Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Mayoritas Terafiliasi dengan Yayasan Sony Sonjaya

100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Mayoritas Terafiliasi dengan Yayasan Sony Sonjaya

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
  • visibility 77

Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Setidaknya ada seratus titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cilacap yang diduga fiktif. Pasalnya, sejumlah SPPG tersebut tidak ditemukan bangunan maupun aktivitas operasional.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya. Dugaan adanya SPPG fiktif tersebut muncul setelah dilakukan pengecekan oleh Kepala SPPG yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.

“Sudah muncul sekitar lebih kurang 300 titik lebih di Kabupaten Cilacap. Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk oleh BGN pusat, kurang lebih ada 100 titik yang tidak ada bangunan apa pun,” kata kata Ammy, Selasa (23/6/2026), dikutip Detik.

Menurut pemeriksaan, seratus titik tersebut justru berada di lokasi-lokasi yang tidak memungkinkan untuk dijadikan fasilitas pelayanan. Misalnya, titik SPPG tersebut berlokasi di tengah hutan, sawah, hingga di area pemakaman.

“Ada yang di tengah hutan, ada yang di tengah sawah, ada yang di tengah kuburan,” lanjut dia.

Hal ini memperkuat dugaan adanya praktik jual beli titik maupun pendaftaran titik fiktif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan ini turut menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan pihak terkait.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mayoritas titik yang menjadi temuan tersebut diketahui terdaftar atas nama yayasan terafiliasi dengan eks Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya. Sony Sonjaya sendiri saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh Kejagung RI.

“Nah, jadi bahwa isu jual-beli titik, kemudian titik fiktif yang memang benar adanya, ini yang harus kita benahi,” ujarnya.

“Yes, rata-rata yayasan membawa nama Sony,” lanjut dia.

Terkait tindak lanjut, pihaknya telah melakukan rapat dengan tim investigasi dari BGN. Hasil rapat memutuskan untuk menghentikan sementara pembukaan titik SPPG baru di Cilacap, kemudian menghapus titik-titik SPPG yang diduga fiktif.

“Kemarin hasil rapat terakhir dengan tim investigasi yang dikirim Bu Naniek waktu mereka ke Cilacap, untuk sementara portal pendaftaran pembukaan titik SPPG ditutup,” terang dia.

“Kemudian untuk 100 titik fiktif yang sudah teridentifikasi dihapus terlebih dahulu, baru kemudian kita akan lanjutkan lagi program. Tapi kembali ke kebijakan pusat,” lanjutnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Sama Pemprov dengan Universitas Seowon, 100 Siswa di Jateng Bisa Lanjut Studi ke Korea Selatan

    Kerja Sama Pemprov dengan Universitas Seowon, 100 Siswa di Jateng Bisa Lanjut Studi ke Korea Selatan

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 100 siswa berprestasi di Jawa Tengah (Jateng) berkesempatan melanjutkan studi ke Korea Selatan. Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dengan Universitas Seowon Korea Selatan. Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno menyebutkan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Korea Selatan sejak tahun 2024 melalui hubungan dengan Provinsi Chungcheongbuk-do. Sehingga, […]

  • Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 200
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) sekaligus Menteri Kebudayaan Fadli Zon ungkap sejumlah alasan penetapan Presiden RI ke-2 Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, Soeharto telah memberikan jasa-jasa bagi Republik Indonesia, sehingga gelar pahlawan pantas didapatkan. Dia diketahui telah mengikuti sejumlah operasi militer besar, hingga menghentikan pemberontakan G30 September 1965. […]

  • 3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tiga remaja perempuan tewas usai tertabrak Kereta Api (KA) Argo Merbabu yang melintas di jalur hilir antara Stasiun Batang-Stasiun Pekalongan, tepat Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026) pagi. Ketiga korban masing-masing berinisial AFJ (15), IS (15), dan AP (16) merupakan warga Kedungmiri Barat, Kelurahan Kasepuhan. Saat kejadian, mereka disebut sedang berjalan […]

  • jateng

    Tim Penggerak PKK Jateng Aktif Edukasi Guna Cegah Kekerasan Seksual dan Bullying

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Tim Penggerak PKK aktif melakukan edukasi mengenai pencegahan pernikahaan dini hingga kekerasan seksual dan perundungan. Edukasi ini disebarluaskan melalui program Pandu Cinta. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyebutkan bahwa program Pandu Cinta diharapkan bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kekerasan seksual dan perundungan (bullying). […]

  • bisa

    Bagaimana Merokok Bisa Memicu Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasannya!

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Disfungsi ereksi (DE) atau impotensi adalah masalah seksual yang cukup umum terjadi pada pria, terutama yang berusia di atas 40 tahun. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan merokok bisa menjadi salah satu penyebab utama dari gangguan ini? Tidak sedikit pria yang masih menganggap enteng efek merokok terhadap kesehatan seksual. Padahal, hubungan antara merokok dan […]

  • Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

    Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dugaan perundungan (bullying) di program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri) jadi sorotan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sebelumnya, heboh mahasiswa kedokteran Unsri diminta seniornya untuk membiayai keperluan pribadi dan gaya hidup mewah hingga nilainya miliaran rupiah. Akibat perlakuan tersebut, korban dilaporkan mengalami tekanan mental dan keluar dari PPDS. Menanggapi hal tersebut, Menteri […]

expand_less