Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Massa Pro Palestina Gagalkan Etape Terakhir Vuelta a Espana

Ribuan Massa Pro Palestina Gagalkan Etape Terakhir Vuelta a Espana

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 156

Kabarjatengterkini.com, Madrid, Spanyol – Unjuk rasa besar-besaran pro Palestina mengguncang ibu kota Spanyol, Madrid, pada Minggu (14/9/2025), memaksa penyelenggara membatalkan etape terakhir balapan sepeda bergengsi Vuelta a Espana.

Ribuan pengunjuk rasa menyerbu jalur yang seharusnya menjadi tempat para pesepeda menyelesaikan perlombaan, mengubah atmosfer balapan menjadi arena solidaritas politik internasional.

Peristiwa ini menarik perhatian dunia, bukan hanya karena dampaknya terhadap ajang olahraga besar, tetapi juga karena tingginya intensitas dukungan masyarakat Spanyol terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Ribuan Massa Penuhi Jalur Balap di Madrid

Dikutip dari AFP, ribuan demonstran pro Palestina memadati pusat kota Madrid, khususnya di Gran Via, lokasi utama etape penutup Vuelta a Espana 2025. Demonstran merobohkan pembatas jalan, meneriakkan slogan-slogan boikot terhadap Israel, dan memenuhi udara dengan asap berwarna hijau dan merah—warna yang identik dengan bendera Palestina.

Aksi tersebut terjadi saat para pesepeda berada sekitar 56 kilometer dari garis finis. Karena alasan keamanan dan ketertiban, balapan akhirnya dihentikan dan dibatalkan.

Balapan Dibatalkan, Jonas Vingegaard Juara Tanpa Selebrasi

Dengan keputusan pembatalan etape terakhir, pembalap asal Denmark Jonas Vingegaard, yang telah unggul 1 menit 16 detik atas Joao Almeida, resmi dinobatkan sebagai juara Vuelta a Espana 2025. Ini adalah kemenangan perdananya di ajang Vuelta, setelah sebelumnya dua kali menjuarai Tour de France.

Namun, kemenangan itu terasa pahit. Penyelenggara memutuskan untuk tidak mengadakan prosesi podium, sehingga para pemenang tidak mendapatkan momen selebrasi di hadapan publik.

“Sayang sekali momen abadi seperti itu direnggut dari kami,” ujar Vingegaard dengan nada kecewa.
“Saya sangat menantikan untuk merayakan kemenangan ini bersama tim dan para penggemar. Setiap orang berhak untuk berunjuk rasa, tetapi tidak dengan cara yang memengaruhi atau membahayakan balapan kami,” tambahnya.

Polisi Terlibat Bentrokan, Demonstran Klaim “Palestina Menang”

Bentrokan sempat terjadi di sekitar Stasiun Atocha, salah satu titik konsentrasi demonstran. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Namun, karena jumlah pengunjuk rasa terus bertambah dan tekanan publik meningkat, pihak kepolisian akhirnya membuka jalan dan membiarkan massa mengambil alih rute balap.

Keputusan untuk membatalkan etape balapan disambut sorak sorai oleh para pengunjuk rasa, yang meneriakkan yel-yel seperti “Palestina memenangkan Vuelta ini!”

Penolakan terhadap Tim Israel-Premier Tech

Sejak awal Vuelta a Espana 2025, sejumlah etape sudah menghadapi gangguan akibat protes yang menentang partisipasi tim Israel-Premier Tech, sebuah tim balap sepeda swasta yang mewakili Israel. Para aktivis menganggap keikutsertaan tim tersebut sebagai bentuk legitimasi terhadap tindakan Israel dalam konflik di Gaza.

Demonstrasi pada etape terakhir menjadi puncak dari rangkaian protes yang telah berlangsung selama beberapa hari sebelumnya.

Dukungan Terbuka dari Pemerintah Spanyol

Yang menarik, unjuk rasa ini bukan hanya mendapat dukungan dari masyarakat sipil, tetapi juga dari kalangan pemerintah. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez bahkan menyatakan rasa bangganya terhadap protes damai tersebut.

