Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketegangan Yerusalem Memanas: Pemukim Ekstremis Israel Kibarkan Bendera di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ketegangan Yerusalem Memanas: Pemukim Ekstremis Israel Kibarkan Bendera di Kompleks Masjid Al-Aqsa

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 95

Kabarjatengterkini.com– Situasi di Kota Suci Yerusalem kembali berada di ambang krisis. Ketegangan politik dan agama di wilayah tersebut memanas setelah sekelompok pemukim ekstremis Yahudi Israel nekat memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.

Tidak sekadar berkunjung, mereka secara provokatif mengibarkan bendera Israel dan menyanyikan lagu kebangsaan negara tersebut di dalam kawasan suci umat Islam.

Dilansir dari media Yeni Safak, aksi provokatif tersebut dilakukan di bawah perlindungan ketat dari aparat kepolisian zionis Israel. Langkah ini langsung memicu kecaman luas dari berbagai belahan dunia karena dinilai melanggar status historis serta menodai kesucian salah satu situs paling sakral bagi umat Muslim global.

Kronologi Provokasi di Area Haram al-Sharif

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas dan viral di media sosial, kelompok pemukim ekstremis tersebut terlihat memasuki kawasan Haram al-Sharif di Kota Tua Yerusalem secara terorganisir. Begitu berada di halaman Masjid Al-Aqsa, mereka membuka dan mengibarkan bendera Israel.

Ironisnya, aksi menyanyikan lagu kebangsaan Israel ini dilakukan tepat di hadapan aparat kepolisian setempat. Petugas keamanan yang berjaga sama sekali tidak melakukan tindakan apa pun untuk menghentikan atau membubarkan aksi tersebut.

Insiden ini sontak memicu kemarahan besar warga Palestina dan komunitas internasional. Banyak pihak menilai pembiaran ini sebagai bentuk provokasi status quo yang sangat serius. Selama puluhan tahun, aturan status quo telah mengatur bahwa pengelolaan aktivitas keagamaan di kawasan suci tersebut sepenuhnya berada di bawah otoritas Muslim, sementara non-Muslim hanya diizinkan berkunjung tanpa melakukan ritual agama atau demonstrasi politik.

Sorotan Standar Ganda Keamanan Israel

Para pengamat geopolitik dan hukum internasional langsung menyoroti adanya standar ganda yang nyata dalam kebijakan keamanan yang diterapkan oleh otoritas Israel. Selama ini, polisi Israel dikenal sangat ketat dan langsung bertindak tegas melarang pengibaran bendera asing atau simbol apa pun di kompleks Masjid Al-Aqsa. Namun, ketika simbol nasional Israel dikibarkan di dalam area masjid oleh kelompok sayap kanan, aparat justru terkesan melindunginya.

Sejumlah pakar memperingatkan bahwa demonstrasi politik di kawasan suci ini memiliki dampak yang sangat berbahaya. Aksi tersebut berpotensi memperburuk ketegangan Yerusalem yang memang sudah lama membara. Sebagai informasi, Masjid Al-Aqsa merupakan kiblat pertama umat Islam dan menempati posisi sebagai masjid tersuci ketiga di dunia setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Jejak Provokasi yang Terus Berulang

Rangkaian pelanggaran ini bukanlah insiden tunggal, melainkan bagian dari tren yang terus berulang. Aksi terbaru ini terjadi hanya berselang beberapa pekan setelah Menteri Keamanan Nasional Israel yang berhaluan ekstremis kanan, Itamar Ben-Gvir, melakukan tindakan serupa.

Pada 14 Mei lalu, Ben-Gvir secara kontroversial memasuki kompleks Al-Aqsa, mengibarkan bendera, dan mengeluarkan pernyataan sepihak bahwa kawasan suci tersebut sepenuhnya milik bangsa Yahudi. Pernyataan tersebut langsung memicu gelombang protes dari Otoritas Palestina, pemerintah Yordania selaku penjaga resmi situs suci Yerusalem, serta komunitas internasional. Bagi warga Palestina, aksi-aksi ini adalah upaya sistematis untuk mengubah karakter, demografi, dan identitas Al-Aqsa yang selama ini berada di bawah pengelolaan Wakaf Islam Yordania.

Eskalasi di Tepi Barat: Sekolah Palestina Jadi Sasaran Perusakan

Di saat situasi di Yerusalem bergejolak, tekanan fisik dan psikologis terhadap warga Palestina juga eskalatif di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Kelompok pemukim ekstremis Israel dilaporkan melakukan penyerangan brutal terhadap sebuah sekolah swasta yang saat ini masih dalam tahap pembangunan di Desa Rammun, sebelah timur Ramallah.

