Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tragedi Ambruknya Musala Al Khoziny: 49 Korban Tewas, Pencarian Masih Terus Berlanjut

Tragedi Ambruknya Musala Al Khoziny: 49 Korban Tewas, Pencarian Masih Terus Berlanjut

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • visibility 107

Kabarjatengterkini.com — Tragedi ambruknya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, pada Minggu (5/10), semakin memperlihatkan dampak buruknya.

Hingga malam hari, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut terus meningkat, mencapai angka 49 orang.

Data terbaru yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa tim pencari berhasil menemukan tambahan 24 jenazah, yang sebelumnya tertimbun reruntuhan bangunan.

Korban Meninggal Bertambah, Pencarian Terus Dilakukan

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, jumlah korban meninggal dunia terus bertambah.

“Hingga Minggu malam, total korban yang meninggal dunia mencapai 49 orang. Selain itu, ditemukan lima potongan tubuh yang akan segera diidentifikasi,” ujar Abdul, dalam keterangan tertulisnya pada Senin (6/10).

Jenazah-jenazah yang ditemukan tersebut, beserta bagian tubuh yang terpisah, sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.

Tim SAR gabungan kini fokus untuk menemukan 14 orang yang masih hilang, serta melakukan evakuasi terhadap korban yang berhasil selamat.

104 Orang Selamat, Namun 6 Dalam Kondisi Kritis

Dari total 104 orang yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, enam di antaranya masih dalam perawatan intensif. “97 orang telah selesai menjalani perawatan, sementara satu orang lainnya memilih pulang ke rumah tanpa perawatan,” jelas Abdul.

Pihak medis terus memberikan perawatan terbaik bagi korban yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang mengalami luka serius akibat kejadian tersebut.

Kesulitan dalam Proses Pembersihan Puing

Proses pencarian dan evakuasi semakin dipersulit oleh kondisi bangunan yang runtuh. Menurut Abdul Muhari, bagian reruntuhan bangunan musala yang terhubung dengan gedung lama di sebelahnya menjadi kendala besar. “Reruntuhan musala terhubung dengan gedung lama yang sudah miring, yang membuat proses pembersihan puing menjadi lebih rumit,” ungkapnya.

Kondisi ini memaksa tim SAR gabungan untuk merumuskan strategi baru agar operasi pencarian dapat dilakukan dengan aman. “Kami tidak bisa gegabah dalam pengambilan keputusan, karena jika gedung lama dipaksakan roboh, maka ini akan menjadi tantangan baru yang lebih berat,” tambah Abdul. Tim SAR harus memastikan bahwa evakuasi dan pembersihan dilakukan secara hati-hati, untuk menghindari jatuhnya korban tambahan.

Pencarian Masih Terus Berlanjut, Fokus pada Evakuasi Jenazah

Meskipun operasi pencarian ini telah memasuki hari ketujuh, tim SAR gabungan memastikan bahwa pencarian korban akan terus dilakukan hingga seluruh jenazah ditemukan.

Meskipun dalam standar prosedur pencarian, operasi ini memiliki tenggat waktu tujuh hari, pihak tim SAR menyatakan tidak akan berhenti sampai mereka memastikan bahwa tidak ada korban yang tertinggal.

“Sejak hari keempat pasca-kejadian, kami sudah tidak menemukan tanda-tanda kehidupan. Karena itu, fokus kami sekarang adalah mengevakuasi jenazah-jenazah yang tertimbun,” tegas Abdul. Tim SAR telah melibatkan berbagai instansi dan relawan untuk memastikan operasi ini berjalan tanpa kendala.

Rencana Pemotongan Bagian Reruntuhan untuk Keamanan

Untuk menghindari potensi robohnya gedung lama yang berada di sebelah musala, tim SAR berencana untuk memotong bagian-bagian reruntuhan yang terhubung dengan gedung tersebut. Hal ini dilakukan agar bangunan lama tidak ikut ambruk selama proses pencarian dan evakuasi.

“Tim di lapangan terus bekerja maksimal, dan kami juga memantau ketahanan fisik para anggota yang terlibat. Kami tetap berupaya agar operasi SAR dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan masalah baru,” ujar Abdul.

Seluruh tim SAR, baik dari TNI, Polri, maupun relawan, bekerja secara bergiliran selama 24 jam untuk memastikan bahwa semua jenazah dapat dievakuasi dengan cepat dan aman.

