Layanan Bus Trans Jateng Bakal Terintegrasi dengan Transportasi Lain
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 19 Nov 2025
- visibility 50

Foto: Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Jatmiko dengan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin (sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Layanan Bus Trans Jateng bakal diintegrasikan dengan moda transportasi lainnya, mulai dari tranportasi online, angkutan kota, hingga angkutan desa.
Untuk mewujudkan integrasi layanan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengajak kerja sama berbagai pihak, termasuk perusahaan transportasi online dan angkutan. Langkah ini diterapkan agar layanan transportasi tersebut bisa menjangkau masyarakat lebih luas.
“Sehingga, melalui halte yang tersedia, masyarakat tidak bingung melanjutkan perjalanannya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Jatmiko, Selasa (18/11/2025).
“Sehingga masyarakat tidak bingung kalau ingin berangkat dari rumah, ada angkutan terdekat,” lanjut dia.
Hingga kini, Bus Trans Jateng sudah beroperasi di tujuh koridor, meliputi Semarang-Bawen, Semarang-Kendal, Purwokerto-Purbalingga, Magelang-Purworejo, Solo-Sragen, Semarang-Grobogan, dan Solo-Wonogiri.
Lebih lanjut, perpanjangan rute (rerouting) bakal dilakukan guna menjangkau jalur-jalur penting yang dibutuhkan, khususnya para pelajar. Perpanjangan rute ini meliputi jalur aglomerasi di Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/ kota untuk mengintegrasikan jalur, terutama jalur-jalur yang sering dilewati pelajar dan masyarakat umum.
“Kita lihat anak sekolah sudah naik motor ke sekolah. Padahal secara aturan belum memiliki SIM. Jadi jangan sampai anak-anak ini melanggar,” tegasnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

