Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Badan Geologi Kementerian ESDM Paparkan Dua Opsi Penanganan Sinkhole di Situjuah, Limapuluh Kota

Badan Geologi Kementerian ESDM Paparkan Dua Opsi Penanganan Sinkhole di Situjuah, Limapuluh Kota

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 106

Kabarjatengterkini.com- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan dua opsi utama dalam penanganan fenomena sinkhole atau amblesan tanah yang terjadi secara tiba-tiba di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Fenomena ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat serta berdampak terhadap lingkungan sekitar.

Ahli geologi teknik Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufiq Wira Buana, menjelaskan bahwa kedua opsi tersebut telah disampaikan kepada pemerintah daerah dan masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana geologi. Penjelasan itu disampaikan saat dihubungi di Kota Padang pada Minggu (8/2).

“Secara umum ada dua pendekatan, yaitu membiarkan sinkhole terbuka atau melebar secara alami dengan pengamanan ketat, dan opsi kedua melakukan upaya pencegahan agar sinkhole tidak semakin melebar,” ujar Taufiq.

Opsi Pertama: Membiarkan Sinkhole Terbuka Secara Alami

Pada opsi pertama, Badan Geologi menekankan bahwa sinkhole tidak boleh ditutup secara sembarangan. Penutupan lubang tanpa kajian teknis justru dapat meningkatkan risiko runtuhan lanjutan dan membahayakan lingkungan di sekitarnya.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menghitung tingkat kestabilan lubang secara detail dan terukur. Dari hasil perhitungan tersebut, kemudian ditentukan radius aman yang harus dikosongkan dari aktivitas manusia, termasuk permukiman dan kegiatan pertanian.

Selain itu, pengelolaan air menjadi aspek yang sangat penting. Air yang muncul dari sinkhole harus dialirkan keluar melalui sistem drainase yang memadai. Badan Geologi menegaskan bahwa air tersebut tidak boleh dibiarkan meresap kembali ke tanah di sekitar sinkhole karena dapat mempercepat proses pelarutan batuan di bawah permukaan.

“Air sebaiknya dialirkan ke bagian yang lebih stabil, misalnya ke sungai di bagian hilir. Bahkan, jika memungkinkan, air tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku masyarakat, tentunya setelah dilakukan kajian kelayakan dan kualitas air,” jelas Taufiq.

Opsi Kedua: Mencegah Sinkhole Agar Tidak Melebar

Opsi kedua adalah melakukan upaya teknis untuk mencegah sinkhole agar tidak semakin melebar. Namun, langkah ini membutuhkan perencanaan matang dan dukungan dari tenaga ahli, khususnya dari bidang teknik sipil dan geoteknik.

Pada pendekatan ini, tebing sinkhole perlu diperkuat melalui rekayasa teknis, seperti pemasangan struktur penahan atau metode stabilisasi tanah tertentu. Tujuannya adalah mengurangi risiko longsoran lanjutan di sekitar lubang.

Selain itu, perlu dilakukan perhitungan dan perencanaan jumlah air yang boleh mengalir melalui sungai bawah tanah. Pengaturan aliran air ini penting agar tidak mengganggu kestabilan tanah baik di bagian hulu maupun hilir sinkhole.

Upaya Pengurangan Risiko Sinkhole

Dalam laporan kajian cepat yang disusun Badan Geologi Kementerian ESDM, terdapat sejumlah rekomendasi untuk mengurangi risiko kejadian sinkhole di wilayah rawan. Salah satu langkah utama adalah mengenali gejala-gejala awal sinkhole, seperti munculnya retakan tanah, penurunan permukaan tanah, atau perubahan aliran air secara tiba-tiba.

Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi air yang meresap ke dalam tanah secara berlebihan, terutama di area yang dicurigai memiliki sungai bawah tanah. Penggunaan air yang tidak terkontrol dapat mempercepat proses pelarutan batuan dan memperbesar potensi amblesan.

Selain itu, pemilihan tanaman juga perlu diperhatikan. Badan Geologi menyarankan agar masyarakat menanam jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak air di kawasan berisiko sinkhole. Saluran air rumah tangga pun harus dipastikan dalam kondisi baik agar air buangan tidak merembes ke tanah yang rentan.

Klarifikasi Isu Air Sinkhole

Terkait isu yang berkembang di masyarakat mengenai air sinkhole yang disebut-sebut memiliki khasiat tertentu, Taufiq menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil uji laboratorium, kualitas air sinkhole tidak berbeda dengan air pada umumnya.

