Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 7 Masalah Kulit Akibat Sinar Matahari yang Harus Kamu Tahu

7 Masalah Kulit Akibat Sinar Matahari yang Harus Kamu Tahu

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
  • visibility 79

Kabarjatengterkini.com –  Paparan sinar matahari memang memiliki manfaat, seperti membantu tubuh memproduksi vitamin D.

Namun, jika terpapar terlalu lama tanpa perlindungan, sinar ultraviolet (UV) dari matahari bisa menyebabkan berbagai masalah serius bagi kesehatan kulit.

Baik UVA maupun UVB dapat merusak jaringan kulit secara perlahan dan menimbulkan efek jangka panjang.

Berikut ini adalah 7 dampak buruk paparan sinar matahari bagi kulit yang perlu kamu waspadai:

1. Kulit Terbakar (Sunburn)

Dampak paling umum dari paparan sinar matahari berlebihan adalah sunburn atau kulit terbakar. Gejalanya berupa kulit memerah, terasa panas, perih, dan kadang melepuh. Sunburn terjadi akibat paparan sinar UVB yang merusak lapisan luar kulit.

Jika sering mengalami sunburn, risiko kerusakan kulit jangka panjang akan meningkat. Bahkan, kulit bisa mengalami pengelupasan dan peradangan yang menyakitkan.

2. Penuaan Dini (Photoaging)

Salah satu dampak jangka panjang dari sinar matahari adalah penuaan dini. Sinar UVA dapat menembus lapisan dermis kulit dan merusak kolagen serta elastin. Akibatnya, kulit menjadi kendur, keriput, dan muncul garis-garis halus di usia yang seharusnya belum tua.

Penuaan dini juga ditandai dengan perubahan tekstur kulit, seperti tampak kasar, kusam, dan tidak merata. Inilah mengapa penting untuk menggunakan tabir surya meski cuaca mendung sekalipun.

3. Flek Hitam dan Hiperpigmentasi

Paparan sinar matahari yang terus-menerus dapat merangsang produksi melanin secara berlebihan, yang menyebabkan munculnya flek hitam atau bintik-bintik gelap di wajah dan tubuh. Ini disebut juga dengan hiperpigmentasi.

Hiperpigmentasi sering muncul di area yang sering terpapar matahari, seperti wajah, tangan, dan leher. Kondisi ini bisa membuat kulit tampak tidak rata dan mengganggu penampilan.

4. Kulit Kering dan Mengelupas

Sinar UV dapat menghilangkan kelembapan alami kulit, sehingga menyebabkan kulit kering, kasar, dan mengelupas. Kulit yang kekurangan kelembapan akan lebih mudah teriritasi dan sensitif.

Jika tidak dirawat dengan baik, kulit kering akibat sinar matahari bisa berkembang menjadi kondisi peradangan seperti eksim atau dermatitis.

5. Peradangan dan Iritasi Kulit

Paparan sinar UV juga bisa memicu peradangan pada kulit. Ini biasanya ditandai dengan kulit yang tampak kemerahan, terasa panas, atau gatal. Dalam beberapa kasus, bisa muncul ruam atau benjolan kecil di permukaan kulit.

Iritasi kulit akibat sinar matahari sering kali memperburuk kondisi kulit sensitif dan bisa menyebabkan infeksi jika digaruk berlebihan.

6. Kanker Kulit

Dampak paling berbahaya dari paparan sinar matahari jangka panjang adalah kanker kulit. Sinar UV dapat merusak DNA sel-sel kulit, yang memicu pertumbuhan sel abnormal. Jenis kanker kulit yang umum antara lain:

  • Karsinoma sel basal
  • Karsinoma sel skuamosa
  • Melanoma (yang paling berbahaya)

Kanker kulit bisa berkembang tanpa disadari karena gejalanya sering kali terlihat seperti tahi lalat biasa. Oleh karena itu, penting melakukan pemeriksaan kulit secara rutin, terutama jika memiliki riwayat sunburn parah atau aktivitas luar ruangan tinggi.

