Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kecelakaan Maut Jalur Tegal-Purwokerto: Bus Tabrak Dua Motor di Margasari, Satu Pengendara Tewas

Kecelakaan Maut Jalur Tegal-Purwokerto: Bus Tabrak Dua Motor di Margasari, Satu Pengendara Tewas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 68

Kabarjatengterkini.comKecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus antarkota dan dua unit sepeda motor mengguncang ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Tegal, Kamis (14/5/2026) petang.

Tragedi yang terjadi tepat saat waktu Maghrib berlalu ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka berat.

Peristiwa memilukan tersebut berlokasi di Desa Pakulaut, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal sekitar pukul 18.30 WIB.

Jalur yang dikenal sebagai urat nadi penghubung antara pesisir utara (Tegal) menuju jalur selatan (Purwokerto) ini sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi berlangsung.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Motor Tanpa Lampu Utama

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula dari faktor kelalaian teknis dan kurangnya kewaspadaan di jalan raya. Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tegal mengungkapkan bahwa insiden diawali oleh pergerakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) serta tidak menyalakan lampu utama.

Kapolres Tegal melalui Kanit Gakkum, Iptu Henry Ade Birawan, menjelaskan bahwa pengendara Jupiter MX tersebut melaju dari arah selatan (Purwokerto) menuju utara (Tegal). Setibanya di lokasi kejadian, pengendara tersebut diduga hendak berbelok ke arah kanan secara mendadak.

“Pengendara motor Jupiter MX diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan situasi lalu lintas saat hendak berbelok. Kondisi lampu utama motor yang mati juga membuat keberadaannya sulit dideteksi oleh kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Iptu Henry kepada media.

Pada saat yang bersamaan, melaju kencang sebuah Mitsubishi Microbus (bus jurusan Tegal-Purwokerto) dengan nomor polisi AA-7643-OD dari arah utara menuju selatan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan hebat antara bus dan motor Jupiter MX tidak dapat terhindarkan.

Tabrakan Beruntun dan Bus Menghantam Pohon

Dampak dari benturan pertama tersebut membuat sopir bus kehilangan kendali atas kendaraannya. Bus tersebut oleng ke arah kanan (sisi timur jalan). Naas, di saat yang sama, muncul sepeda motor Honda Beat bernomor polisi G-4312-BRF yang dikendarai oleh Wasroni (45).

Bus yang sudah hilang kendali tersebut menghantam Honda Beat dengan keras sebelum akhirnya laju kendaraan besar itu baru terhenti total setelah menabrak pohon peneduh di bahu jalan. Warga sekitar yang mendengar suara dentuman keras segera berlarian menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang tergeletak di aspal.

Identitas Korban dan Kondisi Terkini

Kecelakaan ini memakan satu korban jiwa dan dua korban luka-luka. Berikut adalah rincian identitas para korban:

  1. Pengendara Yamaha Jupiter MX (Mr. X): Meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, identitas pria tersebut belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen pengenal di tubuhnya maupun di kendaraan. Korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan dievakuasi ke RSUD Dr. Soeselo Slawi.

  2. Wasroni (45): Pengendara Honda Beat, warga Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Brebes. Ia mengalami luka robek serius pada bagian tangan kanan dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RS Hawari Esa Lebaksiu.

  3. Sapuri (58): Penumpang bus asal Cilacap Tengah. Ia mengalami patah tulang kaki akibat guncangan keras saat bus menghantam pohon. Saat ini, Sapuri dirawat di Puskesmas Margasari.

Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Proses evakuasi bangkai kendaraan dan pohon yang ditabrak bus memakan waktu cukup lama. Jalur Tegal-Purwokerto yang biasanya padat oleh kendaraan logistik dan bus malam sempat mengalami tersendat. Petugas kepolisian dibantu warga sekitar bahu-membahu menyingkirkan puing-puing kendaraan agar arus lalu lintas bisa kembali normal.

Pihak Satlantas Polres Tegal menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengecek kelaikan kendaraan sebelum bepergian, terutama fungsi lampu utama di malam hari.

