Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Laporkan ke DPR, Pengembalian Aset Korupsi Tembus Rp1,53 Triliun

KPK Laporkan ke DPR, Pengembalian Aset Korupsi Tembus Rp1,53 Triliun

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 32

Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengoptimalkan upaya pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi ke kas negara.

Hingga saat ini, total nilai aset yang berhasil dikembalikan KPK mencapai Rp1,531 triliun. Angka tersebut menjadi bukti konkret kontribusi lembaga antirasuah dalam mendukung keuangan negara sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku korupsi.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pengembalian aset atau asset recovery merupakan salah satu pilar penting dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, upaya ini tidak hanya berfokus pada penindakan pelaku, tetapi juga memastikan kerugian negara dapat dipulihkan secara maksimal.

“Pengembalian aset KPK terus diupayakan untuk meningkatkan pemasukan ke kas negara. Asset recovery menjadi sumbangsih nyata hasil pemberantasan korupsi terhadap keuangan negara,” ujar Setyo saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Setyo menjelaskan, KPK melakukan berbagai strategi untuk mengoptimalkan pengembalian aset hasil kejahatan korupsi. Langkah tersebut meliputi penelusuran aset (asset tracing), penagihan uang pengganti dari terpidana, hingga pengelolaan barang sitaan dan rampasan agar nilai ekonomisnya tetap terjaga sebelum disetorkan ke negara.

Selain disetorkan langsung ke kas negara, sebagian barang rampasan juga dimanfaatkan melalui mekanisme penetapan status penggunaan hibah. Hingga kini, nilai hibah yang telah disalurkan KPK mencapai Rp138 miliar. Hibah tersebut diberikan kepada sejumlah lembaga dan pemerintah daerah untuk menunjang kepentingan pelayanan publik dan penegakan hukum.

“Antara lain diberikan kepada Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, LPSK, Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Pemerintah Kota Surabaya, hingga Pemerintah Kota Tomohon,” ungkap Setyo.

Lebih lanjut, Setyo menegaskan bahwa peran KPK dalam mengoptimalkan keuangan negara tidak hanya dilakukan melalui penanganan perkara tindak pidana korupsi. KPK juga aktif melakukan koordinasi dan supervisi dengan pemerintah daerah guna menyelamatkan serta menertibkan aset milik daerah yang berpotensi hilang atau dikuasai pihak tidak bertanggung jawab.

Sepanjang tahun 2025, KPK bersama pemerintah daerah berhasil melakukan penyelamatan dan penertiban aset daerah dengan nilai fantastis, mencapai Rp122,10 triliun. Dari jumlah tersebut, aset fasilitas sosial dan fasilitas umum tercatat senilai Rp116,7 triliun, sementara penagihan tunggakan pajak daerah mencapai Rp5,41 triliun.

Beberapa aset strategis yang berhasil ditertibkan antara lain Waduk Cincin di kawasan Jakarta Utara, aset jalan milik pemerintah daerah, pasar tematik di Manado, hingga Kebun Binatang Bandung dengan nilai mencapai Rp2,3 triliun. Penertiban tersebut dilakukan agar aset kembali tercatat dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya untuk kepentingan masyarakat.

“Beberapa aset ini kami lakukan penertiban sehingga kembali menjadi aset pemerintah daerah dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelas Setyo.

Upaya penyelamatan aset ini dinilai penting karena aset daerah kerap menjadi sasaran penyalahgunaan, baik melalui praktik korupsi, penguasaan ilegal, maupun lemahnya tata kelola administrasi. Dengan pengawasan dan pendampingan dari KPK, pemerintah daerah diharapkan mampu memperbaiki sistem pengelolaan aset agar lebih transparan dan akuntabel.

Capaian pengembalian aset dan penyelamatan keuangan negara ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya soal menghukum pelaku, tetapi juga memulihkan kerugian negara dan mencegah kebocoran anggaran di masa depan. KPK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi asset recovery sebagai bagian integral dari upaya pemberantasan korupsi nasional.

Dengan optimalisasi pengembalian aset dan koordinasi lintas sektor, KPK berharap dampak pemberantasan korupsi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Ponpes di Jawa Tengah Diminta Taati Aturan Tentang Pembangunan Gedung

    Seluruh Ponpes di Jawa Tengah Diminta Taati Aturan Tentang Pembangunan Gedung

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pihak pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Tengah diminta taat terhadap regulasi pembangunan gedung. Aturan ini juga berlaku untuk pengelola madrasah, masjid, hingga musala sebagai tempat ibadah dan berkumpul umat. Setiap Ponpes harus melewati proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hal ini ditujukan untuk mencegah risiko akibat struktur bangunan yang tidak sesuai standar. Terlebih, […]

  • Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tahukah kamu bahwa usus manusia sering dijuluki sebagai ‘otak kedua’? Julukan ini bukan sekadar metafora, melainkan berakar dari penemuan ilmiah yang mengungkap bahwa usus memiliki sistem saraf yang sangat kompleks, bahkan mampu berfungsi secara independen dari otak utama di kepala. Dalam dunia medis dan biologi, istilah “otak kedua” mengacu pada sistem saraf enterik (Enteric […]

  • Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati /rembangkab

    BPBD Rembang Rutin Lakukan Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang menyebut rutin melakukan kegiatan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) terhadap masyarakat Rembang. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati menjelaskan bahwa langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang ada di wilayah setempat. “Mitigasi kita rutin […]

  • Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Berlubang Diperparah Intensitas Hujan Tinggi

    Lubang di Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Diperparah karena Intensitas Hujan Tinggi

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Semarang menyebut kondisi Jalan Prof Dr Hamka, Kecamatan Ngaliyan, masih ada yang berlubang di beberapa titik. Bahkan, jalan berlubang dinilai dalam atau sekitar 3-5 sentimeter. Lubang jalan itu disebut sudah ada sejak lama, namun kondisi kerusakan jalan diperparah karena tingginya intensitas hujan selama beberapa waktu terakhir ini. Kepala Dinas Pekerjaan […]

  • rumah

    7 Tips Pilih Warna Cat Rumah Minimalis: Hemat Listrik, Sejuk & Terang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memilih warna cat rumah minimalis bukan hanya soal estetika, tetapi juga bisa berdampak besar terhadap kenyamanan, pencahayaan alami, bahkan konsumsi listrik harian. Warna yang tepat dapat membuat rumah terasa lebih sejuk, terang, serta mengurangi kebutuhan akan lampu dan AC. Dengan kata lain, pemilihan cat yang cermat bisa membantu Anda hidup lebih hemat dan ramah […]

  • Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengupayakan pelatihan tanggap bencana ke masyarakat. Upaya ini juga menyasar para difabel di wilayahnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa pelatihan tanggap kebencanaan terhadap difabel penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan saat terjadi bencana. Sehingga, pihaknya berkoordinasi dengan PMI dan BPBD terkait hal ini. “Kawan-kawan difabel […]

expand_less