Dukungan untuk Pemulihan dan Bantuan Bagi Korban

Bencana yang terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny ini telah mengundang perhatian luas. Banyak pihak dari pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat setempat turut memberikan dukungan kepada para korban dan keluarga yang terdampak. Setelah operasi SAR selesai, pemerintah daerah akan segera fokus pada pemulihan dan bantuan untuk keluarga korban serta renovasi bangunan pesantren yang rusak.

Fokus Pencarian dan Pemulihan

Kejadian ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Sampai saat ini, total korban meninggal dunia telah mencapai 49 orang, dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kendala terkait kondisi bangunan yang terhubung dengan gedung lama menjadi tantangan besar, namun upaya maksimal tetap dilakukan untuk menyelesaikan misi kemanusiaan ini.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proses pemulihan bisa segera dilakukan setelah operasi SAR selesai. Semoga tragedi ini menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan bangunan dan fasilitas di masa depan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjual Miras Berkedok Warkop hingga Toko Burung di Kebumen Kena Razia

    Penjual Miras Berkedok Warkop hingga Toko Burung di Kebumen Kena Razia

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    kabarajtengterkini.com – Penjual miras berkedok warung kopi (warkop) hingga toko burung di Kebumen Barat kena razia Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP). Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Juniadi Prasetyo mengatakan bahwa modus jualan semacam itu masih sering dijumpai dan digunakan untuk mengelabuhi masyarakat. “Kedoknya banyak ada yang pura-pura toko burung, warung kopi, jamu […]

  • zetro

    Zetro Purba Tewas Ditembak di Peru, Polisi Tangkap 5 Anggota Geng Los Maleantes del Cono

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kabar duka datang dari Peru. Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, menjadi korban pembunuhan brutal di depan istrinya sendiri. Kepolisian Peru bergerak cepat dan berhasil menangkap lima tersangka yang diduga kuat terlibat dalam kasus ini. Penangkapan tersebut membuka fakta bahwa para pelaku merupakan bagian dari geng kriminal berbahaya bernama […]

  • uban

    Sering Cabut Uban? Hati-Hati, Ini Dampaknya untuk Kesehatan Rambut

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Munculnya rambut putih atau uban sering kali menjadi momok bagi sebagian orang, terutama ketika terjadi di usia muda. Banyak orang tergoda untuk mencabut rambut putih karena menganggapnya mengganggu penampilan atau menjadi tanda penuaan dini. Namun, apakah benar mencabut rambut putih itu berbahaya? Kenapa tidak boleh mencabut rambut putih? Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang […]

  • rembang

    Perpustakaan Umum Rembang Berencana Tambah Koleksi Buku Tahun Depan

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Perpustakaan Umum Kabupaten Rembang, pada  tahun 2026, berencana menambah koleksi buku bacaan. “Sehingga kami bersabar dan Alhamdulillah di tahun 2026 InsyaAllah ada anggaran untuk pengadaan buku itu,” ujar Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. Sholchan menyampaikan, di tahun 2025, penambahan buku dinilai belum maksimal karena terkendala anggaran. “Jelas […]

  • nasa

    Sejarah Baru Terukir: NASA Sukses Luncurkan Artemis II, Misi Berawak Pertama ke Bulan dalam 50 Tahun

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Umat manusia baru saja melangkah lebih dekat menuju era kolonisasi antariksa. Pada Rabu (1/4/2026) waktu setempat, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi mencatatkan sejarah melalui peluncuran misi Artemis II. Ini merupakan penerbangan lintas (flyby) berawak pertama ke Bulan sejak berakhirnya era Apollo lebih dari setengah abad yang lalu. Menggunakan roket paling kuat […]

  • makam

    Makam Raja Pertama Caracol Ditemukan Setelah 40 Tahun Penggalian: Tonggak Baru Arkeologi Peradaban Maya

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Setelah lebih dari 40 tahun penggalian intensif, para arkeolog akhirnya berhasil menemukan makam Raja Te K’ab Chaak, raja pertama dari kota kuno Caracol, salah satu pusat peradaban Maya terbesar dan paling berpengaruh di dataran rendah Amerika Tengah pada abad ke-6 dan ke-7. Penemuan ini menjadi momen penting dalam dunia arkeologi, mengingat Caracol telah […]

expand_less