Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Duduki Gedung DPRD, Protes Kebijakan Pajak dan Tunjangan Pejabat

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Duduki Gedung DPRD, Protes Kebijakan Pajak dan Tunjangan Pejabat

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
  • visibility 59

Kabarjatengterkini.com– Aksi unjuk rasa dalam rangka Reuni Akbar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang digelar pada Kamis (13/8/2026) berlangsung panjang dan memanas. Aksi yang dimulai dengan orasi di depan Gedung DPRD Pati sejak siang hingga petang tersebut berlanjut dengan aksi “pendudukan” kantor wakil rakyat pada malam harinya. Ratusan massa aksi mulai memasuki area gedung DPRD sekitar pukul 18.30 WIB dan baru meninggalkan lokasi kurang lebih tiga jam kemudian.

Massa Duduki Gedung DPRD Pati dan Tuntut Kehadiran Anggota Dewan

Selama aksi pendudukan berlangsung, massa AMPB dengan tegas melarang para anggota DPRD Pati meninggalkan lokasi. Massa mendesak Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, agar segera memanggil seluruh anggota dewan yang tidak berada di tempat untuk menyusul ke gedung legislatif.

Berdasarkan pantauan di lapangan, hanya belasan anggota dewan yang berada di Ruang Rapat Paripurna bersama massa AMPB, termasuk Ketua DPRD beserta tiga wakilnya.

Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto, menegaskan bahwa pihaknya meminta seluruh anggota DPRD Pati hadir guna menandatangani surat persetujuan untuk mendukung pemenuhan empat tuntutan utama rakyat.

“Sahkan UU Perampasan Aset, hukum mati koruptor, hapus semua pajak yang memberatkan rakyat, dan revisi tunjangan-tunjangan anggota DPRD,” seru Teguh di hadapan para wakil rakyat.

Kendati demikian, massa tetap memberikan ruang dispensasi bagi anggota dewan yang memiliki uzur atau kondisi mendesak dengan syarat harus menyampaikan izin resmi. Contohnya ditunjukkan oleh anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Suyono, yang membuat surat izin pulang karena adiknya sakit disertai komitmen tertulis untuk kembali ke Gedung DPRD Pati setelah urusannya selesai.

Audiensi Buntu Terkait Poin Hukuman Mati Koruptor

Aksi pendudukan Gedung DPRD Pati akhirnya usai setelah AMPB memutuskan untuk “menarik mundur pasukan” pada pukul 21.40 WIB. Langkah ini diambil menyusul audiensi antara perwakilan massa dan pihak dewan yang menemui jalan buntu akibat tidak tercapainya kesepakatan menyeluruh pada semua poin tuntutan.

Teguh Istiyanto menyatakan kekecewaannya atas sikap para anggota dewan yang dinilai kurang serius dalam menampung aspirasi masyarakat. Menurutnya, pihak DPRD terkesan enggan menemui rakyat secara terbuka dan menunjukkan gelagat terburu-buru untuk mengakhiri pertemuan.

“Mereka sebenarnya saya tahu, di awal sudah gelisah. Bagaimana caranya menghindari kami. Dan kami sampaikan keprihatinan, kenapa anggota dewan itu tidak mau menerima kedatangan kami sebagai rakyat,” ungkap Teguh usai keluar dari lokasi.

Perundingan yang berjalan alot tersebut utamanya tertahan pada pembahasan poin tuntutan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi. Pihak dewan dikabarkan menolak opsi hukuman mati secara spesifik dan hanya bersedia menyetujui redaksi “hukuman maksimal”, sementara massa AMPB bersikeras pada tuntutan awal mereka.

Sorotan Tajam terhadap Alokasi APBD dan Pajak Daerah

Selain substansi hukum, Teguh juga mengkritisi argumen tim hukum DPRD yang dinilainya terlalu berlindung di balik alasan regulasi, khususnya dalam menyikapi persoalan pajak daerah. Ia menyoroti klaim dewan yang menyebut bahwa pungutan pajak diperuntukkan sepenuhnya bagi pembangunan daerah.

“Di APBD Kabupaten Pati ini untuk pembangunan kan cuma 7 persen dari total semua belanja. Jadi sebenarnya untuk masalah pajak itu yang dari rakyat ke pemerintah, 90 persen untuk biaya operasional: gaji, tunjangan, fasilitas, dan sebagainya,” tegas Teguh secara blak-blakan.

