Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sudewo Diduga Terima Uang Rp125 Juta Terkait Proyek Jalur Ganda Solo-Semarang

Sudewo Diduga Terima Uang Rp125 Juta Terkait Proyek Jalur Ganda Solo-Semarang

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
  • visibility 68

Kabarjatengterkini.com – Terdakwa Sudewo diduga terima uang sebesar Rp125 juta untuk proyek Jalur Ganda Solo-Semarang (JGSS) di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Uang itu disetorkan oleh PT Indria Putra Persada kepada orang suruhannya.

Hal ini diungkap oleh Direktur PT Indria Putra Persada sekaligus Ketua Kadin Solo, Ferry Septha Indrianto dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (6/7/2026) yang lalu.

Ia menjelaskan, awalnya, proses lelang berlangsung lancar tanpa pengondisian. Namun, saat proyek dikerjakan, perusahaan diminta agar lebih perhatian kepada tim di lapangan untuk biaya operasional.

“Tidak ada (permintaan fee). Tidak ada sama sekali. Di awal kami lelang, fight, kemudian kita menang, lalu baru kontrak,” kata Ferry, Senin (6/5/2026), dikutip Detik.

“Hanya untuk apa operasional mereka, di lapangan. Ada, (tapi) kecil-kecil. Tapi berjanji-janji nggak ada,” lanjut dia.

Selama proyek berjalan, setidaknya uang sebesar Rp20 juta dikeluarkan untuk operasional lapangan. Dana itu diambil dari corporate social responsibility (CSR).

“Jadi kalau di lapangan itu, mereka turun ke lapangan pasti ada beberapa uang transfer yang kita kasih, ke teman-teman dari tim DJKA,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ferry membenarkan bahwa ada sosok yang mendatanginya saat proyek sudah berjalan 50 persen. Sosok tersebut diketahui bernama Nur Widayat dan mengaku sebagai suruhan Sudewo yang saat itu menjabat sebagai Anggota DPR RI.

“Pak Nur Widayat itu datang ke saya, mengaku orangnya Pak Sadewo. Saya kaget,” ucapnya.

“Saya kebetulan nggak kenal sama sekali Pak Sadewo siapa saat itu. Nur Widayat mengaku Pak Sadewo itu punya wilayah daerah situ,” jelasnya.

Menurut BAP, uang Rp 125 juta itu diserahkan secara tunai kepada Nur Widayat dalam paper bag cokelat di sekitar Desember 2021. Namun, jaksa menyebut bahwa utusan Sudewo itu meminta kontribusi sebesar Rp200 juta.

“(Tidak lama kemudian saya menyerahkan uang sebesar Rp 125 juta yang terbungkus dalam paper bag cokelat kepada Nur Widayat yang langsung kemudian dibawa pulang,” kata jaksa membacakan BAP yang dibenarkan Ferry.

“Saya tidak mengetahui apakah pada akhirnya uang tersebut diserahkan oleh Nur Widayat kepada Sudewo atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, Sudewo menyebut bahwa uang Rp 125 juta yang diserahkan itu digunakan untuk membangun musala dan membeli kambing. Ia mengatakan bahwa pemberian uang dilakukan semampunya dalam bentuk CSR.

“Uang tersebut itu sebenarnya diklaim sebagai fee atau sumbangan dalam bentuk CSR? Karena saksi tadi mengatakan, sebagian dari hasil perusahaan itu pasti diwujudkan untuk sosial CSR,” kata Sudewo.

Sebelumnya, JPU dari KPK mendakwa Bupati Pati Sudewo menerima suap senilai Rp 1,371 miliar dari kasus korupsi proyek DJKA. Sudewo disebut menerima uang dari sejumlah kontraktor setelah adanya pengkondisian pemenang lelang sejumlah proyek. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Realisasi Investasi di Jateng Semester 1 2025 Capai 58,19 Persen

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 354
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Realisasi investasi di Jawa Tengah (Jateng) semester pertama tahun 2025 capai Rp45,58 triliun. Besaran tersebut sudah mencapai 58,19 persen dari target realisasi untuk tahun ini. Diketahui, investor asing masih mendominasi dengan catatan investasi sebesar Rp25,63 triliun atau 56 persen, sementara dari dalam negeri mencapai Rp19,95 triliun atau 44 persen. Jumlah investasi […]

  • whatsapp

    WhatsApp Luncurkan Fitur Terjemahan Pesan, Permudah Komunikasi Lintas Bahasa

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- WhatsApp resmi memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan penggunanya menerjemahkan pesan ke dalam bahasa pilihan dengan mudah dan cepat. Fitur ini dihadirkan untuk mendukung komunikasi lintas bahasa yang kerap menjadi kendala dalam berinteraksi, terutama di platform yang digunakan lebih dari 3 miliar pengguna di seluruh dunia. Cara Menggunakan Fitur Terjemahan Pesan WhatsApp Penggunaan fitur terjemahan […]

  • uban

    Sering Cabut Uban? Hati-Hati, Ini Dampaknya untuk Kesehatan Rambut

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Munculnya rambut putih atau uban sering kali menjadi momok bagi sebagian orang, terutama ketika terjadi di usia muda. Banyak orang tergoda untuk mencabut rambut putih karena menganggapnya mengganggu penampilan atau menjadi tanda penuaan dini. Namun, apakah benar mencabut rambut putih itu berbahaya? Kenapa tidak boleh mencabut rambut putih? Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang […]

  • Modernisasi Beragama di Tengah Globalisasi, Anggota DPRD Jateng Imbau Tidak Ekstrem

    Modernisasi Beragama di Tengah Globalisasi, Anggota DPRD Jateng Imbau Tidak Ekstrem

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan peningkatan kapasitas elemen masyarakat dalam bidang kewaspadaan dini bertemakan “Sinergi Pemerintah dan elemen masyarakat dalam membangun sistem deteksi dini serta pencegahan potensi gangguan keamanan”. Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Jateng, tokoh agama, akademisi, dan aktivis sosial. Mereka berdiskusi tentang […]

  • Kepala DPMPTSP Jateng, Sakina Rosellasari,

    Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp66 Triliun, Serap Hingga 300 Ribu Tenaga Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Realisasi investasi Jawa Tengah menyentuh Rp66 triliun hingga September 2025 atau telah mencapai lebih dari 84 persen dari target tahunan. Investasi tersebut banyak dilakukan di daerah kawasan industri oleh pemodal asing maupun dalam negeri. Beberapa di antaranya seperti Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Batang. Adapun investasi asing didominasi di […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Menyandang Gelar Bapak Komite Pecinta Alam Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyandang gelar sebagai Bapak Komite Pecinta Alam Indonesia (KPAI). Gelar ini merupakan wujud apresiasi terhadap tokoh yang dianggap berperan penting bagi komunitas pecinta alam di Indonesia. Menurut KPAI, selama memimpin Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melalui kebijakannya senantiasa mendukung upaya pelestarian alam dan lingkungan. Selain itu, dia disebut […]

expand_less