Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » 7 Fakta Menarik Burung Hering Kepala Putih yang Selalu Dekat Asem Buto

7 Fakta Menarik Burung Hering Kepala Putih yang Selalu Dekat Asem Buto

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
  • visibility 64

Kabarjatengterkini.com- Burung selalu menjadi salah satu makhluk yang menarik untuk diamati. Dari ratusan jenis burung yang ada di dunia, beberapa memiliki kebiasaan dan ciri unik yang membuatnya berbeda dari burung lainnya. Salah satunya adalah Burung Hering Kepala Putih.

Burung ini terkenal karena perilaku, habitat, dan kebiasaannya yang unik, terutama hubungannya dengan tanaman Asem Buto. Berikut 7 fakta unik Burung Hering Kepala Putih yang mungkin belum banyak diketahui orang.

1. Penampilan Khas dengan Kepala Putih

Sesuai namanya, Burung Hering Kepala Putih memiliki kepala berwarna putih bersih yang kontras dengan tubuhnya yang cenderung gelap. Warna putih ini bukan hanya untuk estetika, tetapi juga berfungsi sebagai sinyal visual bagi sesama burung dalam kawanan. Keunikan warna kepala ini membuat burung ini mudah dikenali oleh pengamat burung maupun fotografer alam.

2. Tidak Bisa Jauh dari Asem Buto

Salah satu fakta paling menarik adalah keterikatan Burung Hering Kepala Putih dengan pohon Asem Buto. Burung ini diketahui jarang atau bahkan tidak pernah terlihat jauh dari tanaman tersebut.

Hal ini disebabkan karena Asem Buto menyediakan makanan dan tempat bertelur bagi burung ini. Buah dan daun dari Asem Buto menjadi sumber nutrisi penting, sementara cabang-cabangnya yang lebat menjadi tempat burung bersarang dengan aman.

3. Kebiasaan Bersarang yang Unik

Burung Hering Kepala Putih memiliki cara bersarang yang unik. Mereka membuat sarang di ketinggian sedang pada cabang Asem Buto, biasanya di antara daun-daun yang lebat sehingga sulit dijangkau predator. Sarang ini berbentuk mangkuk kecil dari ranting dan daun, dan biasanya dihuni oleh pasangan burung selama beberapa musim berturut-turut. Keunikan ini menjadi salah satu alasan mengapa burung ini selalu berada dekat dengan Asem Buto.

4. Suara Khas dan Melodi yang Menenangkan

Selain penampilan dan perilakunya, Burung Hering Kepala Putih memiliki suara kicauan yang khas dan melodis. Kicauannya terdengar seperti kombinasi antara kicauan hering pada umumnya dan nada tinggi yang menenangkan. Banyak pengamat burung menyebut suara ini sebagai “alarm alami” untuk mengenali lokasi burung, sekaligus memberi tanda adanya bahaya bagi kawanan.

5. Pola Makan yang Terbatas

Burung ini memiliki pola makan yang cukup spesifik. Mereka sebagian besar mengonsumsi buah, serangga kecil, dan biji dari pohon Asem Buto. Ketergantungan ini menjelaskan mengapa Burung Hering Kepala Putih sulit ditemukan di lokasi tanpa Asem Buto. Jika pohon ini langka atau ditebang, populasi burung ini juga cenderung menurun. Kondisi ini menjadikan Burung Hering Kepala Putih indikator kesehatan ekosistem lokal.

6. Adaptasi Sosial dalam Kawanan

Burung Hering Kepala Putih tidak suka hidup sendiri. Mereka biasanya hidup dalam kawanan kecil yang terdiri dari 5–10 burung. Kehidupan sosial ini penting untuk melindungi diri dari predator dan berbagi informasi mengenai sumber makanan. Dalam kawanan, burung ini memiliki hierarki sosial yang jelas, di mana burung dominan mengambil posisi strategis di cabang atas Asem Buto.

7. Peran Ekologis yang Penting

Selain keunikan perilaku dan penampilan, Burung Hering Kepala Putih juga memiliki peran ekologis yang penting. Mereka membantu dalam penyebaran biji Asem Buto melalui kotorannya, sehingga berkontribusi pada regenerasi pohon dan keseimbangan ekosistem.