Meski aksi unjuk rasa malam hari tersebut berakhir tanpa membuahkan hasil penuh, pihak AMPB memastikan bahwa perjuangan mereka belum usai. Mereka berencana segera melakukan konsolidasi internal guna menjadwalkan aksi demonstrasi lanjutan hingga seluruh tuntutan rakyat benar-benar dipenuhi.

Tanggapan Ketua DPRD Kabupaten Pati

Sebelum aksi pendudukan terjadi, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, sempat menemui massa aksi di halaman depan Gedung DPRD Pati pada sore harinya. Menanggapi desakan agar DPRD Pati segera menggelar sidang paripurna guna mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset, Ali menyatakan bahwa pihaknya sepakat dan siap memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Pusat.

Namun, ia menjelaskan bahwa sidang paripurna tidak dapat dilakukan secara serta-merta karena terikat oleh mekanisme dan tahapan internal dewan.

“Pada prinsipnya kami DPRD, meskipun tidak harus di sidang paripurna, kami menyetujui atau sepakat Undang-Undang Perampasan Aset itu disahkan oleh Pemerintah Pusat. Karena ini kan menjadi domainnya Pemerintah Pusat, bukan domainnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pati,” jelas Ali.

Ia menambahkan bahwa proses penjadwalan sidang paripurna membutuhkan waktu dan tahapan tersendiri sehingga tidak bisa digelar secara mendadak. Kendati demikian, pihak pimpinan dewan tetap mengapresiasi langkah AMPB yang dinilai memiliki niat baik demi mendukung pencegahan dan penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyoroti layanan pendidikan dalam penanganan pascabencana akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, beberapa waktu lalu. Agustina menyampaikan, anak-anak yang berada di lokasi terdampak banjir harus tetap mendapatkan layanan pendidikan. Maka dari itu, pihaknya berusaha memastikan sekolah-sekolah di sekitar tetap beroperasi dengan baik. “Yang kami baru […]

  • Musim Penghujan Mulai Melanda, Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Berikut

    Musim Penghujan Mulai Melanda, Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Berikut

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Jawa Tengah diminta waspada terhadap penyakit yang sering terjangkit selama musim penghujan. Salah satunya, yakni leptospirosis yang meresahkan banyak orang lantaran bisa berakibat fatal. Menurut informasi, leptospirosis merupakan penyakit yang berasal dari infeksi bakteri leptospira interrogans. Bakteri tersebut menginfeksi hewan seperti tikus, kemudian menularkan ke manusia melalui urine. Dalam beberapa kasus, penyakit […]

  • Kepala DPMPTSP Jateng, Sakina Rosellasari,

    Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp66 Triliun, Serap Hingga 300 Ribu Tenaga Kerja

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 211
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Realisasi investasi Jawa Tengah menyentuh Rp66 triliun hingga September 2025 atau telah mencapai lebih dari 84 persen dari target tahunan. Investasi tersebut banyak dilakukan di daerah kawasan industri oleh pemodal asing maupun dalam negeri. Beberapa di antaranya seperti Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Batang. Adapun investasi asing didominasi di […]

  • Stakeholder Duduk Bersama Bahas Persoalan Pangan Nasional di Jawa Tengah

    Stakeholder Duduk Bersama Bahas Persoalan Pangan Nasional di Jawa Tengah

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle ilham wiji
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Persoalan pangan nasional menjadi topik pembahasan pada kegiatan focus droup discussion (FGD) yang bertema ‘Politik Beras dan Beras Politik’. FGD digelar di Hotel New Merdeka Pati, Jawa Tengah, Sabtu (29/11/2025). Sebanyak empat Narasumber duduk bersama untuk melakukan diskusi persoalan pangan Nasional, serta dihadiri pula sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, DPRD Kabupaten Pati […]

  • Heboh Video Deretan Motor Berlogo BGN, Dadan Ungkap Pengadaan untuk Kepala SPPG

    Heboh Video Deretan Motor Berlogo BGN, Dadan Ungkap Pengadaan untuk Kepala SPPG

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh video di media sosial yang menampilkan deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut pihak BGN, kendaraan itu merupakan pengadaan yang telah dianggarkan sejak tahun 2025. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa deretan motor yang ditampilkan di video merupakan pengadaan motor listrik bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi […]

  • ridwan kamil

    KPK Bakal Panggil Lagi Ridwan Kamil, Dalami Dugaan Aset Tak Dilaporkan di LHKPN

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemanggilan ini berkaitan dengan pendalaman sejumlah aset yang diduga tidak dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) saat Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih […]

expand_less