Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 5 Cara Mencegah agar Tidak Mengantuk setelah Makan

5 Cara Mencegah agar Tidak Mengantuk setelah Makan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • visibility 73

Kabarjatengterkini.com- Sering merasa mengantuk setelah makan? Simak 5 cara efektif mencegah kantuk setelah makan agar tetap produktif sepanjang hari.

Mengantuk setelah makan adalah hal yang umum terjadi dan sering kali dianggap wajar. Namun, jika rasa kantuk ini mengganggu aktivitas atau pekerjaan, tentu harus dicari solusinya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence, yaitu rasa kantuk yang muncul setelah makan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari jenis makanan yang dikonsumsi, pola makan yang tidak teratur, hingga kebiasaan sehari-hari.

Untuk membantu kamu tetap segar dan fokus setelah makan, berikut adalah 5 cara mencegah agar tidak mengantuk setelah makan.


1. Pilih Makanan yang Tidak Terlalu Berat

Jenis makanan yang dikonsumsi sangat memengaruhi energi tubuh setelah makan. Konsumsi makanan berat dan tinggi karbohidrat sederhana seperti nasi putih, mie, atau makanan manis bisa membuat tubuh merasa cepat lelah dan mengantuk.

Tips:

  • Pilih makanan dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum.
  • Sertakan protein sehat seperti telur, dada ayam, tahu, atau tempe.
  • Tambahkan sayuran hijau sebagai serat untuk memperlambat penyerapan gula dalam darah.

Kombinasi makanan yang seimbang akan membantu menjaga kestabilan gula darah dan mencegah rasa kantuk setelah makan.


2. Hindari Porsi Makan yang Terlalu Banyak

Makan dalam porsi besar memaksa sistem pencernaan bekerja ekstra keras. Ini menyebabkan aliran darah lebih banyak menuju perut dan menyebabkan kurangnya pasokan oksigen ke otak, yang membuat kita merasa mengantuk.

Solusinya:

  • Makan dalam porsi kecil hingga sedang, namun sering (misalnya 4–5 kali sehari).
  • Hindari makan berlebihan, terutama saat makan siang dan malam.

Dengan porsi yang tepat, tubuh tidak akan “kewalahan” mencerna makanan dan kamu bisa tetap segar setelah makan.


3. Lakukan Aktivitas Ringan Setelah Makan

Setelah makan, hindari langsung duduk diam atau bahkan berbaring. Ini akan membuat tubuh terasa lebih malas dan mudah mengantuk.

Rekomendasi aktivitas ringan:

  • Jalan kaki santai selama 10–15 menit.
  • Melakukan peregangan ringan di kantor atau rumah.
  • Berdiri dan bergerak ringan untuk membantu pencernaan.

Aktivitas ringan membantu sirkulasi darah tetap lancar, mempercepat proses pencernaan, dan membuat tubuh tetap aktif sehingga kantuk pun berkurang.


4. Perhatikan Waktu Makan

Waktu makan juga memengaruhi tingkat kantuk. Misalnya, makan terlalu malam bisa membuat tubuh terasa berat dan mudah tertidur, sementara makan terlalu siang dengan porsi besar juga bisa mengganggu fokus kerja.

Tips mengatur waktu makan:

  • Sarapan antara pukul 6–8 pagi.
  • Makan siang sekitar pukul 12–1 siang.
  • Hindari makan malam terlalu larut, idealnya sebelum pukul 7 malam.

Selain itu, jangan lewatkan sarapan. Melewatkan sarapan bisa menyebabkan kamu makan berlebihan saat siang, yang memicu rasa kantuk.


5. Cukupi Kebutuhan Air dan Tidur

Sering kali kita merasa mengantuk bukan karena makanan, tetapi karena tubuh kekurangan air atau kurang tidur. Dehidrasi dan kurang istirahat bisa memperparah rasa kantuk setelah makan.

Apa yang bisa dilakukan:

  • Minum air putih setidaknya 2 liter sehari.
  • Pastikan tidur malam cukup, sekitar 7–8 jam per hari.
  • Hindari konsumsi minuman berkafein berlebihan, karena bisa menyebabkan kelelahan rebound setelah efeknya hilang.