Adapun warna biru yang terlihat pada air sinkhole merupakan fenomena alam. Warna tersebut muncul akibat partikel-partikel kecil atau zat terlarut di dalam air yang menghamburkan cahaya dengan panjang gelombang biru sehingga dapat ditangkap oleh mata manusia.

“Air berwarna biru itu adalah fenomena alam, bukan sesuatu yang bersifat mistis,” tegasnya.

Badan Geologi Kementerian ESDM berharap masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan teknis, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi agar risiko akibat fenomena sinkhole dapat diminimalkan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Semarang Gunakan Mobil Skylift untuk Pemeliharaan PJU dan Traffic Light

    Pemkab Semarang Gunakan Mobil Skylift untuk Pemeliharaan PJU dan Traffic Light

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang gunakan mobil Skylift untuk pemeliharaan perlengkapan jalan. Sebagai contoh, perbaikan penerangan jalan umum (PJU) dan lampu pengatur lalu lintas (traffic light). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang melalui Sekretaris Djoko Nurjanto mengatakan, pengadaan mobil Skylift di tahun 2025 menggantikan kendaraan serupa tahun 2002. Penggantian ini dilakukan untuk mendukung proses […]

  • Heboh Dana Hibah Pemerintah Ditransfer ke Rekening Pribadi, Jubir PB XIV Purbaya Buka Suara

    Heboh Dana Hibah Pemerintah Ditransfer ke Rekening Pribadi, Jubir PB XIV Purbaya Buka Suara

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Heboh dana hibah pemerintah ke Keraton Solo yang ditransfer ke rekening pribadi Pakubuwono XIII. Sementara, Kementerian Budaya (Kemenbud) menghendaki agar dana hibah ini ada pertanggungjawabannya. “Keraton Solo mendapatkan hibah dari Pemerintah Kota Solo, dari provinsi, kemudian dari APBN. Nah selama ini menurut keterangan (yang kami terima) itu penerimanya itu pribadi,” kata Menteri […]

  • Tanggul Sungai Tuntang Jebol Sebabkan Banjir Grobogan, Target Perbaikan 3 Hari

    Tanggul Sungai Tuntang Jebol Sebabkan Banjir Grobogan, Perbaikan Ditargetkan Rampung Besok

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Banjir di wilayah Grobogan beberapa waktu lalu disebabkan karena jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong. Terkait hal tersebut, Pemprov Jateng menargetkan perbaikan tanggul rampung dalam waktu tiga hari hingga Jumat (20/2/2026). “Kemarin Pak Gubernur sudah menginstruksikan. Saya ingin memastikan pekerjaan dijalankan. Alhamdulillah, tinggal 2–3 hari lagi tanggulnya selesai,” ujar Wakil […]

  • mematikan

    Nyamuk: Pembunuh Paling Mematikan di Dunia yang Tak Terlihat

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ketika mendengar kata “hewan paling mematikan,” apa yang pertama kali terlintas di benakmu? Mungkin kamu akan menyebut hiu putih raksasa yang menakutkan, beruang grizzly yang ganas, atau singa yang menjadi raja hutan. Tak jarang media juga menyoroti serangan hewan-hewan buas tersebut yang sering berujung pada tragedi. Namun, tahukah kamu bahwa hewan paling mematikan di […]

  • Istri di Makassar Rekam Aksi Pemerkosaan Suami Terhadap Pekerja Wanita untuk Bukti Perselingkuhan

    Istri Rekam Aksi Pemerkosaan Suami Terhadap Pekerja Wanita untuk Bukti Perselingkuhan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang istri di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), disebut merekam aksi suaminya memperkosa wanita yang merupakan karyawannya. Hasil rekaman tersebut digunakan sebagai bukti laporan perselingkuhan ke polisi. Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan, kasus ini pertama kali diketahui berdasarkan laporan korban yang berusia 22 tahun pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Ia mengaku disekap dan […]

  • Semarakkan HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Semarang Gelar Ajang Kompetisi Foto dan Video Pendek

    Semarakkan HUT Kemerdekaan RI, Pemkot Semarang Gelar Ajang Kompetisi Foto dan Video Pendek

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 277
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang siapkan serangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80. Salah satunya adalah menggelar ajang perlombaan foto dan video pendek. “Perayaan HUT kemerdekaan ke-80 RI tahun ini harus menjadi momentum penguat kebersamaan  seluruh warga Kota Semarang,” ujar Asisten Pemerintahan Sekda Kota Semarang, Mukhamad Khadhik pada […]

expand_less