Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 11 Feb 2026
- visibility 14

Foto: Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra (Sumber: Kabarjatengterkini)
Pati, Kabarjatengterkini.com – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, beberkan sejumlah inovasi di tingkat OPD guna mendukung kesejahteraan. Inovasi-inovasi tersebut ada di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pendidikan, hingga teknologi.
Adapun inovasi di bidang pertanian yang menjadi kekuatan utama, sesuai dengan slogan Pati Bumi Mina Tani, adalah program 10 ton per hektare. Risma menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani.
“Kami di tahun ini sudah banyak sekali melakukan inovasi-inovasi, terkait di OPD kami, Dinas Pertanian dan beberapa program andalannya, ada 10 ton bisa dan yang lainnya itu banyak sekali,” ujar dia saat menghadiri Coaching Clinic Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) di Ruang Rapat Rajawali Bapperida, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, sektor pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Salah satunya, dengan memberi pendampingan untuk mengubah pola dan kebiasaan bertani, sehingga produksi pertanian bisa bertambah.
Sebelumnya, mayoritas petani hanya menghasilkan 5-6 ton per hektare. Namun, baru-baru ini, panen raya padi di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong sudah mencapai produksi 10,28 ton per hektare, atau melampaui target 10 ton.
“Ini Pak Ratri tiap hari juga mengadakan penyuluhan dengan camat, kepala desa semua. Jadi, kita turun lapangan, bahkan timnya Pak Ratri ini sudah tidak ada di kantor, semua di kecamatan, di desa untuk melakukan penyuluhan,” ungkapnya.
Inovasi tidak terbatas di sektor pertanian, namun juga sektor kesehatan dan pendidikan. Di bidang kesehatan, inovasi Puspa Melati menghadirkan layanan Puskesmas langsung ke desa. Sedangkan, di bidang pendidikan, pemerintah daerah telah menyediakan beasiswa bagi peserta didik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan sekolah kedinasan.
Inovasi digital juga dikembangkan di sektor administrasi kependudukan dan lingkungan hidup.
Meski demikian, Plt Bupati menyebutkan bahwa masih ada 7 UPTD yang belum mengusulkan inovasi. Jadi, harapannya, lembaga-lembaga bersangkutan bisa mengusulkan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah.
“Masih ada sekitar 11 perangkat daerah dan 7 UPTD yang belum mengusulkan inovasi daerah. Harapan saya, teman-teman bisa segera mengusulkan,” tegas Risma. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

