Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketegangan Timur Tengah: Israel Tolak Tunduk pada Kesepakatan Washington-Teheran

Ketegangan Timur Tengah: Israel Tolak Tunduk pada Kesepakatan Washington-Teheran

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 66

Kabarjatengterkini.com— Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan sikap kerasnya untuk tetap melanjutkan operasi militer di wilayah Lebanon.

Langkah berani ini diambil meskipun sekutu utama mereka, Amerika Serikat (AS), dilaporkan telah mencapai kesepakatan damai historis dengan Iran untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Netanyahu menyatakan dengan gamblang bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tidak akan pernah menarik diri dari Lebanon selatan.

Operasi militer akan terus berjalan hingga seluruh ancaman yang mengintai keamanan warga Israel benar-benar bersih. Menurutnya, perjuangan Tel Aviv untuk mengamankan kedaulatan negara masih sangat jauh dari kata selesai.

“Israel harus terus berjaga-jaga, terus menjadi kuat, dan terus bertekad untuk membela diri sebisa mungkin,” ujar Netanyahu, sebagaimana dikutip dari The Jerusalem Post, Selasa (16/6/2026).

Tetap Bertahan di Zona Penyangga Lebanon

Pernyataan tegas dari pemimpin sayap kanan Israel ini merujuk pada konflik multi-front yang terus membara sejak Israel melancarkan agresi militer di Jalur Gaza, Palestina. Eskalasi tersebut kini telah meluas, memicu pertempuran sengit antara militer Israel dan kelompok milisi Hizbullah di Lebanon, serta operasi militer paralel di Suriah.

Dalam pidatonya, Netanyahu mengklaim bahwa militer Israel sejauh ini telah berhasil memusnahkan hampir seluruh elemen teror yang terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu. Kendati demikian, ia percaya masih ada satu kekuatan besar tersisa di perbatasan utara yang harus segera ditumpas demi menjamin keamanan jangka panjang.

“Dia (elemen teror tersisa) juga akan dilenyapkan. Israel tidak akan membiarkan organisasi teroris berkemah di perbatasan kita,” tegas Netanyahu. “Kami akan tetap berada di zona penyangga keamanan Lebanon selama diperlukan.”

Kabinet Israel Kompak Tolak Perjanjian Damai AS-Iran

Sikap menolak tunduk ini menjadi respons perdana Netanyahu setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan historis antara Washington dan Teheran. Trump mengungkapkan bahwa poin perjanjian tersebut mencakup pencabutan blokade angkatan laut AS terhadap Iran yang telah berlangsung lama.

Di tempat terpisah, PM Pakistan Shehbaz Sharif juga membeberkan bahwa kesepakatan damai AS-Iran ini memuat komitmen gencatan senjata total di semua front pertempuran, termasuk penghentian bom atom dan serangan udara di Lebanon.

Namun, pengumuman tersebut justru direspons dingin oleh Tel Aviv. Sejumlah menteri di kabinet Netanyahu secara terbuka menolak klausul perjanjian tersebut pada Senin (15/6/2026). Mereka menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kewajiban moral maupun hukum untuk mematuhi kesepakatan damai itu, mengingat Tel Aviv tidak pernah dilibatkan dalam meja perundingan sejak awal.

Klaim Kerusakan Ekonomi Iran Mencapai USD 1 Triliun

Menyinggung soal hubungan Washington dan Teheran, Netanyahu menegaskan bahwa target utama Israel tetap sama: memastikan Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir, dengan atau tanpa adanya kesepakatan internasional.

Netanyahu juga membela keputusan kontroversialnya yang sempat memerintahkan serangan udara langsung ke jantung pertahanan Iran beberapa waktu lalu. Ia mengklaim serangan agresif tersebut sukses melumpuhkan ancaman eksistensial yang membayangi masa depan Israel.

  • Operasi Militer Skala Besar: “Bersama dengan teman-teman Amerika, kita memulai misi serangan terbesar dalam sejarah Israel,” klaim Netanyahu.

  • Target yang Dilumpuhkan: Menghancurkan pabrik rudal, membunuh para pemimpin faksi, serta menggagalkan proyek ilmuwan nuklir Iran.

  • Dampak Kerugian: Mengakibatkan kelumpuhan ekonomi masif pada rezim Teheran.

“Kita telah menyebabkan kerusakan yang sangat besar. Kita memperkirakan kerugiannya mencapai ratusan miliar dolar, dan beberapa memperkirakan bahkan mendekati satu triliun dolar. Ini kerusakan yang sangat besar bagi perekonomian Iran yang butuh waktu puluhan tahun untuk diperbaiki,” ucapnya menambahkan.

