Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Freddy Damanik Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Freddy Damanik Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 303

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Wakil Ketua Umum relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Kamis (17/7) untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Pemeriksaan ini menjadi bagian dari lanjutan penyidikan yang telah resmi ditangani oleh Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Freddy tiba di lokasi pemeriksaan sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengenakan jas abu-abu dan kemeja hitam. Dalam keterangannya kepada wartawan sebelum masuk ruang penyidikan, Freddy menyebut dirinya hadir sebagai saksi dalam perkara yang dilaporkan langsung oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

“LP Pak Jokowi ini sudah naik ke penyidikan maka konsekuensinya saya harus memberikan keterangan sebagai saksi dalam perkara ini,” ujarnya.

Freddy menegaskan bahwa ia tidak membawa dokumen atau bukti fisik apa pun ke dalam ruang pemeriksaan. Menurutnya, keterangannya akan fokus pada klarifikasi dan penjelasan sesuai data serta informasi yang sudah tersedia di penyidik.

“Saya sih tidak membawa bukti apa pun karena saya lebih kepada memberikan keterangan yang sudah ada,” tambah Freddy.

Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Tahap Penyidikan

Kasus dugaan ijazah palsu Jokowi ini sebelumnya dilaporkan ke beberapa Polres di wilayah hukum DKI Jakarta. Setelah dilakukan pemetaan dan telaah oleh pihak kepolisian, laporan-laporan tersebut kemudian dilimpahkan dan dikonsolidasikan ke Polda Metro Jaya. Saat ini, penanganan kasus tersebut sudah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Peningkatan status perkara ini menandakan bahwa penyidik telah menemukan dugaan awal adanya unsur pidana dalam laporan tersebut, meski belum menetapkan tersangka. Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya kini menjadi unit yang bertanggung jawab dalam penanganan kasus ini.

Sumber internal di Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa pemanggilan Freddy Damanik dilakukan karena yang bersangkutan dianggap memiliki informasi penting yang bisa membantu menguatkan atau membantah tuduhan terkait keaslian ijazah Presiden Jokowi.

Projo Belum Beri Pernyataan Resmi

Hingga saat ini, Projo, organisasi relawan yang dikenal sebagai pendukung setia Presiden Jokowi sejak Pemilu 2014, belum memberikan keterangan resmi terkait pemanggilan salah satu pimpinan mereka tersebut. Freddy sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh yang cukup vokal dalam berbagai isu politik nasional, termasuk dalam pembelaan terhadap Presiden Jokowi.

Meski Freddy hadir sebagai saksi, pemeriksaan ini menjadi sorotan media karena menyangkut reputasi kepala negara. Dugaan pemalsuan ijazah merupakan tudingan serius yang bisa berdampak pada citra lembaga kepresidenan jika tidak segera diluruskan.

Kronologi Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Kasus ini bermula dari laporan beberapa pihak yang meragukan keaslian ijazah pendidikan Presiden Jokowi, mulai dari tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi. Meskipun sebelumnya pihak Istana dan sejumlah institusi pendidikan telah membantah tudingan tersebut, laporan tetap dilayangkan ke pihak berwenang.

Presiden Jokowi kemudian melaporkan balik pihak-pihak yang menyebarkan informasi hoaks tentang ijazah palsunya. Laporan tersebut mencakup tuduhan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong. Langkah hukum ini ditempuh sebagai bentuk perlindungan terhadap integritas pribadi dan jabatan Presiden RI.

Respons Publik dan Media Sosial

Isu ijazah palsu Jokowi ini kembali memanas di media sosial setelah masuk ke tahap penyidikan. Berbagai komentar netizen memadati platform seperti X (Twitter), Instagram, dan Facebook, dengan tagar seperti #IjazahAsliJokowi dan #KasusFreddyDamanik sempat menjadi trending.

Sejumlah tokoh politik dan akademisi juga ikut angkat bicara, menekankan pentingnya penyelesaian kasus ini secara transparan agar tidak menjadi alat politik yang merugikan semua pihak menjelang kontestasi Pilpres 2029.

Polda Metro Jaya Janji Transparansi

Polda Metro Jaya melalui Humas-nya menyatakan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Publik dijanjikan akan mendapatkan informasi secara berkala terkait perkembangan kasus ini.

“Kami akan menyampaikan update sesuai dengan tahapan hukum yang berlaku. Yang pasti, semua pihak yang relevan akan dimintai keterangan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.

Dengan pemeriksaan Freddy Damanik hari ini, publik kini menanti langkah lanjutan dari Polda Metro Jaya, termasuk siapa saja saksi berikutnya yang akan dipanggil, serta kemungkinan adanya tersangka jika ditemukan bukti kuat selama proses penyidikan

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Muhammad Jamaludin. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Kunjungan Wisatawan ke Rembang Tembus 1 Juta Lebih, Pantai Karangjahe Jadi Primadona

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kunjungan wisatawan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah tembus 1.897.720 orang, Pantai Karangjahe masih menjadi primadona. Angka itu tercatat selama periode Januari hingga Oktober 2025. Angka itu dimungkinkan masih bisa naik hingga akhir tahun nanti. Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Muhammad Jamaludin mengatakan bahwa 1.897.720 orang itu berdasarkan […]

  • 18 agustus

    18 Agustus 2025 Resmi Jadi Hari Libur Nasional: Kesempatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kreativitas

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro resmi menetapkan tanggal 18 Agustus 2025 sebagai Hari Libur Nasional. Keputusan ini diumumkan secara resmi pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Kompleks Istana Kepresidenan, sebagai tanggapan atas jatuhnya tanggal 17 Agustus 2025—Hari Kemerdekaan RI—pada hari Minggu. Alasan Pemerintah Menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Libur […]

  • Anggota DPR RI Edy Wuryanto

    Anggota DPR RI Dorong Perda Terkait Produk UMKM Lokal Pasok Dapur MBG

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Anggota DPR RI sarankan agar setiap pemerintah daerah membuat Perda (peraturan daerah) yang mengatur rantai pasok dapur MBG. Dengan Perda ini, pelaku UMKM lokal bisa turut berperan dalam menyukseskan program prioritas pemerintah RI. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPR RI Edy Wuryanto saat menghadiri sosialisasi program MBG bersama perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi […]

  • ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah diharapkan bisa bekerja lebih kreatif dan inovatif. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa birokrasi tidak hanya berorientasi pada eksekusi anggaran, tetapi juga perlu terobosan, inisiatif, dan kesadaran kolektif untuk menghasilkan pelayanan maksimal. “Kita tidak akan punya hasil maksimal kalau hanya mengandalkan rutinitas,” ujar Luthfi, […]

  • purbaya

    Menkeu Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI untuk Perkuat Likuiditas

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengalirkan dana sebesar Rp 200 triliun ke lima bank pelat merah, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI. Dana yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia (BI) ini mulai masuk ke masing-masing bank pada Jumat sore (12/9/2025). Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk […]

  • Mobil Seruduk Pejalan Kaki di Purwokerto, 2 Tewas 3 Luka-luka

    Mobil Seruduk Pejalan Kaki di Purwokerto, 2 Tewas 3 Luka-luka

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Purwokerto, Kabarjatengterkini.com – Terjadi kecelakaan maut di Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Kamis (13/11/2025) pagi sekitar jam 07.25 WIB. Kasat Lantas Polresta Banyumas Kompol Harman Rumenengge Sitorus menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil dengan pengemudi SA (37) menabrak sejumlah pejalan kaki dan kendaraan yang terparkir di pinggir jalan DI Panjaitan, Kelurahan Purwokerto Kulon. “Mobil Honda Freed […]

expand_less