Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Diimbau Waspada Potensi Bencana Selama Musim Kemarau

Warga Diimbau Waspada Potensi Bencana Selama Musim Kemarau

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • visibility 103

Kabarjatengterkini.com – Warga Jateng diimbau waspada dengan potensi bencana selama musim kemarau, seperti kebakaran hutan dan permukiman. Sebelumnya, BMKG memprediksi puncak kemarau 2026 diperkirakan berlangsung pada periode Juli hingga September.

Salah satu upaya antisipasi terhadap potensi bencana adalah dengan persiapan peralatan sederhana, seperti alat pemadam api ringan maupun pompa air. Selain itu, upaya bersama juga penting dilakukan, yakni dengan menjaga lingkungan hutan dan kawasan hijau lainnya.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, misalnya tidak membuang sampah sembarangan, membuang puntung rokok, dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kebakaran, seperti yang pernah terjadi di Gunung Slamet dan hutan lainnya.

“Cerita tentang Pemalang-Purbalingga yang banjir bandang atau debris flow itu, tidak terlepas dari cerita Gunung Slamet yang pernah terbakar,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, baru-baru ini.

“Artinya di atas gundul, ada material pohon-pohon hutan yang jatuh atau sudah rusak akibat kebakaran di masa itu, yang turun ke bawah pada saat musim hujan,” lanjut dia.

Selain itu, untuk menghadapi musim kemarau kering, warga dan pemerintah daerah bersama berbagai pihak lainnya bisa mulai menyiapkan langkah antisipasi. Misalnya, dengan menyiapkan wadah atau tempat penampungan air.

“Wadah-wadahnya ini dapat dari mana? Bisa dibangun dengan terpal, bisa minta bantuan CSR dari potensi wilayah minta bantuan tandon-tandon 5.000 liter, 2.000 liter, satu wilayah satu, enggak usah harus bicara desalah, bicara RT, RW,” jelas Bergas. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • konflik

    Konflik Perbatasan Memanas, Pemimpin Thailand dan Kamboja Akan Gelar Pertemuan Damai di Malaysia

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Meski situasi perbatasan antara Thailand dan Kamboja semakin memanas, kedua pemimpin negara akhirnya sepakat untuk melakukan perundingan damai di Malaysia pada Senin (28/7) sore. Pertemuan ini akan dimediasi langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, serta dihadiri perwakilan dari Tiongkok sebagai pengamat penting. Namun, menjelang pertemuan diplomatik itu, pertempuran terus berlanjut di lapangan, […]

  • Puncak Musim Hujan Bulan Januari Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi

    Puncak Musim Hujan Bulan Januari Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) imbau masyarakat waspada terhadap puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Januari 2026 ini. Sementara itu, sejumlah wilayah di Kudus-Pati-Rembang telah terdampak banjir. Adapun banjir yang merendam wilayah-wilayah tersebut dipicu karena cuaca ekstrem, serta hujan intensitas sedang hingga lebat selama beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem itu berpotensi […]

  • ammar zoni

    Ammar Zoni Klaim Aset Bangsa, Ajukan Grasi dan Amnesti Terkait Kasus Narkoba

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Aktor Ammar Zoni mengaku telah mengirimkan surat permohonan resmi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Surat tersebut berisi permintaan perlindungan hukum sekaligus pengajuan keringanan hukuman terkait perkara hukum yang saat ini tengah ia jalani. Permohonan itu mencakup opsi grasi, amnesti, hingga abolisi sebagai bentuk harapan akan penyelesaian hukum yang lebih berorientasi pada rehabilitasi. Pernyataan […]

  • beras oplosan

    Jawab Isu Marak Beras Oplosan, Pemkot Semarang Bakal Maksimalkan Program Srikandi Pangan

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal maksimalkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan program ‘Srikandi Pangan’. ‘Srikandi Pangan’ sendiri merupakan program yang melibatkan pihak lintas sektor, mulai dari ibu-ibu PKK, Dinas Pendidikan, remaja, hingga karang taruna. “Srikandi Pangan itu kita kolaborasi memang dengan PKK, tetapi tidak hanya PKK. Kita juga melibatkan Dinas Pendidikan, […]

  • Pasca Banjir Bandang, Perbaikan Objek Wisata Guci Ditargetkan Rampung Seminggu

    Pasca Banjir Bandang, Perbaikan Objek Wisata Guci Ditargetkan Rampung Seminggu

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan objek wisata Guci di Tegal ditargetkan rampung dalam waktu seminggu atau tujuh hari. Upaya itu dilakukan menyusul kerusakan parah yang terjadi di area tersebut akibat banjir bandang yang melanda beberapa waktu lalu. Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Tegal, M Afifudin mengatakan bahwa proses perbaikan sudah dimulai pada Minggu (21/12/2025). Fokusnya […]

  • Pemkab Kendal Hadirkan Bulldozer di TPA Darupono, Bisa Tingkatkan Kapasitas Hingga 40 Persen

    Pemkab Kendal Hadirkan Bulldozer di TPA Darupono, Bisa Tingkatkan Kapasitas Hingga 40 Persen

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal tunjukkan komitmen dalam penanganan sampah di wilayahnya. Salah satunya dengan pengadaan alat berat bulldozer di tempat pemrosesan akhir (TPA) Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan. “Ada beberapa alat berat yang sudah rusak di TPA Darupono, sehingga Pemkab Kendal memprioritaskan untuk pengadaanya, yang diharapkan bisa membantu untuk pengelolaan sampah di TPA,” […]

expand_less