Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Bullying di Pati Jadi Sorotan, Wagub Jateng: Ini PR Bersama

Kasus Bullying di Pati Jadi Sorotan, Wagub Jateng: Ini PR Bersama

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
  • visibility 45

Kabarjatengterkini.com – Kasus dugaan perundungan (bullying) di Kabupaten Pati menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Permasalahan ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang perlu diatasi oleh semua pihak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyebut bahwa pencegahan perundungan tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah maupun pesantren saja, namun juga melibatkan keluarga dan masyarakat.

“Bullying ini menjadi PR kita bersama. Bukan hanya di sekolah-sekolah, tetapi juga sampai ke pesantren. Karena itu, kita harus betul-betul melakukan langkah pencegahan dan edukasi,” kata Taj Yasin.

Sampai saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mendorong berbagai upaya preventif, salah satunya melalui Forum Anak Pesantren. Selain itu, penguatan karakter sejak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Kemarin saat Rapat Koordinasi PAUD, kami menyampaikan bahwa salah satu yang harus dibekali kepada para guru adalah bagaimana menciptakan suasana yang nyaman bagi anak-anak. Jangan sampai mereka diberikan beban yang berlebihan,” ujarnya.

Lebih lanjut, terkait kasus bullying harus dilihat akar persoalannya untuk mengetahui penyebab perundungan, sehingga dapat diidentifikasi dan ditangani secara tepat. Perlu dilakukan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua guna memantau perkembangan perilaku anak.

“Permasalahan itu harus kita analisis. Jangan-jangan sumbernya ada di lingkungan sekitar, kemudian terbawa ke sekolah. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya dilakukan di lingkungan sekolah,” katanya.

“Kita harapkan sekolah-sekolah memiliki komunikasi yang baik dengan orang tua. Bagaimana perilaku anak di sekolah dan bagaimana perilaku mereka di rumah harus saling diketahui. Dengan begitu, potensi bullying bisa ditekan sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, meningkatnya laporan kasus perundungan menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap dugaan kekerasan terhadap anak. Dengan penanganan tepat, diharapkan anak bisa belajar di lingkungan yang aman dan nyaman.

“Dengan adanya aduan-aduan ini saya justru senang. Artinya, semakin banyak yang berani melapor, semakin banyak pula kasus yang bisa kita tangani. Itu menunjukkan kepedulian masyarakat semakin baik,” katanya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Pemprov Jateng Bakal Terapkan Kurikulum Perkoperasian di SD-SMA

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kurikulum perkoperasian akan diterapkan di jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Jawa Tengah. Penerapan kurikulum tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan generasi muda terkait ekonomi kerakyatan sejak dini. Hal ini dinilai penting karena secara konsep koperasi menggabungkan antara bisnis dan sosial. Kurikulum perkoperasian nantinya akan memuat materi-materi untuk memberikan pemahaman mengenai sistem dan esensi […]

  • Foto : Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkopukm) Kabupaten Rembang, Muh. Mahfudz. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Puluhan Desa di Rembang Belum Punya Lahan Tanah untuk Pendirian Kopdes Merah Putih

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Puluhan desa dan kelurahan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah belum mempunyai lahan untuk proses mendirikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) (Dindagkopukm) Kabupaten Rembang, Muh. Mahfudz. Menurut data yang dihimpun oleh Dindagkopukm Rembang, tercatat ada sejumlah 33 desa atau […]

  • kasus

    TNI Telusuri Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Janji Transparansi dan Profesionalisme

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut menelusuri kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang sempat menggegerkan publik. Langkah ini diambil untuk menanggapi opini yang berkembang di masyarakat yang mengaitkan institusi TNI dengan insiden tersebut. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa TNI telah melakukan […]

  • 600 Orang dari Kelompok Rentan Terima Bantuan Beras dari Pemprov Jateng

    600 Orang dari Kelompok Rentan Terima Bantuan Beras dari Pemprov Jateng

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 600 orang dari kelompok rentan mendapatkan bantuan berupa beras dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Adapun yang termasuk kelompok rentan meliputi buruh tani, penggali kubur, janda, tukang parkir, ojek pangkalan, dan lainnya. Diketahui, setiap penerima mendapatkan bantuan beras beberat 10kg, sehingga total bantuan yang digelontorkan sebanyak 6 ton. Penyerahan bantuan […]

  • pati

    Update Kasus Ponpes Ndholo Kusumo Pati: Makin Banyak Santri Berani Bersuara, Korban Kini Jadi 3

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 91
    • 0Komentar

    PATI, Kabarjatengterkini.com – Kasus dugaan kekerasan seksual yang mengguncang lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus bergulir. Pihak kepolisian mengungkapkan adanya fakta baru yang cukup mengejutkan. Jumlah santriwati yang menjadi korban kebejatan oknum pimpinan ponpes, Kiai Ashari, kini resmi bertambah. Jika sebelumnya hanya ada satu orang korban yang […]

  • Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang pelajar sekolah vokasi di Thailand, Kanlaya (19) ditemukan tak sadarkan diri usai mengonsumsi sebotol jus kratom atau sekitar 1,5 liter sebelum tidur. Setelah diperiksa, nahas, mahasiswa tersebut sudah tewas. Menurut laporan Bangkok Post, penemuan jenazah Kanlaya terjadi padi Sabtu (6/7/2025) pagi dalam kamar kosnya Khlong Charoen di Udon Thani, Thailand. “Polisi, tim […]

expand_less