Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Massa Pro Palestina Gagalkan Etape Terakhir Vuelta a Espana

Ribuan Massa Pro Palestina Gagalkan Etape Terakhir Vuelta a Espana

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 194

Kabarjatengterkini.com, Madrid, Spanyol – Unjuk rasa besar-besaran pro Palestina mengguncang ibu kota Spanyol, Madrid, pada Minggu (14/9/2025), memaksa penyelenggara membatalkan etape terakhir balapan sepeda bergengsi Vuelta a Espana.

Ribuan pengunjuk rasa menyerbu jalur yang seharusnya menjadi tempat para pesepeda menyelesaikan perlombaan, mengubah atmosfer balapan menjadi arena solidaritas politik internasional.

Peristiwa ini menarik perhatian dunia, bukan hanya karena dampaknya terhadap ajang olahraga besar, tetapi juga karena tingginya intensitas dukungan masyarakat Spanyol terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Ribuan Massa Penuhi Jalur Balap di Madrid

Dikutip dari AFP, ribuan demonstran pro Palestina memadati pusat kota Madrid, khususnya di Gran Via, lokasi utama etape penutup Vuelta a Espana 2025. Demonstran merobohkan pembatas jalan, meneriakkan slogan-slogan boikot terhadap Israel, dan memenuhi udara dengan asap berwarna hijau dan merah—warna yang identik dengan bendera Palestina.

Aksi tersebut terjadi saat para pesepeda berada sekitar 56 kilometer dari garis finis. Karena alasan keamanan dan ketertiban, balapan akhirnya dihentikan dan dibatalkan.

Balapan Dibatalkan, Jonas Vingegaard Juara Tanpa Selebrasi

Dengan keputusan pembatalan etape terakhir, pembalap asal Denmark Jonas Vingegaard, yang telah unggul 1 menit 16 detik atas Joao Almeida, resmi dinobatkan sebagai juara Vuelta a Espana 2025. Ini adalah kemenangan perdananya di ajang Vuelta, setelah sebelumnya dua kali menjuarai Tour de France.

Namun, kemenangan itu terasa pahit. Penyelenggara memutuskan untuk tidak mengadakan prosesi podium, sehingga para pemenang tidak mendapatkan momen selebrasi di hadapan publik.

“Sayang sekali momen abadi seperti itu direnggut dari kami,” ujar Vingegaard dengan nada kecewa.
“Saya sangat menantikan untuk merayakan kemenangan ini bersama tim dan para penggemar. Setiap orang berhak untuk berunjuk rasa, tetapi tidak dengan cara yang memengaruhi atau membahayakan balapan kami,” tambahnya.

Polisi Terlibat Bentrokan, Demonstran Klaim “Palestina Menang”

Bentrokan sempat terjadi di sekitar Stasiun Atocha, salah satu titik konsentrasi demonstran. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, karena jumlah pengunjuk rasa terus bertambah dan tekanan publik meningkat, pihak kepolisian akhirnya membuka jalan dan membiarkan massa mengambil alih rute balap.

Keputusan untuk membatalkan etape balapan disambut sorak sorai oleh para pengunjuk rasa, yang meneriakkan yel-yel seperti “Palestina memenangkan Vuelta ini!”

Penolakan terhadap Tim Israel-Premier Tech

Sejak awal Vuelta a Espana 2025, sejumlah etape sudah menghadapi gangguan akibat protes yang menentang partisipasi tim Israel-Premier Tech, sebuah tim balap sepeda swasta yang mewakili Israel. Para aktivis menganggap keikutsertaan tim tersebut sebagai bentuk legitimasi terhadap tindakan Israel dalam konflik di Gaza.

Demonstrasi pada etape terakhir menjadi puncak dari rangkaian protes yang telah berlangsung selama beberapa hari sebelumnya.

Dukungan Terbuka dari Pemerintah Spanyol

Yang menarik, unjuk rasa ini bukan hanya mendapat dukungan dari masyarakat sipil, tetapi juga dari kalangan pemerintah. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez bahkan menyatakan rasa bangganya terhadap protes damai tersebut.