Pengawas proyek sekolah tersebut, Ali Munasira, mengungkapkan bahwa para pelaku merusak sedikitnya 40 pintu kayu dan tiga pintu besi cor. Tidak hanya melakukan perusakan fasilitas fisik, kelompok penyerang juga menjarah kamera pengawas (CCTV) serta generator listrik utama yang ada di lokasi bangunan.

Akibat serangan sepihak ini, kerugian material ditaksir mencapai sekitar 80.000 dolar AS (sekitar Rp1,3 miliar). Insiden di Desa Rammun ini tercatat sebagai serangan ketiga dalam beberapa hari terakhir yang menyasar fasilitas sipil milik warga Palestina. Meningkatnya frekuensi teror terhadap infrastruktur pendidikan dan sosial ini memicu kekhawatiran global mengenai taktik intimidasi terstruktur yang mengarah pada upaya pembersihan etnis secara bertahap (creeping ethnic cleansing).

Turki Desak Komunitas Internasional Mengambil Tindakan Nyata

Merespons situasi yang kian tidak terkendali, Pemerintah Turki mengeluarkan pernyataan diplomatik yang mengecam keras pelanggaran di Masjid Al-Aqsa serta perusakan fasilitas sipil di Tepi Barat. Ankara mendesak Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret, bukan sekadar kecaman di atas kertas.

Perkembangan terbaru ini menjadi sinyal merah bagi stabilitas Timur Tengah. Banyak pihak khawatir, absennya sanksi dan respons tegas dari dunia internasional atas kelalaian hukum dan provokasi status quo ini akan memicu gelombang perlawanan yang jauh lebih besar dan berbahaya di masa depan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Kecamatan Berdaya Dorong Difabel Ikut Serta Ajang Olahraga

    Program Kecamatan Berdaya Dorong Difabel Ikut Serta Ajang Olahraga

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program Kecamatan Berdaya menyasar para penyandang disabilitas di Jawa Tengah. Salah satu caranya, yakni dengan pembinaan, seperti mengajak para difabel mengikuti ajang olahraga untuk menemukan bibit atlet berbakat. Di Jawa Tengah tercatat lebih dari 85 persen desa dan kelurahan memiliki warga berkebutuhan khusus, mulai dari disabilitas sensorik fisik, mental, intelektual, dan lain-lain. Ini […]

  • Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang sedang menjajaki potensi kerja sama bilateral dengan Inggris dalam hal inovasi pengelolaan sampah. Kerja sama ini melanjutkan kemitraan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer yang akan berfokus pada pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, keamanan dan pertahanan, serta masyarakat dan sosial. Wali Kota Agustina pun turut menyambut […]

  • Pemprov Jateng Tindaklanjuti Rekomendasi Pemeriksaan Keuangan dengan Baik

    Pemprov Jateng Tindaklanjuti Rekomendasi Pemeriksaan Keuangan dengan Baik

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menindaklanjuti rekomendasi pemeriksaan keuangan dengan baik. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, penindaklanjutan rekomendasi pemeriksaan dilakukan guna menciptakan good governance dan clear government atau mewujudkan pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, dan transparan di lingkungan pemerintahan. “Berikan data secara proaktif, sehingga pada saat audit investigasi, akan terjadi adanya […]

  • pidana

    Pakar Hukum Pidana UMJ Desak Hukuman Maksimal bagi Pimpinan Ponpes Ndolo Kusumo Pati

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo di Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, memicu reaksi keras dari kalangan akademisi. Pakar Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Chairul Huda, mendesak aparat penegak hukum untuk tidak ragu menjatuhkan sanksi pidana terberat kepada pelaku. Huda menilai, tindakan yang dilakukan oleh oknum pimpinan […]

  • guyana

    Tragedi Kapal Feri MV Barima di Guyana: Terbalik di Samudra Atlantik, Kapten Positif Narkoba

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Sebuah tragedi memilukan menghantam perairan Guyana setelah kapal feri MV Baima yang mengangkut 133 penumpang dan awak terbalik di lepas pantai Samudra Atlantik Utara, Sabtu (18/7/2026) malam. Puluhan orang dikhawatirkan tewas dalam insiden ini. Penyelidikan awal otoritas setempat membongkar fakta mengejutkan: sang kapten kapal terbukti positif mengonsumsi narkoba saat mengemudikan kapal. Hingga Minggu (19/7/2026) […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Menyandang Gelar Bapak Komite Pecinta Alam Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyandang gelar sebagai Bapak Komite Pecinta Alam Indonesia (KPAI). Gelar ini merupakan wujud apresiasi terhadap tokoh yang dianggap berperan penting bagi komunitas pecinta alam di Indonesia. Menurut KPAI, selama memimpin Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melalui kebijakannya senantiasa mendukung upaya pelestarian alam dan lingkungan. Selain itu, dia disebut […]

expand_less