Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Sita 3 Motor Mewah dari Rumah Orang Dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

KPK Sita 3 Motor Mewah dari Rumah Orang Dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
  • visibility 52

Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggeber serangkaian penyidikan intensif pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang Kabupaten Pemalang.

Terbaru, tim penyidik lembaga antirasuah tersebut berhasil menyita sebanyak tiga unit sepeda motor mewah dari kediaman orang dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, yaitu Mohamad Haris alias Gus Haris.

Rumah mewah milik Gus Haris yang digeledah oleh penyidik KPK berlokasi di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Pemalang. Penggeledahan yang dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) ini menjadi sorotan publik luas, mengingat kasus korupsi dan pemerasan yang menjerat kepala daerah tersebut melibatkan berbagai klaster perkara yang kompleks, termasuk dugaan keterlibatan oknum internal KPK itu sendiri.

Kronologi Penggeledahan Rumah Gus Haris di Pemalang

Proses penggeledahan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK di Desa Banyumudal berlangsung cukup lama dan menyita perhatian warga sekitar. Berdasarkan keterangan dari salah seorang warga setempat bernama Fery Riyan (29), rombongan kendaraan yang membawa aparat penegak hukum tiba di lokasi sejak pagi hari dengan pengawalan yang sangat ketat.

“Kurang lebih pukul 08.42 WIB ada enam mobil KPK masuk ke Jalan Belimbing, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga. Selain kendaraan KPK, ada juga mobil kepolisian yang mengawal,” ujar Fery saat memberikan keterangan kepada para awak media pada Jumat.

Menurut pengamatannya, proses penggeledahan di rumah orang dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro tersebut memakan waktu sekitar tiga jam lamanya. Selama pemeriksaan berlangsung, sejumlah penyidik terlihat keluar masuk area rumah untuk mencari serta mengamankan berbagai dokumen penting maupun barang bukti lain yang diduga kuat berkaitan langsung dengan perkara tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.

KPK Angkut Harley-Davidson dan Honda CRF Menggunakan Mobil Towing

Setelah proses penggeledahan dan penyisiran ruangan selesai dilakukan, tim penyidik KPK keluar dengan membawa sejumlah barang bukti fisik yang krusial. Di antara barang-barang yang disita, tiga unit sepeda motor mewah menjadi pusat perhatian utama. Kendaraan-kendaraan tersebut bahkan telah dipasangi segel resmi KPK sebelum akhirnya diangkut menggunakan kendaraan towing khusus.

Fery menyebutkan bahwa kendaraan mewah yang diangkut dari kediaman Gus Haris terdiri atas dua unit motor gede (moge) merek Harley-Davidson dan satu unit motor trail merek Honda CRF. Hingga proses pengangkutan selesai dan rombongan meninggalkan lokasi, warga sekitar mengaku tidak mengetahui secara pasti ke mana kendaraan-kendaraan mewah tersebut dibawa oleh tim penyidik.

Dua Klaster Perkara dan Penetapan Empat Tersangka

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah mengumumkan penetapan empat orang tersangka dalam kasus yang bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro pada Kamis (30/7/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan dalam keterangan persnya di Gedung Merah Putih, Jakarta, bahwa perkara ini telah resmi naik ke tahap penyidikan dengan pembagian dua klaster utama.

“Bahwa atas perkara tersebut tadi malam telah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa atas perkara ini naik ke tahap penyidikan untuk dua klaster perkara. Atas dua klaster penyidikan tersebut berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah, penyidik kemudian telah menetapkan empat orang sebagai tersangka,” ujar Budi Prasetyo, Kamis (30/7/2026).

Rincian Dua Klaster Perkara Korupsi Pemalang:

  • Klaster Pertama: Kasus dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terhadap para bawahannya (perangkat daerah) serta pihak swasta di lingkungan Pemkab Pemalang.

  • Klaster Kedua: Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum internal KPK terhadap Bupati Pemalang yang terjaring dalam pusaran perkara yang sama.

Keterlibatan Oknum Staf Administrasi KPK dan Profil Tersangka

Salah satu fakta paling mengejutkan dalam penyidikan kasus korupsi Pemkab Pemalang ini adalah terungkapnya keterlibatan oknum internal KPK. Budi Prasetyo membenarkan bahwa salah satu dari empat tersangka merupakan staf administrasi di lembaga antirasuah tersebut yang berasal dari instansi kepolisian.

