nasional Diklaim Aman di Tengah Konflik Global

    Pangan Nasional Diklaim Aman di Tengah Konflik Global

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kondisi ketahanan pangan nasional diklaim dalam posisi aman di tengah konflik geopolitik global. Pasalnya, produksi pangan diproyeksikan meningkat untuk tahun 2026 jika dibandingkan tahun sebelumnya. Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa stok beras saat ini ada 4,7 juta ton. Serta, sejumlah komoditas lain juga disebut dalam kondisi mencukupi, meliputi Ikan, […]

expand_less