Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pembangunan 20 Titik Sumur 2027 di Pati: Gunakan Teknologi Penetralisir Air Payau

Pembangunan 20 Titik Sumur 2027 di Pati: Gunakan Teknologi Penetralisir Air Payau

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 3

Pati, Kabarjatengterkini.com – Ada dua solusi jangka panjang dalam rangka penanganan masalah kekeringan dan krisis air di Kabupaten Pati. Salah satunya, Pemerintah Kabupaten Pati bakal membangun sebanyak 20 titik sumur pada tahun 2027 mendatang.

Hal ini turut disampaikan oleh Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya. Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong pemulihan fungsi hutan lindung sebagai daerah resapan air.

“Penanganan kekeringan membutuhkan kesadaran kolektif untuk mengembalikan fungsi hutan lindung,” ujarnya, Jumat (30/10/2026), dikutip RRI.

Upaya pemulihan kawasan resapan air dilakukan dengan gerakan penanaman vegetasi-vegetasi yang dapat menyimpan air guna mengurangi risiko krisis air saat musim kemarau. Kawasan tersebut seperti di Pegunungan Kendeng dan Muria Timur.

Pemulihan kawasan hutan lindung untuk resapan air memerlukan peran berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

Lebih lanjut, pemerintah daerah juga akan memulai pembangunan 20 titik sumur tahun depan. Rencana ini turut mempertimbangkan kondisi air tanah di sejumlah wilayah. Teknologi penetralisir air payau diharapkan bisa menyediakan air yang layak dan bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Pati juga merencanakan pembuatan 20 titik sumur dalam berteknologi penetralisir air payau pada tahun 2027 sebagai solusi permanen,” lanjut dia.

Sebelumnya, 84 desa di 12 kecamatan Kabupaten Pati mengalami kekeringan selama musim kemarau 2026. Penanganan darurat wilayah kekeringan selama ini masih dilakukan melalui distribusi air bersih secara berkala.

“Kekeringan di Pati masih terjadi karena hujan belum merata dan intensitasnya rendah,” kata dia. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Banjarnegara Ditargetkan Rampung 2026

    Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Banjarnegara Ditargetkan Rampung 2026

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini – Sebuah lahan di Kelurahan Wangon, Kecamatan Banjarnegara disiapkan sebagai lokasi permanen program Sekolah Rakyat. Adapun bangunan sekolah ditargetkan selesai dibangun pada tahun 2026 mendatang. “Saat ini pembangunan sekolah permanen tengah berproses, mudah mudahan tahun depan sekolah rakyat bisa hadir di Banjarnegara seutuhnya,” kata Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana baru-baru ini. Sementara itu, penyediaan […]

  • shayne pattynama

    Shayne Pattynama Akhirnya Buka Suara soal Transfer Kilat ke Persija Jakarta

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Bintang Timnas Indonesia Shayne Pattynama akhirnya angkat bicara mengenai kepindahannya yang terbilang cepat ke Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Pemain berposisi bek kiri tersebut resmi bergabung dengan Macan Kemayoran setelah didatangkan dari klub Thailand, Buriram United. Persija Jakarta mengikat Shayne Pattynama dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun disertai opsi perpanjangan. […]

  • Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berbekal dari Kegelisahan

    Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berawal dari Kegelisahan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 237
    • 0Komentar

      Klaten, Kabarjatengterkini.com – Pengarajin lurik di Desa Karangasem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten berinovasi dengan membuat alat tenun bukan mesin portabel. Alat itu disebut satu-satunya di Kabupaten Klaten. Inovasi tersebut turut diapresiasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan meminta perangkat desa terus melakukan pendampingan. Menurutnya, terobosan alat tenun portabel itu bisa memperkuat industri lurik […]

  • Seluruh Daerah di Jawa Tengah Didorong Agar Lebih Sering Gelar Forum Investasi

    Seluruh Daerah di Jawa Tengah Didorong Agar Lebih Sering Gelar Forum Investasi

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk menambah lebih banyak forum investasi. Hal ini ditujuan untuk memperluas peluang investasi baru, sekaligus menggenjot perekonomian di Jawa Tengah. “Termasuk daerah lain kita dorong untuk mengadakan event-event forum investasi, untuk menumbuhkembangkan ekonomi baru,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Forum-forum investasi penting dilakukan secara masif agar […]

  • resep

    Resep Praktis Kerang Dara Saus Tiram, Nikmat dan Cocok untuk Hidangan Sehari-hari

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kerang dara adalah salah satu hidangan laut favorit yang mudah ditemukan dan sangat populer sebagai lauk rumahan. Selain rasanya yang gurih dan lezat, kerang dara juga kaya akan nutrisi, seperti protein tinggi dan berbagai mineral penting. Salah satu cara paling mudah dan cepat untuk mengolah kerang dara adalah dengan saus tiram. Resep kerang dara […]

  • Pilihan Menu untuk Program MBG di Jateng Bakal Dievaluasi Setiap Hari

    Pilihan Menu untuk Program MBG di Jateng Bakal Dievaluasi Setiap Hari

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pilihan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan disalurkan kepada penerima manfaat di Jawa Tengah (Jateng), bakal dievaluasi. Adapun indikatornya menggunakan jumlah makanan yang tersisa setiap harinya. Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Jawa Tengah (Jateng) menyebutkan, langkah ini dilakukan agar menu yang dibuat bisa lebih dinikmati. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi […]

expand_less