Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Truk Wing Box Rem Blong Hantam Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, 1 Tewas

Truk Wing Box Rem Blong Hantam Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, 1 Tewas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 39

Kabarjatengterkini.comKecelakaan maut yang diduga akibat rem blong terjadi di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (29/6/2026) pagi.

Sebuah truk boks bersayap (wing box) melaju tak terkendali dan menghantam belasan sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah.

Akibat peristiwa tragis ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat dan sedikitnya tujuh orang lainnya mengalami luka-luka serius.

Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan bermotor bertubuh besar di wilayah perkotaan. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan beruntun tersebut.

Kronologi Kejadian: Truk Melaju Kencang Saat Lampu Merah

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika truk wing box melaju dari arah Jakarta menuju arah Terminal Bekasi.

Saat mendekati persimpangan Unisma, arus lalu lintas sedang dalam kondisi berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Namun, truk tersebut tetap melaju dengan kecepatan tinggi tanpa menunjukkan tanda-tanda pengereman.

Seorang saksi mata di lokasi, Bayu Sukma Nugraha, mengungkapkan bahwa tanda-tanda bahaya sudah terlihat dari jarak yang cukup jauh. Truk tersebut tampak melaju terlalu kencang untuk situasi jalanan yang sedang padat.

“Dari jauh sudah kelihatan lajunya kencang. Lampu merah juga masih menyala. Truk langsung menghantam motor-motor yang sedang berhenti,” ujar Bayu saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (29/6/2026).

Tidak hanya menabrak barisan kendaraan yang sedang mengantre lampu merah, truk yang kehilangan kendali tersebut juga menyapu kendaraan lain yang datang dari arah Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi yang kebetulan sedang melintas di area persimpangan.

Bayu memperkirakan ada sekitar 14 unit sepeda motor yang menjadi korban dalam peristiwa naas ini. “Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena,” tambahnya.

Korban Jiwa: Seorang Driver Ojol Meninggal di Tempat

Benturan keras yang terjadi menyebabkan situasi di Simpang Unisma berubah menjadi histeris. Beberapa sepeda motor beserta pengendaranya dilaporkan sempat terseret hingga beberapa meter di atas aspal, sebelum akhirnya truk wing box tersebut terhenti setelah menabrak pembatas atau median jalan tidak jauh dari titik tabrakan awal.

Kecelakaan ini memakan korban jiwa. Bayu menyebutkan bahwa salah seorang korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian merupakan seorang pengemudi ojek online (ojol).

  • Korban Meninggal: 1 Orang (Pengemudi Ojek Online)

  • Korban Luka-luka: Minimal 7 Orang (Sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat)

  • Kerugian Material: ±14 Unit Sepeda Motor Ringsek

Warga setempat dan pengendara lain yang berada di lokasi kejadian langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama kepada para korban luka sebelum petugas kepolisian dan tim medis tiba di lokasi.

Kondisi Pasca-Kecelakaan dan Olah TKP Polisi

Tak lama setelah kejadian, rekaman video dan foto-foto amatir mengenai kecelakaan maut di Bekasi ini langsung beredar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam dokumentasi yang beredar, terlihat puing-puing kendaraan roda dua ringsek parah dan berserakan di tengah jalan raya, menggambarkan betapa hebatnya benturan yang terjadi.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Metro Bekasi Kota segera tiba di lokasi untuk mengamankan arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan parah, serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sopir truk wing box dilaporkan langsung diamankan oleh pihak berwajib guna menghindari amuk massa sekaligus untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendataan lengkap terkait identitas seluruh korban, baik korban meninggal dunia maupun korban luka yang sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Diduga Akibat Rem Blong, Evaluasi Truk Besar Masuk Kota Dipertanyakan

Meski penyelidikan resmi masih berjalan, dugaan awal dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa kecelakaan ini dipicu oleh malafungsi sistem pengereman atau rem blong pada truk boks tersebut. Kelebihan muatan atau kurangnya perawatan berkala pada armada truk sering kali menjadi faktor utama dalam insiden serupa.