Mengelola pola tidur dan hidrasi tubuh sangat penting agar tetap segar sepanjang hari, termasuk setelah makan.


Kesimpulan

Rasa kantuk setelah makan memang umum terjadi, tapi bisa dikendalikan dengan langkah-langkah sederhana. Mulai dari memilih jenis makanan yang tepat, menjaga porsi makan, melakukan aktivitas ringan, hingga memperbaiki pola tidur dan hidrasi — semua bisa membantu kamu tetap produktif setelah makan.

Jadi, jika kamu sering bertanya-tanya “Kenapa selalu ngantuk setelah makan?”, sekarang kamu tahu jawabannya dan cara mengatasinya.


FAQ (Pertanyaan Umum)

Q: Apakah normal merasa ngantuk setelah makan?
A: Ya, tapi jika terlalu sering dan mengganggu aktivitas, sebaiknya ubah pola makan dan gaya hidup.

Q: Apakah kopi bisa mencegah ngantuk setelah makan?
A: Bisa, tapi jangan jadikan satu-satunya solusi. Kombinasikan dengan pola makan sehat dan tidur cukup.


Jika kamu ingin hidup lebih sehat dan tetap produktif setiap hari, praktikkan kelima tips di atas mulai dari sekarang!

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Tanam Pohon di Waduk Mrica Bisa Bermanfaat Cegah Erosi dan Sedimentasi

    Aksi Tanam Pohon di Waduk Mrica Bisa Bermanfaat Cegah Erosi dan Sedimentasi

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Aksi penanaman pohon buah dilakukan di Kawasan Waduk Jendral Sudirman atau Waduk Mrica, Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara baru-baru ini. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyebutkan, penanaman pohon dilakukan untuk mencegah erosi dan sedimentasi. Pihaknya turut merasa prihatin dengan tingginya sedimentasi di waduk […]

  • Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang pelajar sekolah vokasi di Thailand, Kanlaya (19) ditemukan tak sadarkan diri usai mengonsumsi sebotol jus kratom atau sekitar 1,5 liter sebelum tidur. Setelah diperiksa, nahas, mahasiswa tersebut sudah tewas. Menurut laporan Bangkok Post, penemuan jenazah Kanlaya terjadi padi Sabtu (6/7/2025) pagi dalam kamar kosnya Khlong Charoen di Udon Thani, Thailand. “Polisi, tim […]

  • Pemprov Jateng Bentuk Kolaborasi Aglomerasi untuk Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi

    Pemprov Jateng Bentuk Kolaborasi Aglomerasi untuk Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama sejumlah Pemerintah Daerah lainnya merancang program transformasi pengelolaan sampah menjadi energi dengan berbasis teknologi modern. Adapun Pemerintah Daerah (Pemda) yang turut merancang program ini meliputi Pemkot Pekalongan, Pemkab Pekalongan, Pemkab Batang, dan Pemkab Pemalang. Tak hanya itu, mereka juga menggandeng investor Tiongkok, Chinese People’s Political Consultative […]

  • hasil

    16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kecelakaan maut yang melibatkan bus Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih terus diselidiki pihak kepolisian. Dalam perkembangan terbaru, sopir bus telah menjalani pemeriksaan narkoba dan hasilnya dinyatakan negatif. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Artanto, saat memberikan keterangan […]

  • Pemprov Dukung Perwakilan Jateng Berkompetisi di Ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional

    Pemprov Dukung Perwakilan Jateng Berkompetisi di Ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) selalu berusaha mendukung prestasi generasi muda. Terlebih, jika prestasi tersebut tak hanya mengharumkan nama daerah, namun juga menjadi sebagai bentuk ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebanyak 40 peserta terbaik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Ula (SD/MI sederajat), Wustha (SMP/MTs sederajat), dan Ulya (SMA/SMK sederajat) diberangkatkan […]

  • Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Petani di Klaten didorong menerapkan Trap Barrier System (TBS) untuk menekan sebaran hama tikus di sawah. Pasalnya, hama menjadi salah satu penghambat pertumbuhan padi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan. Menurutnya, pengendalian hama perlu dilakukan untuk mencegah kerugian dan memastikan produk pertanian berkualitas. […]

expand_less