Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 7 Relawan Indonesia Ditahan Israel dalam Misi Gaza, GPCI Desak Diplomasi Tingkat Tinggi

7 Relawan Indonesia Ditahan Israel dalam Misi Gaza, GPCI Desak Diplomasi Tingkat Tinggi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
  • visibility 34

Kabarjatengterkini.com— Sebanyak tujuh dari total sembilan delegasi asal Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dilaporkan masuk dalam daftar aktivis yang diintersepsi dan ditahan oleh pasukan militer Israel.

Insiden penangkapan ini terjadi saat armada kapal kemanusiaan tersebut sedang berlayar menuju Jalur Gaza untuk menyalurkan bantuan.

“Kami mengecam keras tindakan penculikan dan penahanan ini karena bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM) dan hukum internasional,” ujar Pengarah GPCI, Ahmad Juwaini, dalam konferensi pers di Media Crisis Center GPCI, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ahmad berharap seluruh delegasi Indonesia dapat segera dibebaskan dalam kondisi selamat. Oleh karena itu, GPCI memohon kepada Pemerintah Indonesia beserta kementerian dan lembaga terkait untuk segera turun tangan membantu proses pembebasan dan pemulangan para delegasi ke tanah air.

Kronologi Intersepsi Kapal Kemanusiaan GPCI oleh Militer Israel

Berdasarkan laporan yang diterima, militer Israel melakukan intersepsi secara paksa terhadap sejumlah kapal kemanusiaan yang tengah bergerak di laut lepas menuju Gaza. Beberapa kapal yang dicegat antara lain:

  • Kapal Akka (Andros)

  • Kapal Beit Hanoun (Zefiro)

  • Kapal Isdud (Don Juan)

Dari insiden tersebut, dua delegasi Indonesia dari lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa, yaitu Ronggo Wirasanu dan Herman Budianto yang berada di dalam Kapal Zefiro, dipastikan turut ditangkap.

Daftar 7 Delegasi Indonesia yang Ditahan Israel

Data sementara dari Media Crisis Center GPCI menunjukkan bahwa tujuh delegasi yang diculik dan ditahan aparat Israel berasal dari berbagai lembaga kemanusiaan dan media nasional terkemuka.

Sebelumnya, lima delegasi Indonesia juga dikabarkan terkena intersepsi saat berada di kapal Josef, BoraLize, dan Ozgurluk. Berikut adalah daftar relawan dan jurnalis Indonesia yang ditahan:

  1. Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa)

  2. Herman Budianto (Dompet Dhuafa)

  3. Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat)

  4. Bambang Noroyono (Republika)

  5. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika)

  6. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo)

  7. Rahendro Herubowo (iNewsTV / Berita1 / CNN)

Hingga saat ini, keberadaan para delegasi tersebut masih belum diketahui secara pasti. Managing Editor Republika, Budi Rahardjo, menyatakan bahwa pihak redaksi terus melacak keberadaan jurnalis mereka.

“Kami masih belum mendapatkan kabar pasti mengenai keberadaan mereka, apakah masih berada di penjara terapung atau di lokasi lain. Semua jalur komunikasi dan jaringan, baik di dalam maupun luar negeri, terus kami manfaatkan untuk memastikan kondisi mereka,” tegas Budi.

Lima Kapal Tetap Bertahan Menuju Jalur Gaza

Meski mendapatkan tekanan dan intimidasi dari militer Israel, GPCI melaporkan bahwa masih ada lima kapal dari armada kemanusiaan yang memilih bertahan dan terus melanjutkan pelayaran menuju Gaza.

Di dalam armada aktif tersebut, terdapat dua delegasi Indonesia yang masih berjuang, yaitu Asad Aras dari Spirit of Aqsa dan Hendro Prasetyo dari Smart 171 yang menumpangi Kapal Kasri Sadabad.

Aktivis Kemanusiaan GPCI, Syamsul Ardiansyah, menegaskan bahwa seluruh peserta misi merupakan warga sipil yang membawa bantuan kemanusiaan secara damai tanpa senjata. Menurutnya, tindakan Israel menghadang armada di wilayah laut bebas adalah pelanggaran hukum laut internasional (United Nations Convention on the Law of the Sea / UNCLOS) yang menjamin hak navigasi bebas.

“Israel tidak memiliki hak atau kewenangan untuk menculik atau mengintersepsi para pejuang kemanusiaan. GPCI menjalankan misi ini secara damai dan tanpa kekerasan. Tindakan menghadang dan menculik para aktivis sama sekali tidak berdasar,” kata Syamsul.

Tuntut Diplomasi Tingkat Tinggi (High-Level Lobby)

Mengingat situasi yang krusial, GPCI mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengaktifkan jalur diplomasi tingkat tinggi demi menyelamatkan para WNI. Pengarah GPCI, Jajang Nurjaman, menyebutkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, KBRI, dan KJRI di berbagai negara terkait, serta mendatangi pihak parlemen di MPR RI.

