Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ASN di Jateng Diimbau Tidak Kritik Pemerintah Lewat Medsos

ASN di Jateng Diimbau Tidak Kritik Pemerintah Lewat Medsos

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
  • visibility 63

Kabarjatengterkini.com – Aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah diimbau tidak menyampaikan kritik pemerintahan melalui media sosial. Hal ini karena ASN memiliki ruang komunikasi yang telah disediakan birokrasi untuk menyampaikan aspirasi.

“Kami mohon kita ini menjadi aparat sipil negara. Kalau punya masukan, punya kritik terhadap pemerintahan, terhadap kita, kepada mungkin dari Pemprov Jateng dan sebagainya, panjenengan semua punya saluran yang sudah pasti, yang sudah jelas,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah (Jateng) Sumarno baru-baru ini, dikutip Kompas.

Penyampaian kritikan melalui saluran resmi dinilai lebih efektif karena permasalahan dan usulan langsung diterima oleh pihak yang memiliki kewenangan mengambil keputusan. Dengan demikian, harapannya, bisa segera ditindaklanjuti.

“Jenengan bisa konfirmasi atau memberi masukan kepada atasan panjenengan. Nanti secara mengalir akan naik ke atas,” katanya.

“Kita sebagai aparat sipil negara tidak seharusnya menyampaikan informasi di luar karena kita punya saluran yang sudah pasti dan mudah. Secara berjenjang, masukan, kritik, konfirmasi itu bisa disampaikan secara langsung,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Jateng tidak antikritik. Menurutnya, kritik dan koreksi justru dibutuhkan sebagai bahan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Meski demikian, alangkah lebih baik jika memanfaatkan layanan yang sudah tersedia.

“Kalau ber-statement atau memberi masukan di media sosial, wong punya saluran yang seharusnya kenapa harus di luar,” ucapnya.

“Masukan dan kritik itu bukan sesuatu yang tabu. Bagi kita semua, kalau dikritik masyarakat itu bukan sesuatu yang harus kita hindari. Karena kritik dan koreksi masyarakat adalah bentuk untuk membantu kita, untuk meluruskan kita lagi kepada jalur yang benar,” lanjutnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Bersama Kemenkum Berikan Program Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Rentan

    Pemprov Jateng Bersama Kemenkum Berikan Program Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Rentan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama Kementerian Hukum memberikan program bantuan hukum gratis. Program ini menyasar masyarakat miskin dan kelompok rentan untuk mengakses pendampingan hukum dari profesional. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum saat ini sudah memiliki Pos Bantuan Hukum (Posbakum) pada 1.400 desa di Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jateng […]

  • Rembang Jadi Salah Satu Daerah Pilot Project Program Rabu Pon

    Rembang Jadi Salah Satu Daerah Pilot Project Program Rabu Pon

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang jadi salah satu dari lima kabupaten/kota di Jawa Tengah sebagai wilayah pilot project program Gerakan Ibu Menanam Pohon (Rabu Pon) yang diinisiasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jateng. Kegiatan tersebut dipusatkan di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan, Rembang. Diketahui, desa itu termasuk kategori desa dengan tingkat kemiskinan […]

  • lazy

    5 Perbedaan antara Soft Life dan Lazy Life yang Perlu Kamu Tahu

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Belakangan ini, istilah “soft life” semakin populer di kalangan anak muda, terutama generasi Z dan milenial. Gaya hidup ini sering dikaitkan dengan ketenangan, kenyamanan, dan menjauh dari stres. Namun, masih banyak yang salah kaprah dan menganggap soft life sebagai bentuk dari lazy life alias hidup malas-malasan. Padahal, soft life dan lazy life adalah dua […]

  • demo

    Demo Mahasiswa Hari Ini: Ribuan Massa Kepung 4 Titik di Jakarta, 5.955 Personel Disiagakan

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Gelombang protes mahasiswa kembali memanaskan ibu kota. Aksi lanjutan mahasiswa dipastikan akan digelar di sejumlah lokasi strategis di Jakarta pada hari ini, Senin (15/6/2026). Berdasarkan data kepolisian, terdapat sedikitnya empat agenda unjuk rasa besar yang dimotori oleh berbagai kelompok mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan. Menanggapi rencana aksi besar-besaran ini, aparat keamanan telah menyiagakan ribuan personel […]

  • K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

    K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Nama K.H. Sholeh Darat resmi jadi salah satu jalan di Kota Semarang, sekaligus dinobatkan sebangai Tokoh Moderasi. Penamaan jalan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap tokoh yang berjasa bagi Indonesia. Seremoni ini merupakan bagian dari rangkaian proses pengusulan K.H. Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional. Pasalnya, tokoh tersebut dikenal memiliki jejak sejarah sebagai ulama […]

  • dinosaurus

    Penemuan Dinosaurus Raksasa Dasosaurus tocantinensis di Brasil Ungkap Sejarah Benua Purba

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Penemuan spesies baru dinosaurus raksasa di Brasil menjadi sorotan dunia ilmiah. Dinosaurus tersebut diberi nama Dasosaurus tocantinensis, yang diperkirakan memiliki tinggi setara gedung sekolah tiga lantai dan panjang mencapai 20 meter. Penemuan ini tidak hanya menambah daftar dinosaurus raksasa yang pernah menghuni Bumi, tetapi juga memberikan wawasan penting tentang sejarah geologi, khususnya bagaimana benua-benua […]

expand_less