Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prajurit TNI AD Dikirim ke Singapura untuk Pelatihan Manajemen Makanan Bergizi

Prajurit TNI AD Dikirim ke Singapura untuk Pelatihan Manajemen Makanan Bergizi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 79

Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 34 prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) diberangkatkan ke Singapura pada Minggu (12/10/2025) untuk mengikuti pelatihan manajemen makanan di Army Combat Service Support Command (CSSCOM).

Pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang program ketahanan pangan dan pengelolaan makanan bergizi dalam rangka mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) TNI AD.

Kolaborasi Internasional yang Memperkuat Ketahanan Pangan

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak ke Singapura pada Juli 2025.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pembicaraan yang menghasilkan kolaborasi dalam bentuk pelatihan, yang akhirnya diformalkan melalui surat penawaran pelatihan dari Army Attache Republic of Singapore pada Agustus 2025 lalu.

Menurut keterangan Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI AD, 34 orang yang diberangkatkan terdiri dari 26 personel TNI AD, empat anggota Persit Kartika Chandra Kirana, tiga pendamping militer, dan satu peninjau.

Mereka terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA 832 pada pukul 11.50 WIB dan tiba di Bandara Changi Singapura pada pukul 14.35 waktu setempat.

Materi Pelatihan yang Komprehensif

Pelatihan yang berlangsung pada 13-18 Oktober 2025 ini akan memberikan peserta pemahaman mendalam mengenai manajemen penyediaan makanan bergizi di institusi militer, sesuai dengan standar internasional.

Materi yang diajarkan mencakup empat pilar utama: food preparation (persiapan makanan), food safety (keamanan pangan), food nutrition (gizi makanan), dan food technology (teknologi pangan). Selain itu, peserta juga akan mengunjungi fasilitas pengolahan makanan militer dan komersial di Singapura, untuk memperoleh wawasan lebih lanjut mengenai implementasi teknologi dan inovasi terkini dalam penyajian makanan bergizi.

Pelatihan ini terbagi dalam dua tingkat, yakni Masterclass untuk perwira menengah (Pamen) dan Qualification Training untuk perwira pertama dan bintara. Salah satu agenda penting adalah kunjungan ke SATS Catering Centre dan SATS Innovation Hub, dua fasilitas terkemuka di Singapura yang mengkhususkan diri dalam pengolahan makanan dan inovasi teknologi pangan.

Menyusun Panduan Teknis untuk Implementasi di Indonesia

Setelah menyelesaikan pelatihan selama satu minggu, para peserta diwajibkan untuk mempresentasikan hasil pembelajaran mereka.

Mereka juga akan diminta untuk menyusun panduan teknis (how-to guide) yang dapat diterapkan dalam Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) milik TNI AD. Panduan ini diharapkan dapat membantu dalam implementasi sistem manajemen makanan yang efisien dan sesuai dengan standar gizi yang diperlukan untuk prajurit TNI AD.

Brigjen Wahyu menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung kesejahteraan prajurit dan keluarganya melalui penyediaan makanan bergizi.

“Kami ingin memastikan bahwa prajurit TNI AD mendapatkan asupan makanan yang tidak hanya cukup, tetapi juga bergizi dan aman. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan produktif,” ujar Wahyu.

TNI AD Berkomitmen pada Keberlanjutan Program MBG

Keikutsertaan prajurit TNI AD dalam pelatihan ini juga menunjukkan keseriusan TNI AD dalam memastikan keberhasilan program MBG.

Pelatihan di Singapura ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel TNI AD dalam mengelola penyediaan makanan yang bergizi, aman, dan efisien. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang manajemen makanan dan gizi, TNI AD dapat memastikan keberlanjutan program MBG yang sudah berjalan dengan baik.

Brigjen Wahyu menambahkan bahwa para peserta pelatihan ini akan menjadi kader yang nantinya diharapkan dapat mengedukasi dan menularkan ilmu yang didapat kepada rekan-rekannya di TNI AD. Hal ini diharapkan akan memperkuat implementasi manajemen pangan dan gizi di seluruh satuan TNI AD di Indonesia.

