Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » DKP Pati Kejar Target PAD, Tambak dan TPI Akan Dimaksimalkan di Sisa Tahun 2025

DKP Pati Kejar Target PAD, Tambak dan TPI Akan Dimaksimalkan di Sisa Tahun 2025

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 265

Pati, kabarjatengterkini.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati berupaya keras mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hingga pertengahan tahun ini baru tercapai sekitar 20 persen.

Kepala DKP Kabupaten Pati, Hadi Santosa menyatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan capaian tersebut, terutama di sektor perikanan tangkap dan tambak.

“Kita juga akan maksimalkan potensi penerimaan PAD dengan memanfaatkan tambak yang kami kelola,” ucapnya kepada Mitrapost.com, belum lama ini.

Menurutnya, potensi terbesar saat ini masih berada di sektor retribusi, terutama dari aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). DKP akan fokus memaksimalkan empat TPI aktif, dengan harapan sektor ini mampu menyumbang signifikan di sisa enam bulan terakhir tahun 2025.

“Salah satu andalan kami tentu Pelabuhan Juwana. Kami optimistis, di akhir tahun akan banyak kapal nelayan yang pulang dan bersandar di sana,” jelasnya.

Hadi mengungkapkan, selama ini capaian PAD dari TPI Juwana masih belum optimal karena sejumlah kendala teknis di lapangan, salah satunya adalah keterlambatan pembayaran dari pemborong kepada pemilik kapal.

“Dari hasil studi banding ke Rembang, kami menemukan bahwa banyak kapal dari Pati justru melakukan lelang di sana. Ternyata, di Rembang ada pemodal yang berani memberikan dana talangan kepada nelayan. Sedangkan di Juwana, pembayarannya cenderung lambat, bahkan bisa memakan waktu lama. Ini tentu merugikan pemilik kapal,” bebernya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya akan mendorong para pemborong di TPI Juwana agar mempercepat pelunasan pembayaran kepada nelayan. Jika pembayaran lancar, arus transaksi akan meningkat dan secara otomatis berdampak pada kenaikan retribusi daerah.

“Kami sudah melakukan pembinaan kepada pengelola TPI Juwana agar lebih profesional dan akuntabel. Kita juga akan berupaya menjamin dan meyakinkan pemilik kapal bahwa sistem di Juwana bisa berjalan lebih baik. Kalau ini bisa dilakukan, kami yakin PAD dari sektor ini bisa terdongkrak,” paparnya. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • kisah

    Kisah Unik di Balik Penemuan Sains: 5 Hewan Eksotik yang Berperan dalam Sejarah Ilmu Pengetahuan

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Di balik berbagai penemuan besar dalam dunia sains, tersimpan kisah menarik tentang hubungan unik antara para ilmuwan dunia dengan hewan eksotik. Hewan-hewan ini tidak hanya dijadikan peliharaan, tetapi juga menjadi mitra penting dalam eksperimen dan observasi ilmiah. Dari burung yang bisa berbicara hingga primata yang membuat alat, masing-masing hewan membawa dampak besar terhadap […]

  • Pemprov Jateng Alokasikan Dana Hibah Rp16,6 Miliar untuk PTS

    Pemprov Jateng Alokasikan Dana Hibah Rp16,6 Miliar untuk PTS

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dana hibah sebanyak Rp16,6 miliar dialokasikan untuk perguruan tinggi swasta (PTS) di tahun 2025 ini. Jumlah tersebut mengalami peningkatan lebih dari Rp6 miliar dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak Rp10,41 miliar. Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama Setda Provinsi Jawa Tengah, Yasip Khasani mengatakan, saat ini, di Jawa Tengah sudah ada 218 […]

  • Indonesia Masih Perlu Sekitar 1.165 Dokter Spesialis Jantung dan Kanker

    Indonesia Masih Perlu Sekitar 1.165 Dokter Spesialis Jantung dan Kanker

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kabrjatengterkini.com – Jumlah dokter spesialis di tanah air dinilai masih minim. Setidaknya, Indonesia masih memerlukan sekitar 1.165 dokter spesialis, khususnya ahli penyakit jantung dan stroke, serta kanker. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini. Keberadaan dokter spesialis ini dianggap sangat krusial, mengingat banyaknya pasien meninggal dunia akibat kurangnya penanganan […]

  • Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A) Kota Semarang, Eko Krisnarto.

    Pemkot Semarang Ingatkan Dana Rp25 Juta per Tahun Bukan untuk Kepentingan Pengurus RT

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengingatkan bahwa program Bantuan Operasional (BOP) RT Rp25 juta per tahun bukan untuk kepentingan pengurus, namun murni diperuntukkan untuk kemaslahatan warga. “Program ini dirancang untuk menggerakkan gotong royong warga,” tegas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A) Kota Semarang, Eko Krisnarto. “Karena itu […]

  • Kemensos Hapus 200 Ribu Penerima Bansos yang Terlibat Judol

    Kemensos Hapus 200 Ribu Penerima Bansos yang Terlibat Judol

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 200 ribu penerima bantuan sosial (bansos) dihapus dari daftar penerima lantaran terkonfirmasi terlibat dalam judi online (judol). “Yang lebih dulu sudah kita coret 200 ribu, tidak terima lagi. Itu yang terjerat dan terindikasi bermain judol,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dilansir dari CNN Indonesia. Berdasarkan hasil analisis Pusat Pelaporan dan […]

  • Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta, Patitimes.com – Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial RAP yang diduga berperan sebagai penyebar bom molotov yang digunakan dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menyelidiki jaringan yang terlibat dalam menyebarkan bahan-bahan berbahaya untuk digunakan dalam demo yang terjadi beberapa waktu lalu. RAP Diduga Koordinator Penyebar […]

expand_less