PB XIV Purboyo Kena Peringatan dari KGPA Tedjowulan, Dinilai Melawan Perintah
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Kam, 27 Nov 2025
- visibility 72

Foto: Pakubuwono (PB) XIV Purboyo (Sumber: Instagram @kraton_solo)
Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Pakubuwono (PB) XIV Purboyo menerima surat peringatan dari Maha Menteri Keraton Solo KGPA Tedjowulan. Surat tersebut berisi peringatan terhadap tindakan PB XIV Purboyo yang dinilai melawan arahan pemerintah pusat.
“Gusti Tedjowulan menyesalkan sikap dan tindakan Puruboyo yang terus-menerus melawan arahan pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Kebudayaan, untuk menahan diri, melakukan koordinasi, rapat, dan rembuk keluarga dengan Maha Menteri,” kata Juru Bicara KGPA Tedjowulan, Kanjeng Pakoenegoro, Rabu (26/11/2025), dikutip Detik.
Ia menyebutkan surat diberikan kepada PB XIV Purboyo melalui Pengageng Parentah Keraton KGPH Adipati Dipokusumo. Surat bernomor 18/MM/KKSH/11-2025 itu juga dikirimkan ke Kementerian Kebudayaan RI, serta ditembuskan ke jajaran, meliputi Wali Kota Solo, Ketua DPRD Solo, Komandan Kodim 0735, Kapolresta, dan Kepala Kejaksaan Negeri.
“Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan, memberikan peringatan kepada KGPH Puruboyo melalui surat kepada Pengageng Parentah Keraton KGPH Adipati Dipokusumo karena telah melakukan pelantikan bebadan atau organisasi baru di Keraton,” terang dia.
“Langkah ini juga telah dilaporkan Gusti Tedjowulan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan,” lanjutnya lagi.
Lewat surat tersebut, Tedjowulan menginstruksikan kepada seluruh pihak di Keraton Solo untuk tidak melakukan kegiatan apa pun, dalam rangka 40 hari masa berkabung atas wafatnya Paku Buwono XIII, tanpa berkoordinasi dengan Maha Menteri.
Instruksi yang sama juga telah dikirim lewat surat imbauan 16/MM/KKSH/11-2025 pada 14 November. Namun, Gusti Purboyo tetap mengadakan Jumenengan dan pelantikan struktur kabinet selama masa berkabung, sehingga Maha Menteri memberikan surat peringatan.
“Sebelumnya, kami telah mengirimkan surat imbauan untuk menahan diri dalam masa berkabung 40 hari setelah Suruddalem Paku Buwono XIII. Tapi Gusti Puruboyo tetap mengadakan jumenengan. Berikutnya, hari ini melantik bebadan, oleh karena itulah Maha Menteri mengambil tindakan dengan memberikan peringatan,” kata dia.
“Maha Menteri menyesalkan tindakan sepihak tanpa koordinasi atas jumenengan KGPH Purboyo. Itu berarti arahan Menteri Kebudayaan dan imbauan Maha Menteri Keraton Surakarta tidak diindahkan, tindakan ini dapat berdampak negatif pada pengelolaan dan masa depan Keraton,” pungkas Kanjeng Pakoenegoro.
Paku Buwono XIV Purbaya, pada Rabu (26/11/2025), telah mengukuhkan bebadan atau susunan struktur kabinetnya. Pelantikan dilakukan di Sasana Parasedya dan Sasana Handrawina, Keraton Solo. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