Peningkatan Kualitas Pengelolaan Makanan TNI AD di Seluruh Indonesia

Sebagai informasi, hingga saat ini, TNI AD sudah mengelola 452 Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia yang dikelola oleh ketiga matra TNI.

TNI AD juga mendapatkan alokasi hingga 2.000 SPPG yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh prajurit, baik yang berada di markas besar maupun yang bertugas di daerah terpencil, mendapatkan makanan yang memenuhi standar gizi yang tinggi.

Melalui pelatihan ini, TNI AD berharap tidak hanya meningkatkan kualitas manajemen makanan dalam institusi militer, tetapi juga berkontribusi pada upaya pemerintah dalam mengatasi masalah ketahanan pangan dan gizi di Indonesia.

Dalam jangka panjang, program MBG diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pelatihan manajemen makanan yang diikuti oleh puluhan prajurit TNI AD di Singapura merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyediaan makanan bergizi bagi prajurit.

Dengan melibatkan teknologi dan inovasi terbaru, serta mengedepankan standar internasional dalam pengelolaan makanan, TNI AD semakin mantap dalam memastikan kesejahteraan prajuritnya melalui program Makan Bergizi Gratis. Pelatihan ini tidak hanya berdampak positif bagi TNI AD, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan dan gizi di Indonesia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar. Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta […]

  • Kelompok Tani di Desa Kalidoro Pati Peroleh Bantuan Alsintan

    Kelompok Tani di Desa Kalidoro Pati Peroleh Bantuan Alsintan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kelompok tani di Desa Kalidoro, Kecamatan Pati, memperoleh bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan). Penyerahan Alsintan ini ditujukan untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan dukungan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Bupati Pati Sudewo menyebutkan, ada sebanyak 29 unit Alsintan yang diserahkan ke kelompok tani […]

  • Ratusan Pengayuh Becak di Jateng Terima Bantuan dari Presiden Prabowo

    Ratusan Pengayuh Becak di Jateng Terima Bantuan dari Presiden Prabowo

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ratusan pengayuh becak di Jawa Tengah menerima bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto berupa becak listrik. Bantuan serupa juga akan disalurkan ke para pengayuh becak lainnya yang tersebar di Indonesia. Di Kendal, penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Selasa (11/11/2025). Bantuan kepada 140 penerima merupakan bentuk perhatian pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan […]

  • Pemkot Pekalongan Siapkan TPS-3R Kuripan Jadi Sentral Pengelolaan Sampah

    Pemkot Pekalongan Siapkan TPS-3R Kuripan Jadi Sentral Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 247
    • 0Komentar

      Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Pekalongan menyiapkan sentral pengelolaan sampah di TPS Reduce-Reuse-Recycle (TPS-3R) di Kelurahan Kuripan. Tempat ini nantinya akan menampung sampah dari seluruh pasar yang ada di kota. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) pekalongan, Supriono menjelaskan, sentral pengelolaan sampah tersebut ditujukan untuk menggantikan peran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) […]

  • Kemenag Pati Minta Kuota Beasiswa PTN Seimbang Antara MA dan SMA Sederajat

    Kemenag Pati Minta Kuota Beasiswa PTN Seimbang Antara MA dan SMA Sederajat

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    pati, kabarjatengterkini.com – Program beasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) disambut baik oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati. Meski demikian, pihaknya meminta kuota untuk siswa MA dan SMA/SMK yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bisa seimbang. “Kuotanya itu nanti juga ditambah antara kuota dari mahasiswa atau adik-adik dari SMA yang di bawah dinas dan juga dari adik-adik MA yang dibawah Kementerian […]

  • Pasar Induk Kramat Jati Jaktim Kebakaran, Ada Dugaan Korsleting Listrik

    Pasar Induk Kramat Jati Jaktim Kebakaran, Ada Dugaan Korsleting Listrik

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kebakaran terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (15/12/2025) pagi tadi. Sumber api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik atau korsleting di sebuah toko plastik. Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid menyebutkan, pihaknya mendapatkan laporan pada pukul 07.24 WIB. Puluhan petugas dan belasan unit […]

expand_less