Sebanyak 13 Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi di Jateng
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 1 Okt 2025
- visibility 93

Foto: Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang, di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Semarang, Selasa (30/9/2025) (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Terhitung sudah ada 13 Sekolah Rakyat yang resmi beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Sekolah Rakyat merupakan program akses pendidikan secara gratis, diperuntukkan kepada anak yang berasal dari golongan miskin dan miskin ekstrem.
Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono mengatakan, program ini hadir sebagai komitmen dan langkah strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan lintas generasi, sehingga memberikan harapan untuk hidup lebih sejahtera.
“Kehadiran sekolah rakyat untuk memutus rantai kemiskinan, sehingga memberi harapan keluarga miskin untuk hidup sejahtera,” kata dia saat meresmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang, di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Semarang, Selasa (30/9/2025).
Sementara itu, Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 di Semarang menyatukan sekolah SD hingga SMA, dengan masing-masing tingkatan berjumlah 50 siswa. Seleksinya berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Para siswa juga mendapat fasilitas yang memadai, mulai dari bangunan sekolah, asrama, sarana prasarana sekolah, hingga seragam sekolah. Pihaknya juga meminta sekolah untuk memperhatikan kenyamanan dan keamanan Sekolah Rakyat agar bebas dari perundungan dan kekerasan.
Sampai saat ini, para guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik disebut sudah diberi pembekalan. Ini dilakukan sebagai upaya menciptakan suasana sekolah yang kondusif dan saling mendukung. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

