Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Sering Cabut Uban? Hati-Hati, Ini Dampaknya untuk Kesehatan Rambut

Sering Cabut Uban? Hati-Hati, Ini Dampaknya untuk Kesehatan Rambut

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 72

Kabarjatengterkini.com– Munculnya rambut putih atau uban sering kali menjadi momok bagi sebagian orang, terutama ketika terjadi di usia muda. Banyak orang tergoda untuk mencabut rambut putih karena menganggapnya mengganggu penampilan atau menjadi tanda penuaan dini. Namun, apakah benar mencabut rambut putih itu berbahaya? Kenapa tidak boleh mencabut rambut putih?

Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang alasan ilmiah dan kesehatan di balik larangan mencabut rambut putih, serta alternatif terbaik yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya.

Apa Itu Rambut Putih?

Rambut putih, atau uban, terbentuk akibat hilangnya pigmen melanin pada folikel rambut. Melanin adalah zat yang memberi warna pada rambut, kulit, dan mata. Seiring bertambahnya usia, produksi melanin dalam tubuh akan menurun, sehingga rambut perlahan-lahan kehilangan warnanya dan berubah menjadi putih atau abu-abu.

Namun, uban juga bisa muncul lebih cepat karena berbagai faktor seperti genetik, stres, kekurangan nutrisi, atau kondisi medis tertentu. Dalam kondisi ini, uban bisa muncul bahkan pada usia 20-an atau 30-an.

Alasan Kenapa Tidak Boleh Mencabut Rambut Putih

Mencabut satu atau dua helai rambut putih mungkin terlihat sepele. Tapi sebenarnya, ada beberapa alasan penting mengapa kebiasaan ini sebaiknya dihindari.

1. Folikel Rambut Bisa Rusak

Saat kamu mencabut rambut dari akarnya, folikel rambut yang berada di bawah kulit kepala bisa mengalami trauma. Jika dilakukan berulang kali, folikel tersebut bisa rusak secara permanen dan tidak mampu lagi menumbuhkan rambut baru. Akibatnya, area kulit kepala bisa menjadi botak secara perlahan.

2. Meningkatkan Risiko Infeksi Kulit Kepala

Mencabut rambut secara paksa dapat menyebabkan luka kecil di kulit kepala. Luka ini bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri dan menyebabkan infeksi kulit. Dalam beberapa kasus, infeksi ini bisa menyebabkan peradangan, nyeri, atau bahkan kondisi kulit yang lebih serius seperti folikulitis.

3. Menyebabkan Pertumbuhan Rambut Tidak Normal

Rambut yang dicabut tidak akan tumbuh menjadi dua atau lebih. Ini adalah mitos yang sering dipercaya. Namun, mencabut rambut secara terus-menerus bisa mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan menyebabkan rambut baru tumbuh dengan tekstur yang berbeda, seperti lebih kasar atau lebih tipis.

4. Tidak Menghentikan Pertumbuhan Uban

Salah satu kesalahpahaman terbesar adalah anggapan bahwa mencabut rambut putih akan mencegah uban tumbuh. Faktanya, rambut putih akan tetap tumbuh kembali karena akar rambut yang memproduksi melanin sudah berhenti bekerja. Jadi, mencabutnya tidak akan mengubah proses alami ini.

Alternatif Aman Mengatasi Rambut Putih

Alih-alih mencabut rambut putih, ada beberapa cara yang lebih aman dan efektif untuk mengatasi atau menyamarkan uban:

1. Gunakan Pewarna Rambut Alami

Kamu bisa menggunakan pewarna rambut alami seperti henna atau bahan herbal lainnya yang lebih lembut dan tidak merusak struktur rambut. Ini adalah cara populer untuk menutupi uban tanpa merusak rambut.

2. Perbaiki Pola Makan dan Gaya Hidup

Pastikan kamu mendapatkan cukup nutrisi, terutama vitamin B12, zat besi, tembaga, dan antioksidan. Nutrisi yang tepat bisa membantu memperlambat munculnya uban. Selain itu, kelola stres dengan baik karena stres kronis juga dikaitkan dengan penuaan dini, termasuk rambut beruban.

