Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Ekosistem Kopdes di Rembang Tunjukkan Perkembangan Signifikan

Ekosistem Kopdes di Rembang Tunjukkan Perkembangan Signifikan

  • account_circle Agriantika Fallent
  • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
  • visibility 181

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Rembang menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Tercatat, ada 170 agen laku pandai yang aktif memberikan pelayanan keuangan di masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengatakan bahwa hal itu menjadi bukti bahwa kopdes di Rembang tumbuh dan menjalankan fungsi pelayanan ekonomi.

Selain itu, ada juga yang menjalankan usaha riil seperti menjual LPG dan sembako.

“Seluruh Kopdes terus kami dorong agar semakin berkembang dan mampu memberikan layanan yang luas bagi warga,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang sendiri saat ini sudah menyelesaikan pendataan calon lokasi di 294 desa dan kelurahan melalui survei lapangan yang dilakukan tim gabungan yang melibatkan TNI, Babinsa, dan pemerintah desa.

Survei dilakukan untuk memastikan jika lokasi yang diajukan sesuai dengan kriteria diantaranya strategis, memiliki legalitas tanah yang jelas, serta aman dari potensi bencana.

“Semua lokasi yang diusulkan telah disurvei untuk memastikan kesiapannya. Kami ingin pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Meski begitu, ada sejumlah kendala yang dihadapi seperti belum memiliki aset tanah sehingga belum dapat mengajukan lokasi pembangunan Kopdes. Ada juga desa yang mengusulkan lahan dengan luas kurang dari 1.000 meter persegi, atau memilih memanfaatkan aset milik pemerintah daerah melalui skema pinjam pakai.

Dindagkop UKM akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Aset Daerah dan OPD terkait pinjaman pakai. Sementara desa yang tidak memiliki aset lahan telah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri.

“Semua proses terus berjalan. Kami memastikan setiap desa mendapatkan pendampingan agar bisa memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa desa-desa yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan ketersediaan lahan akan segera memasuki tahap pembangunan oleh Agrinas dengan dukungan penuh dari TNI.

“Untuk lokasi yang sudah siap, pembangunan dapat langsung dilaksanakan oleh Agrinas,” jelasnya.

Pemkab Rembang optimistis keberadaan Kopdes dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal, memperluas akses layanan keuangan, dan mendorong kegiatan usaha masyarakat hingga ke tingkat desa. (Adv)

  • Penulis: Agriantika Fallent

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Pembangunan di Jateng, Pemprov Siapkan Langkah Ini

    Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Pembangunan di Jateng, Pemprov Siapkan Langkah Ini

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ketahanan pangan bakal jadi fokus utama pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) pada tahun 2026. Hal ini difokuskan untuk menyiapkan Jateng sebagai penumpu pangan nasional. Upaya ini telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. “Sesuai dengan RPJMD dan RKPD 2026 itu, meneguhkan […]

  • Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    Anggota DPRD Rembang Dilaporkan Selingkuh dengan Istri Kades, Diduga Ngamar saat Kunker

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Seorang anggota DPRD Kabupaten Rembang, inisial W, diduga berselingkuh dengan istri salah satu kepala desa di Kecamatan Kragan. Perselingkuhan tersebut dilakukan saat W melakukan kunjungan kerja (kunker). Dugaan ini mencuat setelah kepala desa inisial S melalui pengacaranya melapor ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Rembang beberapa waktu lalu. Menurut laporan tersebut, W dan […]

  • alvaro

    Ayah Tiri Buang Jasad Alvaro di Tumpukan Sampah karena Tanah Terlalu Keras, Polisi Ungkap Kronologi

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepolisian berhasil mengungkap alasan ayah tiri sekaligus tersangka penculikan dan pembunuhan Alvaro, Alex Iskandar (49), membuang jasad anak tirinya di dekat tumpukan sampah. Kronologi yang diungkap polisi menyoroti bagaimana niat awal Alex untuk mengubur jasad berubah menjadi membuangnya di lokasi sepi. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Polisi Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan, awalnya Alex […]

  • 10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 10 pelajar dari Jawa Barat (Jabar) nekat menerobos pagar pembatas di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan. Aksi tersebut diduga dipicu lantaran anak-anak tersebut tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk. Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di sisi selatan area Candi […]

  • Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

    Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dugaan perundungan (bullying) di program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri) jadi sorotan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sebelumnya, heboh mahasiswa kedokteran Unsri diminta seniornya untuk membiayai keperluan pribadi dan gaya hidup mewah hingga nilainya miliaran rupiah. Akibat perlakuan tersebut, korban dilaporkan mengalami tekanan mental dan keluar dari PPDS. Menanggapi hal tersebut, Menteri […]

  • presiden

    Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Selasa siang (30/9/2025), usai menghadiri rapat dengan Komisi XI DPR RI di Senayan. Purbaya tiba di Istana sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Meski belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan, Purbaya menduga undangan tersebut […]

expand_less