“Kami sangat menyayangkan adanya kendaraan yang beroperasi tanpa lampu utama dan tanpa pelat nomor. Hal ini sangat membahayakan, bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga pengguna jalan lain,” tegas Iptu Henry.

Penyelidikan Lebih Lanjut

Saat ini, kasus kecelakaan maut di Margasari tersebut masih dalam penanganan unit Gakkum Satlantas Polres Tegal. Sopir bus dan beberapa saksi mata di lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dari pihak pengemudi bus atau murni akibat manuver motor yang mendadak.

Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan di ruas Margasari, yang memang dikenal memiliki karakteristik jalan lurus namun minim penerangan di beberapa titik tertentu. Masyarakat diminta untuk lebih ekstra waspada saat melintasi jalur ini, terutama pada jam-jam rawan kecelakaan di sore dan malam hari.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Semarang

    Penting untuk Jalur Perdagangan, Pemkot Semarang Bakal Betonisasi Jalan Citarum

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Jalan Citarum, Kota Semarang, bakal dilakukan betonisasi permanen sekitar pertengahan tahun 2026. Ini sebagai upaya perbaikan, mengingat jalan ini merupakan salah satu jalur perdagangan penting di pusat kota. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebutkan bahwa kerusakan Jalan Citarum dipicu karena genangan air saat hujan, hingga beban kendaraan berat yang melebihi kapasitas. Maka […]

  • kpk

    KPK Tangkap Direktur Utama PT Wahana Adyawarna dalam Kasus TPPU di Mahkamah Agung

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkinicom- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan langkah tegas dalam pemberantasan korupsi dengan menangkap Direktur Utama PT Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah, dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan lingkungan Mahkamah Agung (MA). Penangkapan ini menjadi sorotan publik karena Menas diduga berperan dalam memberikan fasilitas mewah kepada mantan Sekretaris MA, Hasbi Hasan, […]

  • Usulan Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumatera, Anggaran Mulai Rp30 Juta

    Usulan Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumatera, Anggaran Mulai Rp30 Juta

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Korban terdampak banjir dan tanah longsor Sumatera disebut bakal terima bantuan dalam bentuk hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Diketahui, ada puluhan ribu rumah yang rusak akibat bencana tersebut. “Rumah masyarakat yang rusak itu sampai 37.546 rumah baik yang rusak berat-rusak berat ini termasuk yang hilang kena sapu banjir-kemudian rusak sedang, dan […]

  • upacara

    Paskibraka Menangis Usai Bendera Terbalik Saat Upacara HUT ke-80 RI di Mamasa

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Mamasa, Kabarjatengterkini.com – Momen haru mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (17/8/2025). Sejumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) terlihat menangis usai upacara selesai dilaksanakan. Tangis para anggota Paskibraka itu dipicu oleh insiden tak terduga yang terjadi saat upacara pengibaran bendera Merah Putih berlangsung. Bendera yang seharusnya […]

  • Pernikahan Dini Jadi Salah Satu Pemicu Maraknya KDRT di Banjarnegara

    Faktor Peningkatan Kasus KDRT Dipicu Marak Pernikahan Dini

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 173
    • 0Komentar

      Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Salah satu pemicu peningkatan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Banjarnegara adalah maraknya pernikahan dini dengan permohonan dispensasi nikah. Dispensasi itu biasanya dikeluarkan jika terjadi kehamilan di luar nikah. “Banyak permohonan dispensasi nikah diajukan karena kehamilan di luar nikah. Pernah kami menangani kasus di mana kedua anak hanya lulusan SD,” […]

  • Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan

    Pemkot Semarang Matangkan Pembangunan Pos Pemantauan di Kawasan Tanjakan Silayur

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang menyiapkan penanganan jangka panjang guna mencegah kecelakaan di Tanjakan Silayur. Pasalnya, masyarakat menilai sering terjadi laka lantas di wilayah tersebut. Komitmen jangka panjang tersebut berupa penguatan sistem kontrol dan pengawasan kendaraan angkutan barang yang melintas di pos pemantauan permanen. Pemkot melalui Dinas Perhubungan Kota Semarang saat ini tengah mematangkan […]

expand_less