3. Gunakan Produk Perawatan Rambut yang Tepat

Beberapa produk perawatan rambut diformulasikan untuk membantu memperlambat penuaan rambut. Pilih sampo dan kondisioner yang mengandung bahan antioksidan, biotin, atau minyak alami untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala.

Mencabut rambut putih bukanlah solusi yang tepat untuk mengatasi uban. Selain tidak efektif, kebiasaan ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada folikel rambut, meningkatkan risiko infeksi, dan menyebabkan masalah pada kulit kepala. Uban adalah bagian alami dari proses penuaan yang tidak bisa sepenuhnya dihindari.

Daripada mencabutnya, lebih baik memilih cara yang lebih aman dan alami untuk merawat rambut putih. Menjaga pola makan, mengelola stres, dan menggunakan produk perawatan rambut yang tepat adalah langkah yang lebih bijak dan bermanfaat dalam jangka panjang.

Ingat, rambut putih bukanlah aib atau tanda kelemahan. Banyak orang justru terlihat lebih elegan dan dewasa dengan sedikit uban di kepala mereka. Yang terpenting adalah merawat rambut dengan baik dan percaya diri dengan penampilan diri sendiri.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • bosan

    Anak Sering Bosan di Rumah? Ini 4 Cara Efektif Mengatasinya

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketika anak terlalu lama berada di rumah, rasa bosan adalah hal yang sangat wajar. Namun, jika dibiarkan, rasa bosan dapat memengaruhi mood, kreativitas, hingga perilaku mereka sehari-hari. Banyak orang tua kerap kebingungan karena anak terlihat gelisah, mudah marah, dan menolak melakukan aktivitas apa pun. Untuk itu, penting bagi orang tua memahami cara efektif menghadapi […]

  • rembang

    Indeks Pertanaman Padi di Kabupaten Rembang Meningkat

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Indeks pertanaman komoditas padi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mengalami peningkatan. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpang) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto saat ditemui di halaman kantor pada Rabu (03/12/2025). Ia menyebutkan, peningkatan indeks pertanaman padi tercatat di angka 45 persen. “Rembang saat dibandingkan tanaman padi tahun kemarin […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Dorong Industri Jasa Keuangan Gerakkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong Industri Jasa Keuangan (IJK) ikut menggerakkan perekonomian berbasis desa. Salah satunya dengan memfasilitasi UMKM maupun Koperasi Merah Putih. “Jasa keuangan bisa melakukan relaksasi kepada masyarakat di desa-desa, termasuk perbantuan keuangan UMKM yang di Jawa Tengah hampir 4,2 juta,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Selasa (16/9/2025). […]

  • reuni

    Jokowi Hadiri Reuni Kehutanan UGM Angkatan ’80 di Tengah Isu Ijazah Palsu

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri acara reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980 yang digelar Sabtu (26/7) pagi. Kegiatan ini berlangsung di kampus UGM Yogyakarta dengan tema bertajuk “SPIRIT 80: Guyub, Rukun, Migunani”. Kehadiran Jokowi menjadi sorotan, bukan hanya karena statusnya sebagai alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980, tetapi […]

  • Dintanpan Rembang Usulkan Tambahan Kuota Pupuk ZA ke Pemerintah Pusat

    Pemkab Rembang Usulkan Tambahan Kuota Pupuk ZA ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang lewat Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) mengusulkan tambahan kuota pupuk ZA kepada pemerintah pusat. Ini sebagai respon keluhan para petani mengenai minimnya ketersediaan pupuk ZA. Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menjelaskan, ada kebijakan baru terkait jenis pupuk yang dapat diusulkan melalui mekanisme resmi. Saat ini ZA menjadi […]

  • Foto: Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang (sumber: Pemkot Semarang)

    Walkot Ajukan Persetujuan DPRD Terkait Pembiayaan Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka peningkatan layanan masyarakat melalui pengurangan pencemaran udara, Wali Kota (Walkot) Semarang, Agustina Wilujeng melaksanakan uji coba bus listrik Trans Semarang untuk rute koridor 1 pada Rabu (05/11/2025). Pemerintah Kota (Pemkot) menghadirkan bus listrik Trans Semarang untuk moda transportasi berkelanjutan di perkotaan yang ramah emisi karbon, guna meningkatkan kualitas udara hingga […]

expand_less