Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
  • visibility 48

Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Solo mengeluhkan tarif parkir progresif di kawasan Jalan Slamet Riyadi. Tarif tersebut ditarik lantaran yang bersangkutan memarkirkan kendaraannya hampir seharian, sehingga diminta membayar lebih dari yang tertulis di karcis.

Mengenai hal tersebut, Kepala UPTD Perparkiran Dishub Solo Haryono, menjelaskan bahwa laporan tersebut sudah diterima oleh pihak Dishub. Segera setelahnya, pihaknya langsung ke lapangan untuk memintai klarifikasi kepada jukir hingga pihak lainnya.

Menurut temuan sementara, pelapor merupakan koas atau dokter muda yang bertugas di RSGM Soelastri UMS Solo. Dia diketahui memarkirkan kendaraannya di kawasan tersebut selama berjam-jam, mulai dari pagi hingga sore.

“Kita sudah ke lapangan. Sama jukirnya sudah dimintai keterangan, kok dimintai sampai segitu kenapa. Ternyata yang parkir di luar itu koas, dari pagi sampai sore,” kata Haryono, dikutip Detik.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya berkoordinasi dengan rumah sakit agar memfasilitasi parkir koas di area dalam rumah sakit. Menurutnya, area parkir di dalam RS masih terbatas, sehingga tidak semua kendaraan dapat tertampung.

Sementara itu, terkait laporan mengenai tarif parkir progresif, pihaknya tegas melarang praktik tersebut terjadi di area parkir yang dikelola Pemkot Solo. Menurut aturan terbaru, tarif parkir sudah flat atau tetap.

Pihaknya pun menyadari bahwa juru parkir mungkin akan terbebani jika ada kendaraan yang parkir dalam waktu lama karena memengaruhi sirkulasi kendaraan dan jumlah setoran. Meski demikian, pihaknya akan tetap mencari jalan keluar terkait persoalan ini.

“Kalau yang di depan RSGM ini, parkirnya sebenarnya bisa buat umum. Tapi karena dipakai parkiran koas, sehari cuma mobil itu saja. Jukirnya dari pagi sampai sore cuma menunggu itu saja, akhirnya jukirnya main hitungan progresif,” jelasnya.

“Jukirnya kan shift, kalau pagi diisi koas itu hanya menunggu mobilnya koas cuma dapat Rp 3 ribu kali tiga, sehari cuma Rp 9 ribu. Makanya jukir progresif sendiri, karena tidak pindah-pindah. Kita coba carikan jalan keluarnya, bagaimana untuk parkir koas,” imbuhnya.

Dishub sudah memberikan sejumlah rekomendasi terkait warga yang sering memarkirkan kendaraannya dalam waktu lama di area tersebut. Di antaranya, menggunakan transportasi umum atau parkir di NEO Solo Grand Mall.

“Kita arahkan untuk menggunakan BST, kalau nggak, parkir di dalam (RS). Kalau tidak parkir di Grand Mall, tapi koasnya juga keberatan karena (tarif di mal) progresif. Mobil (kendaraan yang parkir),” ucapnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    BKD Jelaskan Sistem Penggajian PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Rembang

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang menjelaskan terkait penggajian terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di wilayahnya. Dalam hal ini, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan mengatakan bahwa gaji PPPK Paruh Waktu di Rembang sebesar Rp1,5 juta. Total gaji tersebut mengacu pada Kementerian […]

  • bekasi

    Truk Wing Box Rem Blong Hantam Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, 1 Tewas

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kecelakaan maut yang diduga akibat rem blong terjadi di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (29/6/2026) pagi. Sebuah truk boks bersayap (wing box) melaju tak terkendali dan menghantam belasan sepeda motor yang tengah berhenti di lampu merah. Akibat peristiwa tragis ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat […]

  • Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Bumirejo Pati Pasang Spanduk

    Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Bumirejo Pati Pasang Spanduk

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, protes jalan rusak di wilayahnya tak kunjung diperbaiki. Padahal, kerusakan jalan sepanjang satu kilometer itu sudah terjadi selama satu tahun lebih. Aksi unjuk rasa dilakukan dengan memasang spanduk di sepanjang jalan sejak 3 hari lalu. Spanduk itu bertuliskan, “Kami nggak butuh janji kami butuh bukti”, […]

  • jus

    Jus Buah Bit Dua Kali Sehari Efektif Turunkan Tekanan Darah Tinggi

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Jus buah bit kini semakin populer sebagai minuman sehat alami yang dipercaya mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minum jus buah bit dua kali sehari dapat memberikan efek signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada orang dewasa, berkat kandungan nitrat alaminya yang tinggi. Artikel ini akan membahas manfaat, cara kerja, serta […]

  • dpr ri

    DPR RI Umumkan Pemangkasan Tunjangan dan Fasilitas Anggota, Ini Daftarnya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi memutuskan untuk memangkas sejumlah tunjangan dan fasilitas yang selama ini diberikan kepada para pimpinan dan anggota legislatif. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, usai rapat evaluasi menyikapi aksi unjuk rasa yang berlangsung ricuh pada 25–31 Agustus 2025. […]

  • Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025.

    Pemprov Upayakan Ekosistem Ekonomi Ramah Muslim Lewat Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 264
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya mendorong ekosistem ekonomi syariah di wilayahnya. Salah satunya dengan meningkatkan popularitas produk fesyen lokal dalam ajang Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025. Gelaran tahunan tersebut diadakan di lobi Hotel Queen City Kota Semarang pada Kamis (14/8/2025) dengan memamerkan berbagai jenis pakaian produksi lokal. Tak hanya […]

expand_less