Tragedi ini kembali memicu gelombang desakan dari masyarakat agar pemerintah daerah dan dinas perhubungan memperketat pengawasan kelayakan jalan (kir) bagi kendaraan angkutan barang berukuran besar. Selain itu, pembatasan jam operasional truk besar yang melintasi jalur utama kota pada jam sibuk kerja kembali disuarakan netizen guna mencegah terulangnya kecelakaan maut di masa mendatang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tepat di Hari Santri, Kantor LPBH NU Lasem Resmi Dibuka

    Tepat di Hari Santri, Kantor LPBH NU Lasem Resmi Dibuka

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kantor Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) NU Lasem resmi dibuka pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertepatan dengan momentum Hari Santri. Peresmian kantor ini dilakukan oleh Ketua PC NU Lasem, DR. KH. Sholahudin Fatawi, M.Pd, didampingi oleh pengurus PC NU Lasem dan Forkopimcam setempat. Acara ini dihadiri sekitar seribu peserta yang tampak antusias, […]

  • semarang

    TPA Ilegal di Rowosari Jadi Sorotan, Pemkot Semarang Bentuk Regu Piket untuk Tertibkan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal di perbatasan Rowosari, Tembalang, Semarang dan Mranggen, Demak jadi sorotan. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menegaskan bahwa kawasan tersebut merupakan area terlarang tempat membuang sampah. Dalam upaya penanganan, sekaligus memastikan area tersebut bebas dari sampah, Pemkot Semarang mengambil langkah dengan membentuk regu piket. Regu piket ini terdiri dari […]

  • Saat Terlintas Pikiran Kotor, Amalkan Doa Berikut Agar Terhindar dari Hawa Nafsu

    Saat Terlintas Pikiran Kotor, Amalkan Doa Berikut Agar Terhindar dari Hawa Nafsu

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Setiap orang diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan paling sempurna karena memiliki akal dan perasaan. Atas akal tersebut, orang memiliki kendali terhadap pikiran maupun tindakan yang akan dilakukan. Namun, ada kala muncul pikiran tidak senonoh atau kotor yang terlintas. Perlu diketahui, pikiran kotor bisa menjadi penghalang dari datangnya pahala. Untuk menghindari segala pikiran […]

  • Pemprov Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Seluas 710 Ha, Kapasitas 30 Ribu Ekor

    Pemprov Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Seluas 710 Ha, Kapasitas 30 Ribu Ekor

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Peternakan sapi perah terpadu dibangun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Peternakan tersebut diperkirakan bakal memenuhi kapasitas mencapai 30 ribu ekor. “Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara. Jadi Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu. Apalagi didukung juga oleh Menteri Pertanian,” kata […]

  • Agustina Siapkan Strategi Lingkungan Agar Kota Semarang Semakin Rapi dan Bersih

    Agustina Siapkan Strategi Lingkungan Agar Kota Semarang Semakin Rapi dan Bersih

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah menyiapkan sejumlah strategi lingkungan agar Kota Semarang semakin rapi dan bersih. Beberapa di antaranya berupa pengelolaan sampah yang efektif hingga pembangunan kawasan hijau. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa strategi lingkungan tersebut merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tapi juga […]

  • kekerasan

    Bocah 7 Tahun Korban Kekerasan Ayah di Pasar Kebayoran Lama Mulai Pulih, Berat Badan Naik dan Sudah Bisa Makan

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kondisi bocah perempuan berusia 7 tahun yang ditemukan dalam keadaan memprihatinkan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kini menunjukkan perkembangan positif. Anak malang yang sebelumnya diduga menjadi korban kekerasan oleh ayah kandungnya itu kini tengah dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dan sudah mulai membaik. Berdasarkan keterangan Kepala Rumah […]

expand_less