Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 217

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pasar hewan yang berada Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal tampil lebih modern dengan luasan lahan dua hektar lebih.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang M. Mahfudz. Disamping itu, dia juga mengatakan bahwa pembangunan pasar hewan Pamotan sejauh ini sudah berlangsung dengan anggaran sebesar Rp3,3 miliar.

“Pembangunan pasar hewan Pamotan ini sudah berlangsung terlaksana, pembangunannya melalui anggaran induk tahun 2025 dengan anggaran sekitar Rp3,3 Miliar,” kata Mahfudz.

Pembangunan tersebut dilakukan lantaran pasar hewan yang lama sudah tidak dapat lagi menampung hewan ternak yang dijual oleh masyarakat.

Faktor lainnya, yaitu timbulnya kemacetan lalu lintas utama di Jalan Pamotan-Sedan. Pasalnya, hewan ternak yang dijual sampai pada bahu jalan raya.

Dengan pembangunan pasar hewan yang baru ini, dirinya berharap jika pendapatan asli daerah (PAD) dapat semakin meningkat.

“Memicu kemacetan setiap hari Selasa pasti trouble lalu lintas di arah Pamotan-Sedan. Sehingga melalui pemindahan pasar hewan ini nanti diharapkan nanti akan mampu meningkatkan PAD,” jelasnya.

Dia juga berharap hadirnya pembangunan ini kedepannya dapat menyelesaikan kemacetan lalu lintas utamanya di saat pasar hewan tengah berlangsung.

Lebih lanjut, terkait lokasi pasar hewan baru ini berjarak kurang lebih satu kilometer dari pasar yang lama. Untuk saat ini, fasilitas yang dibangun yaitu los baru atau area penempatan hewan hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Di sana lokasi yang sudah dikerjakan ini nanti dengan keterbatasan anggaran belum semuanya bisa kita selesaikan, itu masih dua los hewan besar dan dua los hewan kecil,” tuturnya.

“Kemudian tambatan, kemudian tempat penurunan hewan, kemudian timbangan hewan, terus kemudian drainase, jalan masuk atau beton, kemudian paving, kemudian ipal-nya, kemudian tempat parkir yang ada di dalam,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Ribu Keluarga di Brebes Jateng ‘Lulus’ dari Kemiskinan

    2 Ribu Keluarga di Brebes Jateng ‘Lulus’ dari Kemiskinan

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 223
    • 0Komentar

      Brebes, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menunjukkan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan di masyarakat. Pasalnya, sebanyak 2 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Brebes resmi keluar dari data kemiskinan. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priono turut menyampaikan apresiasinya terhadap Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma beserta seluruh jajaran di pemkab. Ia mengatakan, peserta […]

  • Dinas Pemprov Jateng Bakal Dirombak di 2026

    Dinas Pemprov Jateng Bakal Dirombak di 2026

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dinas di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bakal dirombak di 2026. Dari semula 23 bakal menjadi 22 dinas. “Tadi sudah lakukan penandatanganan kesepakatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Perubahan ini kemudian ajukan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk ditetapkan,” kata Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dilansir dari Kompas. Dinas yang dirombak bisa memprioritaskan […]

  • Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Pangan Murah BUMD di Pekalongan dan Salatiga

    Pemprov Jateng Gencarkan Gerakan Pangan Murah BUMD di Pekalongan dan Salatiga

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gerakan Pangan Murah (GPM) lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus digencarkan di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Adapun tujuan gerakan ini untuk tetap menjamin stabilitas harga pangan di tengah situasi pasca demo. Gerakan ini diwujudkan lewat kegiatan bertajuk ‘BUMD Peduli’ yang digelar selama tiga hari di dua tempat, yakni tanggal 2 dan 3 […]

  • kpk

    KPK Jadwalkan Pemeriksaan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali meningkatkan intensitas penyelidikan dugaan kasus korupsi yang berkaitan dengan penetapan kuota haji tahun 2023-2025. Kali ini, lembaga anti-rasuah tersebut menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, pada Kamis, 7 Agustus 2025. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan rencana pemeriksaan terhadap mantan Ketua GP Ansor tersebut. Namun, hingga […]

  • kasus

    Kisah Pilu Misri, Anak Yatim Tulang Punggung Keluarga yang Dijadikan Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyisakan kisah pilu bagi keluarga Misri (23), salah satu tersangka yang kini ditahan oleh Polda NTB. Misri, anak sulung dari enam bersaudara dan tulang punggung keluarga, diduga terlibat dalam kematian Nurhadi bersama dua anggota polisi lainnya, yakni Kompol I Made Yogi Purusa […]

  • Dugaan Akses Ilegal dalam Seleksi JPTP Pemkab Rembang Dilaporkan ke Polda Jateng

    Dugaan Akses Ilegal dalam Seleksi JPTP Pemkab Rembang Dilaporkan ke Polda Jateng

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Terkait dugaan akses ilegal dalam proses pengiriman berkas Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemkab Rembang, pihak sekda telah melapor ke Polda Jawa Tengah untuk dilakukan penyelidikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Fahrudin, menjelaskan kronologi temuan tersebut. Ia mengaku menerima laporan mengenai pengajuan dokumen seleksi ke Badan Kepegawaian Negara (BGN) tanpa persetujuannya […]

expand_less