“Saya merasa bangga melihat bagaimana masyarakat kami menyuarakan solidaritas terhadap Palestina,” kata Sanchez dalam pernyataan resminya.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Spanyol dari partai sayap kiri, Yolanda Diaz, mengunggah pernyataan tegas melalui akun Instagram-nya. Ia mengatakan bahwa Israel tidak seharusnya diizinkan mengikuti ajang olahraga internasional jika terus melakukan aksi yang ia sebut sebagai “genosida” terhadap warga Palestina.

“Masyarakat Spanyol telah memberi pelajaran kepada dunia dengan melumpuhkan Vuelta,” tulis Diaz.
Sebelumnya, Diaz juga telah dilarang masuk Israel karena kritik kerasnya terhadap operasi militer di Gaza.

Peristiwa ini menandai babak baru dalam keterlibatan publik Eropa, khususnya Spanyol, dalam isu Palestina. Aksi besar-besaran yang berdampak langsung pada ajang olahraga internasional seperti Vuelta a Espana menunjukkan bahwa dukungan terhadap Palestina kini telah meluas ke berbagai lini kehidupan, termasuk olahraga.

Meski mengorbankan momen puncak dalam dunia balap sepeda, protes ini berhasil menarik perhatian dunia terhadap isu yang lebih besar: krisis kemanusiaan di Palestina.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Perbaikan Jalan Rusak di Pati Dilakukan Setelah Lebaran, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pati baru bisa dilakukan setelah Lebaran 2026. Pasalnya, setiap pengadaan barang dan jasa, termasuk perbaikan jalan, harus menunggu asistensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Mohon maaf masyarakat Kabupaten Pati untuk jalan rusak, baru bisa kita selesaikan setelah Lebaran,” kata Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, […]

  • anggaran

    Anggaran DPR Naik Drastis hingga Rp 9,9 Triliun, Sementara Wasekjen Gerindra Jadi Komisaris Waskita Karya

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Berita mengenai kenaikan alokasi anggaran DPR yang mencapai Rp 9,9 triliun dalam RAPBN 2026 menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca di KumparanBisnis pada Kamis (21/8/2025). Selain itu, berita mengenai pengangkatan mantan Wakil Sekjen Gerindra, Ade Abdul Rochim, sebagai Komisaris PT Waskita Karya (WSKT) juga menyita perhatian publik. Berikut ini adalah rangkuman lengkap […]

  • Heboh Video Pegawai SPPG Makan Pecahan Kaca Lampu, Pihak Pengelola Beri Tanggapan

    Heboh Video Pegawai SPPG di Brebes Makan Pecahan Kaca Lampu, Pihak Pengelola Beri Tanggapan

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Heboh pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kubangsari, Kecamatan Ketanggunan, Kabupaten Brebes, melakukan aksi debus dengan memakan pecahan lampu neon. Aksi ini turut direkam, bahkan sempat beredar di media sosial dengan narasi yang dinilai menyudutkan. Menanggapi hal tersebut, Mitra SPPG Kubangsari menyampaikan bahwa video tersebut memang direkam oleh karyawannya. Meski […]

  • semarang

    Pemkot Semarang Gelar Porwakos Guna Perkuat Solidaritas Antar Warga

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 244
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ungkap ajang Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) merupakan event tahunan yang digelar untuk mempererat solidaritas antar warga, serta menumbuhkan semangat sportivitas. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyebutkan bahwa gelaran Porwakos tahun ini cukup istimewa karena digelar di bulan yang sama dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI […]

  • fiber

    Fiber vs Wireless: Pilih Internet Rumah Cepat dan Stabil yang Pas untuk Kamu

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di era digital saat ini, akses internet cepat dan stabil sudah menjadi kebutuhan utama untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan streaming. Saat memilih layanan internet rumah, dua pilihan utama yang sering dibandingkan adalah internet fiber optic (fiber) dan internet wireless. Kedua jenis layanan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu, […]

  • trump

    Trump ‘Spill’ Foto Pelaku Penembakan di Makan Malam WHCA

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ketegangan menyelimuti ibu kota Amerika Serikat setelah insiden penembakan yang menggegerkan jamuan makan malam tahunan White House Correspondents’ Dinner (WHCA) di Hotel Washington Hilton, Sabtu (25/4/2026) malam. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bereaksi cepat dengan memberikan pernyataan resmi melalui platform media sosial miliknya, Truth Social. Tidak hanya memberikan kabar terkini mengenai kondisinya, Trump juga […]

expand_less