7. Menurunnya Elastisitas Kulit

Paparan sinar UVA dalam waktu lama dapat mengurangi kadar kolagen dalam kulit. Kolagen adalah protein penting yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Tanpa kolagen yang cukup, kulit akan menjadi kendur, tampak lelah, dan tidak sehat.

Menurunnya elastisitas juga mempercepat proses penuaan dan membuat kulit lebih sulit pulih dari kerusakan.

Tips Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari

Untuk mencegah berbagai dampak buruk di atas, berikut beberapa langkah perlindungan yang bisa kamu lakukan:

  • Gunakan tabir surya (sunscreen) minimal SPF 30, bahkan saat cuaca mendung.
  • Kenakan pakaian tertutup, topi, dan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung antara pukul 10 pagi hingga 4 sore, saat UV paling tinggi.
  • Gunakan pelembap setelah beraktivitas di bawah matahari untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Perbanyak konsumsi air putih dan makanan tinggi antioksidan untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.

Paparan sinar matahari secara berlebihan dapat membawa berbagai dampak buruk bagi kulit, mulai dari sunburn hingga risiko kanker kulit. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada dan mengambil langkah pencegahan. Gunakan tabir surya setiap hari, hindari matahari di jam-jam berbahaya, dan rawat kulit secara rutin agar tetap sehat dan terlindungi.

Jaga kulitmu, karena kulit sehat adalah investasi jangka panjang untuk penampilan dan kesehatan!

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • prada lucky

    Prada Lucky Namo Meninggal Dunia Diduga Dianiaya, Kasus Masih Diselidiki TNI

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Prada Lucky Namo, seorang prajurit TNI yang bertugas di Teritorial Pembangunan (TP) 834 Wakanga Mere Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo, Kabupaten Nagekeo. Kematian yang terjadi pada Rabu, 6 Agustus 2025 ini, diduga akibat penganiayaan oleh rekan-rekannya sesama prajurit TNI. […]

  • 10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 10 pelajar dari Jawa Barat (Jabar) nekat menerobos pagar pembatas di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan. Aksi tersebut diduga dipicu lantaran anak-anak tersebut tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk. Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di sisi selatan area Candi […]

  • Foto : Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Buka Setiap Hari, Warga Rembang Diajak Nikmati Layanan Baca di Perpustakaan Umum

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah diajak menikmati layanan baca secara gratis di Perpustakaan Umum Rembang. Tempat itu buka dari hari Senin sampai Minggu. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan menyampaikan setiap hari Senin sampai Kamis layanan baca di Perpustakaan Umum buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Hal itu juga […]

  • Terbongkar Praktik Curang Ekspor Sarang Burung Walet dari Indonesia ke Vietnam

    Terbongkar Praktik Curang Ekspor Sarang Burung Walet dari Indonesia ke Vietnam

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terbongkar praktik kecurangan ekspor Sarang Burung Walet (SBW) di kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, beberapa waktu lalu. Temuan pelanggaran ekspor ini menyeret perusahaan eksportir inisial CJP. Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Paggabean, tindakan ilegal tersebut berhasil diketahui oleh pihaknya pada Selasa (11/11/2025) lalu. Adapun modus yang digunakan adalah menukar SBW bersih dengan SBW […]

  • Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk mengembangkan ekosistem karbon biru. Adapun pengembangan ekosistem tersebut bertujuan pengurangan emisi karbon. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, keenam belas daerah tersebut berada di kawasan pantai utara dan pantai selatan. Sementara itu, salah satu wilayah yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Kendal. […]

  • Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 98 ribu warga Kota Semarang diperkirakan bakal mengalami penonaktifan status kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) buntut pemutakhiran data oleh Kemensos RI. Terkait kebijakan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempersiapkan skema reaktivasi bagi peserta yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Pihaknya akan memilah peserta yang aktif menggunakan layanan kesehatan […]

expand_less