Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Mayoritas Terafiliasi dengan Yayasan Sony Sonjaya

100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Mayoritas Terafiliasi dengan Yayasan Sony Sonjaya

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
  • visibility 84

Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Setidaknya ada seratus titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cilacap yang diduga fiktif. Pasalnya, sejumlah SPPG tersebut tidak ditemukan bangunan maupun aktivitas operasional.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya. Dugaan adanya SPPG fiktif tersebut muncul setelah dilakukan pengecekan oleh Kepala SPPG yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.

“Sudah muncul sekitar lebih kurang 300 titik lebih di Kabupaten Cilacap. Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh BGN pusat, kurang lebih ada 100 titik yang tidak ada bangunan apa pun,” kata kata Ammy, Selasa (23/6/2026), dikutip Detik.

Menurut pemeriksaan, seratus titik tersebut justru berada di lokasi-lokasi yang tidak memungkinkan untuk dijadikan fasilitas pelayanan. Misalnya, titik SPPG tersebut berlokasi di tengah hutan, sawah, hingga di area pemakaman.

“Ada yang di tengah hutan, ada yang di tengah sawah, ada yang di tengah kuburan,” lanjut dia.

Hal ini memperkuat dugaan adanya praktik jual beli titik maupun pendaftaran titik fiktif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan ini turut menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan pihak terkait.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mayoritas titik yang menjadi temuan tersebut diketahui terdaftar atas nama yayasan terafiliasi dengan eks Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya. Sony Sonjaya sendiri saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh Kejagung RI.

“Nah, jadi bahwa isu jual-beli titik, kemudian titik fiktif yang memang benar adanya, ini yang harus kita benahi,” ujarnya.

“Yes, rata-rata yayasan membawa nama Sony,” lanjut dia.

Terkait tindak lanjut, pihaknya telah melakukan rapat dengan tim investigasi dari BGN. Hasil rapat memutuskan untuk menghentikan sementara pembukaan titik SPPG baru di Cilacap, kemudian menghapus titik-titik SPPG yang diduga fiktif.

“Kemarin hasil rapat terakhir dengan tim investigasi yang dikirim Bu Naniek waktu mereka ke Cilacap, untuk sementara portal pendaftaran pembukaan titik SPPG ditutup,” terang dia.

“Kemudian untuk 100 titik fiktif yang sudah teridentifikasi dihapus terlebih dahulu, baru kemudian kita akan lanjutkan lagi program. Tapi kembali ke kebijakan pusat,” lanjutnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • nadiem

    Nadiem Makarim Diduga Raih Keuntungan Rp809,6 Miliar dari Proyek Chromebook Kemendikbudristek 2019–2022

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, disebut menerima keuntungan mencapai Rp809,6 miliar dari proyek pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek selama periode 2019–2022. Fakta ini terungkap dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (16/12/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) […]

  • topeng

    Pakai Topeng Messi, Dua Maling Diduga WNA Gondol Rp1 Miliar di Rancamaya Bogor

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Sebuah aksi kriminalitas tak lazim yang menyerupai adegan film action Hollywood mengguncang kawasan elite Rancamaya, Bogor Selatan. Komplotan perampok spesialis rumah mewah asal China sukses menggasak harta senilai lebih dari Rp1 miliar dengan modus operandi yang unik sekaligus mencengangkan: menggunakan topeng wajah bintang sepak bola dunia, Lionel Messi. Aksi nekat ini akhirnya terungkap setelah […]

  • fosil

    Penemuan Fosil Paus Purba Janjucetus dullardi Ungkap Evolusi Paus 25 Juta Tahun Lalu

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Penemuan fosil paus purba berusia sekitar 25 juta tahun di pantai Australia membuka wawasan baru tentang evolusi paus yang awalnya bukanlah raksasa laut lembut seperti yang kita kenal sekarang. Spesies baru ini dinamai Janjucetus dullardi, seekor paus kecil namun buas yang menunjukkan bentuk adaptasi dan gaya hidup predator laut purba yang unik. Fosil […]

  • Pemprov Jateng Desak Upaya Pemadaman Api di Sumur Minyak Rakyat Blora

    Pemprov Jateng Desak Upaya Pemadaman Api di Sumur Minyak Rakyat Blora

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyoroti insiden yang terjadi di sebuah sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora pada Minggu (17/8/2025) lalu. Diketahui, api akibat kebakaran tersebut sampai hari ini masih belum padam. Maka dari itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendesak pihak terkait untuk mengambil langkah […]

  • Dugaan Akses Ilegal dalam Seleksi JPTP Pemkab Rembang Dilaporkan ke Polda Jateng

    Dugaan Akses Ilegal dalam Seleksi JPTP Pemkab Rembang Dilaporkan ke Polda Jateng

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Terkait dugaan akses ilegal dalam proses pengiriman berkas Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemkab Rembang, pihak sekda telah melapor ke Polda Jawa Tengah untuk dilakukan penyelidikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Fahrudin, menjelaskan kronologi temuan tersebut. Ia mengaku menerima laporan mengenai pengajuan dokumen seleksi ke Badan Kepegawaian Negara (BGN) tanpa persetujuannya […]

  • Pelaku UMKM Kini Bisa Ajukan KUR Tanpa Agunan, Maksimal 100 Juta

    Pelaku UMKM Kini Bisa Ajukan KUR Tanpa Agunan, Maksimal 100 Juta

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Tengah bisa mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa agunan. Program ini diharapkan bisa memberikan kemudahan pengusaha lokal dalam menambah modal. “Saya ingin tegaskan, pinjaman dari satu juta (rupiah) hingga seratus juta (rupah), tidak boleh diminta agunan,” kata Menteri Usaha Mikro, […]

expand_less