Corporate Secretary Tempo Media Group, Jajang Jamaludin, menilai bahwa eskalasi ini membutuhkan intervensi politik yang kuat. “Teman-teman di sana membawa misi kemanusiaan yang mulia. Kami membutuhkan pergerakan diplomatik yang lebih optimal karena hingga hari ini keberadaan sebagian delegasi masih belum jelas. Kami percaya high level lobby akan lebih berdampak dalam situasi seperti ini,” tuturnya.

3 Tuntutan Utama GPCI kepada Dunia Internasional

Menyikapi penahanan ilegal ini, GPCI secara resmi melayangkan tiga tuntutan utama:

  1. Pembebasan Tanpa Syarat: Mendesak militer Israel segera membebaskan seluruh kru kapal dan delegasi kemanusiaan tanpa syarat.

  2. Pengembalian Aset: Menuntut pengusutan dan pengembalian seluruh aset serta bantuan kemanusiaan milik GPCI yang dirampas secara paksa.

  3. Buka Blokade Gaza: Meminta komunitas internasional mendesak Israel membuka akses blokade Gaza agar bantuan kemanusiaan bisa masuk dengan aman.

Pengarah GPCI lainnya, Irvan Nugraha, menegaskan kembali bahwa penahanan ini adalah tindakan ilegal. “Hari ini terdapat tujuh warga negara Indonesia yang ditahan oleh tentara Israel. Ini merupakan tindakan ilegal. Kami terus mendorong dan mendoakan para delegasi yang masih berlayar agar tetap selamat,” pungkas Irvan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI juga telah mengeluarkan kecaman keras terhadap aksi Israel yang mencegat armada Global Sumud Flotilla di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Pemerintah menegaskan akan terus memantau situasi dan menyiapkan langkah perlindungan hukum optimal bagi seluruh WNI yang terdampak.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Brebes Suspek Campak, 4 Dinyatakan Positif

    Ratusan Warga Brebes Suspek Campak, 4 Dinyatakan Positif

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak empat warga Brebes dinyatakan positif campak menurut pemeriksaan laboratorium. Temuan kasus campak ini diiringi dengan peningkatan suspek pada beberapa hari terakhir, yakni dari 197 orang menjadi 202 orang. “Dicurigai kasus campak atau suspek per hari ini 202 kasus. Di hari kemarin (Selasa) ada 197. Jadi per hari ini ada penambahan 5 kasus […]

  • Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Pengentasan Kemiskinan

    Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 160
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) berkolaborasi dengan civitas akademik dalam pengentasan kemiskinan. Kali ini, pihaknya menggandeng Soegijapranata Catholic University (SCU) untuk mendukung program prioritas di Jawa Tengah. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan bahwa kerja sama dengan pihak perguruan tinggi merupakan salah satu bentuk government collaborative (kolaborasi pemerintahan). Kerja sama ini dianggap […]

  • Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta, Patitimes.com – Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial RAP yang diduga berperan sebagai penyebar bom molotov yang digunakan dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menyelidiki jaringan yang terlibat dalam menyebarkan bahan-bahan berbahaya untuk digunakan dalam demo yang terjadi beberapa waktu lalu. RAP Diduga Koordinator Penyebar […]

  • KGPAA Mangkunegara X Beri Gelar Kanjeng Pangeran kepada Bambang Pacul

    KGPAA Mangkunegara X Beri Gelar Kanjeng Pangeran kepada Bambang Pacul

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kabarjetengterkini.com – KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Pangeran Harga (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo mengikuti prosesi Tingalan Jumenengan ke-4. Prosesi ini digelar untuk memperingati kenaikan takhta raja di Kadipaten Mangkunegaran. Dalam acara ini pula, politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mendapatkan gelar berupa Kanjeng Pangeran (KP). Diketahui, gelar KP […]

  • maarten paes

    Maarten Paes Kembali, Garuda Optimis Lawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Timnas Indonesia, di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert, akan menghadapi tantangan besar dalam Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pada pertandingan yang akan berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Indonesia akan melawan dua tim tangguh di Grup B, yaitu Arab Saudi pada Kamis (9/10) dan Irak pada Minggu (12/10). Persiapan skuad Garuda jelang […]

  • mengantuk

    5 Cara Mencegah agar Tidak Mengantuk setelah Makan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sering merasa mengantuk setelah makan? Simak 5 cara efektif mencegah kantuk setelah makan agar tetap produktif sepanjang hari. Mengantuk setelah makan adalah hal yang umum terjadi dan sering kali dianggap wajar. Namun, jika rasa kantuk ini mengganggu aktivitas atau pekerjaan, tentu harus dicari solusinya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence, yaitu […]

expand_less