Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » Sudamala Resort Luncurkan Program Konservasi Terumbu Karang di Flores: Selamatkan Ekosistem Laut Indonesia

Sudamala Resort Luncurkan Program Konservasi Terumbu Karang di Flores: Selamatkan Ekosistem Laut Indonesia

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 239

Kabarjatengterkini.com – Komitmen terhadap kelestarian lingkungan kembali diperlihatkan sektor pariwisata. Sudamala Resort Seraya, yang terletak di Pulau Seraya Kecil, Flores, resmi meluncurkan program konservasi terumbu karang. Inisiatif ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Yayasan Sudamala Bumi Insani (YSBI) dan organisasi lingkungan Blue Harmony Bali.

Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk melindungi dan memulihkan ekosistem bawah laut yang ada di kawasan wisata unggulan Nusa Tenggara Timur. Tak hanya untuk memperkuat daya tarik pariwisata berkelanjutan, inisiatif ini juga menjadi bentuk nyata tanggung jawab sektor swasta terhadap lingkungan laut yang kian terancam.

Fokus Program: Konservasi Terumbu Karang dengan Teknologi Global

Mengusung metode Assisted Reef Restoration System, pendekatan ini telah terbukti secara global sebagai teknik efektif dalam restorasi ekosistem terumbu karang yang rusak akibat aktivitas manusia, perubahan iklim, dan bencana alam. Dalam pelaksanaannya, metode ini menggabungkan teknik rehabilitasi karang secara aktif dengan penempatan struktur buatan sebagai tempat tumbuhnya kembali koloni karang.

Survei ekologis awal telah dilakukan untuk memetakan habitat laut dan mengidentifikasi jenis karang yang mendominasi wilayah konservasi. Saat ini, tim proyek tengah menunggu proses perizinan resmi dari pemerintah untuk mulai pemasangan struktur restorasi.

“Kawasan konservasi yang ditetapkan mencakup 6,31 hektare, mencerminkan skala dan dampak besar dari inisiatif ini terhadap keanekaragaman hayati laut,” jelas Ricky Putra, Chief Operating Officer Sudamala Resorts, dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga warisan alam Indonesia.

“Kami percaya bahwa menjaga keindahan alam adalah bagian dari tanggung jawab kami. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi tamu dan masyarakat sekitar,” sambung Ricky.

Dukungan Pemerintah Daerah: Pariwisata dan Konservasi Bisa Berjalan Seiring

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, turut menyatakan dukungannya terhadap program konservasi laut ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor antara pelaku pariwisata dan organisasi lingkungan merupakan langkah nyata dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan.

“Inilah contoh nyata bagaimana sektor pariwisata dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami mendukung penuh program ini dan berharap dapat menginspirasi pihak lain untuk melakukan hal serupa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati laut di kawasan Flores, yang menjadi daya tarik utama wisata bahari dan penyelaman di NTT.

Kolaborasi Swasta dan LSM: Contoh Model Konservasi Nasional

Dari sisi pelaksana teknis konservasi, Pariama Hutasoit, perwakilan dari Blue Harmony Bali, menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, model seperti ini bisa direplikasi di wilayah pesisir lain di Indonesia yang menghadapi ancaman degradasi ekosistem laut.

“Kolaborasi ini menjadi contoh yang patut ditiru tentang bagaimana sektor swasta dan LSM dapat bekerja sama menjaga terumbu karang. Semoga proyek serupa dapat berkembang di wilayah lain di Indonesia,” tuturnya.

Blue Harmony Bali sendiri dikenal sebagai lembaga yang aktif dalam kegiatan restorasi laut, edukasi lingkungan, dan pelatihan konservasi berbasis komunitas.

Dampak Ekologis dan Ekonomi: Konservasi Bukan Sekadar Menanam Karang

Lebih dari sekadar memperbaiki kerusakan lingkungan, program konservasi ini juga diprediksi akan memberi dampak positif bagi masyarakat lokal. Ekosistem terumbu karang yang sehat akan meningkatkan populasi ikan dan biota laut lainnya, yang pada gilirannya mendukung perikanan berkelanjutan serta memperkuat potensi ekowisata.

Pulau Seraya Kecil dan perairannya dikenal sebagai surga bawah laut dengan keanekaragaman hayati tinggi. Dengan adanya program ini, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga terlibat secara langsung dalam pelestariannya melalui program edukasi atau aktivitas snorkeling dan diving yang berorientasi konservasi.