“Yang bersangkutan merupakan staf administrasi pada Komisi Pemberantasan KPK yang benar merupakan perbantuan ya dari instansi Kepolisian,” ucap Budi menegaskan.

Secara keseluruhan, berikut adalah daftar empat tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang:

  1. Anom Widiyantoro (Bupati Pemalang)

  2. Mohamad Haris alias Gus Haris (Orang kepercayaan atau orang dekat Bupati)

  3. Lilik Budi Suprianto (Pihak swasta / ayah dari Setya Budi Dias)

  4. Setya Budi Dias (Staf Administrasi KPK / unsur perbantuan Polri)

Keempat tersangka yang terjaring dalam OTT sejak Selasa (28/7/2026) ini kini telah resmi ditahan oleh KPK. Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 30 Juli sampai dengan 18 Agustus 2026 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK guna kepentingan pengembangan penyidikan lebih lanjut.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelat Mobil di Sragen Dianggap 'Jorok' dan Tak Sesuai Standar, Pengemudi Kena Tilang

    Pelat Mobil di Sragen Dianggap ‘Jorok’ dan Tak Sesuai Standar, Pengemudi Kena Tilang

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pengemudi mobil dengan nomor polisi (nopol) tak sesuai standar meminta maaf usai kena tilang petugas kepolisian. Pasalnya, pelat nomor “AD1 84WOK” tersebut sempat memicu kontroversi lantaran dianggap tidak senonoh. Menurut klarifikasi N, pengemudi kendaraan roda empat itu, nopol tersebut seharusnya bertuliskan “AD 184 WOK” sesuai dengan BPKB dan STNK. Namun, tulisan tersebut dimodifikasi, […]

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui usai menyalurkan bantuan simbolis Alsintan di halaman Dintanpang, Rabu (03/12/2025). (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Pemkab Rembang Bakal Usulkan Bantuan Combine untuk Petani ke Pusat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno menyampaikan bahwa kekurangan combine untuk pemanen padi masih menjadi masalah di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Bupati Rembang Harno usia memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) di halaman Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Rembang, Rabu (03/12/2025) pagi. Ia akan berusaha mengusulkan bantuan alsintan combine kepada Pemerintah Pusat. “Yang jelas yang […]

  • pemakaman

    Penemuan Pemakaman Prajurit Zaman Perunggu Berusia 3.800 Tahun di Azerbaijan

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Azerbaijan kembali menjadi sorotan dunia arkeologi setelah para peneliti berhasil menemukan sebuah makam Zaman Perunggu yang diperkirakan berusia sekitar 3.800 tahun. Situs pemakaman yang unik ini berisi jenazah seorang prajurit bertubuh jangkung yang memegang sebuah tombak bercabang empat, sebuah artefak langka yang menunjukkan statusnya sebagai pejuang dan kemungkinan pemimpin militer di zamannya. Lokasi dan […]

  • usia

    Menemukan Arti Hidup di Usia 40-an Lewat The Art of Slow Living

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Memasuki usia 40-an sering kali dianggap sebagai titik balik dalam kehidupan seseorang. Banyak yang menyebutnya sebagai fase midlife, di mana tekanan karier, tanggung jawab keluarga, dan pencarian makna hidup datang bersamaan. Tidak heran jika banyak individu pada usia ini mulai mempertanyakan kebahagiaan sejati. Salah satu pendekatan yang kini semakin populer dan relevan untuk menemukan […]

  • 2026, Rembang Bakal Bangun Pengelolaan TPST RDF dari Pemerintah Pusat

    Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal membangun pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu refuse derived fuel (TPST RDF) di tempat pembuangan akhir (TPA) Landoh tahun 2026 mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi mengatakan bahwa pembangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Adapun anggaran […]

  • Kades di Banyumas Diduga Selewengkan APBDes, Negara Rugi Lebih dari Rp700 Juta

    Kades di Banyumas Diduga Selewengkan APBDes, Negara Rugi Lebih dari Rp700 Juta

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepala desa di Kabupaten Banyumas inisial K alias Sower (55) diduga menyelewengkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sejak tahun 2019 hingga 2023. Ia diduga berkongkalikong dengan seorang mantan perangkat desa. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, polisi telah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Sower selaku Kepala Desa Klapagading Kulon dan PM (63) […]

expand_less