“Saya merasa bangga melihat bagaimana masyarakat kami menyuarakan solidaritas terhadap Palestina,” kata Sanchez dalam pernyataan resminya.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Spanyol dari partai sayap kiri, Yolanda Diaz, mengunggah pernyataan tegas melalui akun Instagram-nya. Ia mengatakan bahwa Israel tidak seharusnya diizinkan mengikuti ajang olahraga internasional jika terus melakukan aksi yang ia sebut sebagai “genosida” terhadap warga Palestina.

“Masyarakat Spanyol telah memberi pelajaran kepada dunia dengan melumpuhkan Vuelta,” tulis Diaz.
Sebelumnya, Diaz juga telah dilarang masuk Israel karena kritik kerasnya terhadap operasi militer di Gaza.

Peristiwa ini menandai babak baru dalam keterlibatan publik Eropa, khususnya Spanyol, dalam isu Palestina. Aksi besar-besaran yang berdampak langsung pada ajang olahraga internasional seperti Vuelta a Espana menunjukkan bahwa dukungan terhadap Palestina kini telah meluas ke berbagai lini kehidupan, termasuk olahraga.

Meski mengorbankan momen puncak dalam dunia balap sepeda, protes ini berhasil menarik perhatian dunia terhadap isu yang lebih besar: krisis kemanusiaan di Palestina.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • khas

    Resep Nasi Boranan Khas Lamongan, Sajian Tradisional dengan Cita Rasa Menggoda

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Lamongan tak hanya dikenal dengan soto dan tahu campurnya. Di balik popularitas kuliner tersebut, ada satu sajian tradisional yang tak kalah lezat dan menggoda: Nasi Boranan. Makanan khas Lamongan ini mulai dikenal luas karena keunikannya—baik dari sisi rasa, bahan, maupun penyajiannya yang autentik. Artikel ini akan mengulas secara lengkap resep Nasi Boranan khas Lamongan, […]

  • kehilangan

    Dunia Kehilangan Vatsala, Gajah Tertua di Asia yang Wafat di Usia Lebih dari 100 Tahun

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dunia hewan kembali kehilangan sosok luar biasa. Kali ini, kabar duka datang dari Panna Tiger Reserve, India, tempat di mana Vatsala, seekor gajah betina yang diyakini sebagai gajah tertua di Asia, menghembuskan napas terakhirnya di usia lebih dari 100 tahun. Vatsala bukan hanya seekor gajah biasa. Sepanjang hidupnya, ia menjadi simbol kelembutan, kekuatan, dan […]

  • kenaikan

    Pemkab Pati Batalkan Kenaikan PBB-P2 250 Persen, Bupati Sudewo Sampaikan Permintaan Maaf

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati secara resmi membatalkan rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, pada Kamis (7/8/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-701. Pengumuman ini menjadi respons langsung atas gelombang penolakan dari masyarakat yang sebelumnya sempat merencanakan […]

  • Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berbekal dari Kegelisahan

    Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berawal dari Kegelisahan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 156
    • 0Komentar

      Klaten, Kabarjatengterkini.com – Pengarajin lurik di Desa Karangasem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten berinovasi dengan membuat alat tenun bukan mesin portabel. Alat itu disebut satu-satunya di Kabupaten Klaten. Inovasi tersebut turut diapresiasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan meminta perangkat desa terus melakukan pendampingan. Menurutnya, terobosan alat tenun portabel itu bisa memperkuat industri lurik […]

  • Tempat Prostitusi Berkamuflase Jadi Warung Soto di Klaten, Tim Gabungan Robohkan

    Tempat Prostitusi Berkamuflase Jadi Warung Soto di Klaten, Tim Gabungan Robohkan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebuah warung soto di Jalan Raya Kebonarum-Karangnongko, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, diduga jadi tempat prostitusi. Terkait hal itu, tim gabungan merobohkan bangunan pada Selasa (3/1/2026) pagi. Petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, pihak kecamatan, hingga pemerintahan desa setempat. Pembongkaran warung berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan bangunan milik […]

  • Viral Warga Gelar Tahlilan di Depan Rumah Jokowi, Ajudan Buka Suara

    Viral Warga Gelar Tahlilan di Depan Rumah Jokowi, Ajudan Buka Suara

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah warga disebut menggelar acara tahlilan di depan rumah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Surakarta. Hal ini sempat jadi perbincangan netizen, hingga viral di media sosial. Menanggapi hal itu, Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, membenarkan ada warga yang menggelar tahlil di depan rumah Jokowi yang berlokasi Jalan Kutai Utara No […]

expand_less