Hubungan Pasang-Surut Netanyahu dan Donald Trump

Meskipun memiliki hubungan yang dinamis dengan Donald Trump, Netanyahu mengakui bahwa presiden AS tersebut tidak selalu sepakat dengan setiap keputusan politik maupun strategi militer yang diambil Israel. Namun, bagi Netanyahu, kepentingan keamanan nasional Israel adalah harga mati yang tidak bisa dinegosiasikan dengan pihak luar, termasuk sekutu terdekatnya.

Di sisi lain, AS dan Iran dikabarkan telah mematangkan Nota Kesepahaman (MoU) damai pada Minggu (14/6/2026) setelah melalui negosiasi yang sangat alot. Dokumen perjanjian damai tersebut rencananya akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat (19/6/2026) mendatang.

Hingga saat ini, poin-poin detail dari isi kesepakatan tersebut belum dirilis sepenuhnya. Wakil Presiden AS, JD Vance, berjanji bahwa rincian utuh dari MoU tersebut akan segera dibuka transparan kepada publik sebelum prosesi penandatanganan resmi dilakukan di Swiss.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kuhp baru

    Resmi Berlaku, KUHP Baru Dinilai Lebih Keras dari Hukum Kolonial Belanda

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru resmi berlaku mulai Jumat, 2 Januari 2026. Pemberlakuan regulasi pidana nasional ini menandai berakhirnya penggunaan Wetboek van Strafrecht (WvS), hukum pidana warisan kolonial Belanda yang telah digunakan selama puluhan tahun di Indonesia. Namun, meski telah disahkan sejak 2022, kehadiran KUHP baru justru menuai kritik tajam dari berbagai kalangan, […]

  • 2 Daerah di Semarang Jadi Langganan Banjir, Mobile Pump Jadi Solusi Sementara

    2 Daerah di Semarang Jadi Langganan Banjir, Mobile Pump Jadi Solusi Sementara

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah daerah di Semarang dan sekitarnya terendam genangan air akibat curah hujan tinggi akhir-akhir ini. Adapun daerah yang terdampak banjir adalah Kaligawe dan Genuk pada Rabu (22/10/2025) lalu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan penanganan dan pendampingan kepada para korban yang terdampak. Pihaknya telah menyiapkan dapur […]

  • kpk

    KPK Konfirmasi Bupati Pati Sudewo Kembalikan Uang Korupsi, Tapi Tak Hapus Pidana

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi bahwa Bupati Pati, Sudewo, telah mengembalikan uang sebesar Rp 720 juta yang diduga diterimanya dalam kasus korupsi suap terkait proyek jalur kereta api. Meskipun uang tersebut sudah dikembalikan, KPK menegaskan bahwa pengembalian uang tersebut tidak menghapuskan pidana yang telah dilakukan oleh Sudewo, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal […]

  • Pemkot Semarang Terus Tingkatkan Paparan Informasi Lapor Semar ke Masyarakat

    Pemkot Semarang Terus Tingkatkan Paparan Informasi Lapor Semar ke Masyarakat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemkot Semarang menilai partisipasi warga dibutuhkan dalam pembangunan daerah. Terkait hal ini, pihaknya terus meningkatkan paparan informasi mengenai layanan pengaduan publik ke wilayah yang angka aduannya masih rendah. Salah satu wilayah tersebut adalah Kelurahan Bangetayu, Genuk. Pada sosialisasi layanan Lapor Semar Solusi AWP, Sabtu (9/5/2026), masyarakat diperkenalkan pada fungsi dan mekanisme layanan […]

  • Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

    Jumlah Pemudik ke Jateng Diperkirakan Capai 17,7 Juta Jiwa Saat Lebaran 2026

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jumlah pemudik yang akan masuk ke Jawa Tengah pada momen Lebaran 2026 ini diperkirakan mencapai 17,7 juta orang. Jumlah tersebut kemungkinan bisa meningkat seiring hari libur yang lebih panjang. “Tahun ini kita bisa menerima para pemudik yang jumlahnya meningkat. Kalau didata 17,7 juta orang. Akan tetapi itu baru data, biasanya masih bisa meningkat […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Dorong Penambahan Kawasan Industri di Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di daerah lain. Pihaknya minta Pemerintah Kabupaten/kota lain di Jawa Tengah mulai membuat kajian untuk mengembangkan potensi KEK di daerahnya masing-masing. Sebelumnya, Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dinilai mampu berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Hal ini nantinya bisa […]

expand_less