Konservasi sebagai Aset Wisata Masa Depan

Sudamala Resorts melalui program ini menunjukkan bahwa sektor perhotelan dan pariwisata bisa menjadi garda terdepan dalam perlindungan lingkungan. Di tengah ancaman perubahan iklim dan tekanan wisata massal, langkah seperti ini adalah contoh bagaimana pembangunan ekonomi bisa bersinergi dengan pelestarian lingkungan.

Dengan luas konservasi mencapai lebih dari 6 hektare, proyek ini bukan hanya ambisius, tetapi juga berpeluang menjadi kawasan rujukan konservasi terumbu karang di Indonesia bagian timur.

Sudamala Tunjukkan Kepemimpinan di Bidang Pariwisata Berkelanjutan

Program konservasi terumbu karang yang diluncurkan oleh Sudamala Resort Seraya adalah bukti bahwa sektor swasta dapat memainkan peran besar dalam menyelamatkan ekosistem laut. Melalui kerja sama yang solid dengan LSM dan dukungan penuh pemerintah daerah, inisiatif ini membuka jalan bagi model konservasi berbasis kolaborasi.

Kita harap langkah ini menjadi pemicu lebih banyak lagi aksi nyata dalam menjaga kekayaan laut Indonesia, yang merupakan salah satu aset paling berharga bagi masa depan bangsa dan dunia.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto: Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang (sumber: Pemkot Semarang)

    Walkot Ajukan Persetujuan DPRD Terkait Pembiayaan Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka peningkatan layanan masyarakat melalui pengurangan pencemaran udara, Wali Kota (Walkot) Semarang, Agustina Wilujeng melaksanakan uji coba bus listrik Trans Semarang untuk rute koridor 1 pada Rabu (05/11/2025). Pemerintah Kota (Pemkot) menghadirkan bus listrik Trans Semarang untuk moda transportasi berkelanjutan di perkotaan yang ramah emisi karbon, guna meningkatkan kualitas udara hingga […]

  • Pelaku UMKM Kini Bisa Ajukan KUR Tanpa Agunan, Maksimal 100 Juta

    Pelaku UMKM Kini Bisa Ajukan KUR Tanpa Agunan, Maksimal 100 Juta

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Tengah bisa mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa agunan. Program ini diharapkan bisa memberikan kemudahan pengusaha lokal dalam menambah modal. “Saya ingin tegaskan, pinjaman dari satu juta (rupiah) hingga seratus juta (rupah), tidak boleh diminta agunan,” kata Menteri Usaha Mikro, […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

    Disebut Bagian dari Restorative Justice, Pemprov Jeteng-Kejati Sepakati Pidana Kerja Sosial

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejak disahkan, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) berlaku mulai tahun 2026 mendatang. Sebagai persiapan, Pemprov Jateng bersama Kejaksaan Tinggi wilayah setempat menandatangani nota kesepahaman tentang pelaksanaan pidana kerja sosial. Pidana kerja sosial disebut bagian penting konsep restorative justice, dan menjadikan hukum lebih humanis. Adapun nota kesepahaman tersebut mengatur koordinasi teknis, penyediaan lokasi kerja […]

  • Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius dalam memperkuat ketahanan pangan. Sebagai wujud dari hasil upaya tersebut, Jawa Tengah meraih penghargaan sebagai Daerah Peduli Ketahanan Pangan 2025 dari Kompas TV. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno turut mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Pihaknya berjanji menjadikan capaian tersebut dijadikan […]

  • Pemkab Purbalingga Berkomitmen Lestarikan Pertunjukan Kentongan

    Pemkab Purbalingga Berkomitmen Lestarikan Pertunjukan Kentongan

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berkomitmen melestarikan kebudayaan lokal daerah. Adapun salah satu budaya yang menjadi khas kabupaten tersebut adalah pertunjukan kentongan. “Komitmen kami adalah untuk melestarikan budaya yang menjadi ciri khas Purbalingga. Pemerintah memiliki rasa dan tanggung jawab agar budaya lokal bisa terus dilestarikan,” ujar Bupati Fahmi Muhammad Hanif, Minggu (12/10/2025). Pelestarian […]

  • Kebutuhan DOC FS di Pati Capai 33 juta Ekor per Tahun

    Kebutuhan DOC FS di Pati Capai 33 juta Ekor per Tahun

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kebutuhan Day Old Chick Final Stock Broiler (DOC FS) atau ayam umur sehari yang dibesarkan menjadi ayam pedaging di Kabupaten Pati mencapai 33 juta ekor per tahun. Kebutuhan tersebut biasanya dipenuhi per lima hingga tujuh siklus pemeliharaan. Kendati demikian, DOC FS Broiler disebut mengalami kelangkaan, menyebabkan harganya melonjak dari sekitar Rp5 ribu […]

expand_less