Kehadiran burung ini juga menjadi indikator kualitas habitat alami, karena mereka hanya hidup di lingkungan yang sehat dan minim gangguan manusia.

Burung Hering Kepala Putih memang memiliki banyak fakta unik yang membuatnya istimewa. Dari kepala putih yang mencolok, keterikatan dengan Asem Buto, pola makan khusus, hingga kehidupan sosialnya dalam kawanan, semuanya menunjukkan bahwa burung ini bukan sekadar penghias alam, tetapi juga penjaga ekosistem lokal.

Bagi para pecinta burung, memahami perilaku Burung Hering Kepala Putih berarti juga memahami pentingnya menjaga habitat alami mereka.

Jika Anda berkesempatan mengamati Burung Hering Kepala Putih di alam liar, jangan lupa untuk menghargai hubungan mereka dengan Asem Buto. Dengan melestarikan habitat ini, kita tidak hanya menjaga satu spesies burung, tetapi juga mendukung keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Solo Respati Ardi

    Pemkot Solo Buka Suara Soal Suksesi di Lingkungan Keraton

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Solo buka suara soal polemik di lingkungan keraton mengenai pewaris takhta Pakubuwono XIV. Pasalnya, kedua putra mahkota sama-sama mengukuhkan diri sebagai calon Raja Keraton Kasunanan Surakarta di masa depan. Menurut Wali Kota Solo Respati Ardi, proses suksesi tersebut menjadi urusan internal keraton. Sementara, pemerintah daerah hanya berkewajiban untuk menjaga ketertiban dan […]

  • pinjaman

    Presiden Prabowo Terbitkan PP Nomor 38 Tahun 2025: Mekanisme Pinjaman Pemerintah Pusat untuk Pemda, BUMN, dan BUMD

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2025 yang mengatur mekanisme pemberian pinjaman oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah (Pemda), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Regulasi ini dianggap sebagai landasan hukum baru untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor strategis melalui pembiayaan dari Anggaran […]

  • Pemprov Jateng Tampung Aspirasi Eks Pekerja Sritex yang Belum Dapat Pesangon, Bakal Panggil Kurator

    Pemprov Jateng Tampung Aspirasi Eks Pekerja Sritex yang Belum Dapat Pesangon, Bakal Panggil Kurator

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersedia menampung seluruh aspirasi mantan pekerja PT Sritex. Pasalnya, ribuan massa tersebut menuntut pesangon yang belum dibayar perusahaan usai pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebelumnya, Perwakilan Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Tekstil Sandang dan Kulit Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Eko Widaryanto mengatakan, sekitar 8.500-an eks karyawan belum […]

  • real madrid

    Real Madrid Menang Tipis atas Osasuna 1-0

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Madrid, 20 Agustus 2025 – Real Madrid sukses memetik kemenangan tipis pada laga perdana Liga Spanyol musim 2025/2026 saat menjamu Osasuna di stadion kebanggaan mereka, Santiago Bernabeu. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (20/8) dini hari WIB ini berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Los Blancos, berkat gol penalti dari bintang anyar mereka, Kylian Mbappe. […]

  • spelling

    Dokter Spesialis di RS Diimbau Turut Berperan dalam Program Spelling

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Dokter spesialis di rumah sakit diimbau turut berperan dalam program dokter spesialis keliling (Spelling) yang diinisiasi Pemrov Jateng. Program Spelling menerjunkan dokter-dokter spesialis profesional untuk memberikan pelayanan di desa. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi turut mendorong dokter di RSUP Kariadi di Semarang untuk menyukseskan program ini. Terlebih, tahun 2025 ini, rumah sakit […]

  • melindungi

    7 Cara Ampuh Melindungi Mata dari Paparan Sinar UV Berbahaya

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sinar ultraviolet (UV) yang berasal dari sinar matahari memiliki dampak negatif tidak hanya bagi kulit, tetapi juga bagi kesehatan mata. Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai gangguan mata, mulai dari iritasi ringan hingga risiko penyakit serius seperti katarak dan degenerasi makula. Oleh karena itu, melindungi mata dari bahaya sinar UV sangat penting […]

expand_less