Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Ekosistem Kopdes di Rembang Tunjukkan Perkembangan Signifikan

Ekosistem Kopdes di Rembang Tunjukkan Perkembangan Signifikan

  • account_circle Agriantika Fallent
  • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
  • visibility 184

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Rembang menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Tercatat, ada 170 agen laku pandai yang aktif memberikan pelayanan keuangan di masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengatakan bahwa hal itu menjadi bukti bahwa kopdes di Rembang tumbuh dan menjalankan fungsi pelayanan ekonomi.

Selain itu, ada juga yang menjalankan usaha riil seperti menjual LPG dan sembako.

“Seluruh Kopdes terus kami dorong agar semakin berkembang dan mampu memberikan layanan yang luas bagi warga,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang sendiri saat ini sudah menyelesaikan pendataan calon lokasi di 294 desa dan kelurahan melalui survei lapangan yang dilakukan tim gabungan yang melibatkan TNI, Babinsa, dan pemerintah desa.

Survei dilakukan untuk memastikan jika lokasi yang diajukan sesuai dengan kriteria diantaranya strategis, memiliki legalitas tanah yang jelas, serta aman dari potensi bencana.

“Semua lokasi yang diusulkan telah disurvei untuk memastikan kesiapannya. Kami ingin pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Meski begitu, ada sejumlah kendala yang dihadapi seperti belum memiliki aset tanah sehingga belum dapat mengajukan lokasi pembangunan Kopdes. Ada juga desa yang mengusulkan lahan dengan luas kurang dari 1.000 meter persegi, atau memilih memanfaatkan aset milik pemerintah daerah melalui skema pinjam pakai.

Dindagkop UKM akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Aset Daerah dan OPD terkait pinjaman pakai. Sementara desa yang tidak memiliki aset lahan telah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri.

“Semua proses terus berjalan. Kami memastikan setiap desa mendapatkan pendampingan agar bisa memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa desa-desa yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan ketersediaan lahan akan segera memasuki tahap pembangunan oleh Agrinas dengan dukungan penuh dari TNI.

“Untuk lokasi yang sudah siap, pembangunan dapat langsung dilaksanakan oleh Agrinas,” jelasnya.

Pemkab Rembang optimistis keberadaan Kopdes dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal, memperluas akses layanan keuangan, dan mendorong kegiatan usaha masyarakat hingga ke tingkat desa. (Adv)

  • Penulis: Agriantika Fallent

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 di Hall Balai Kota Semarang, Selasa (23/6/2026).

    Pemkot Semarang Ajak Berbagai Pihak Wujudkan Ketahanan dan Keamanan Pangan

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tegaskan komitmennya dalam membangun sistem ketahanan dan keamanan pangan di wilayahnya. Salah satunya, dengan memperkuat kolaborasi berbagai pihak yang terlibat. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebutkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan dan keamanan pangan bukan pekerjaan yang bisa dilakukan hanya dalam waktu singkat. Pekerjaan tersebut membutuhkan tanggung jawab bersama […]

  • israel

    Korban Serangan AS-Israel di Iran Tembus 1.045

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kabut duka kian pekat menyelimuti Iran setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel menewaskan ribuan warga. Hingga Rabu (4/3/2026), jumlah korban jiwa dilaporkan telah menembus angka 1.045 orang, menurut data terbaru yang dirilis oleh kantor berita Tasnim News Agency, mengutip laporan resmi dari Iranian Foundation of Martyrs and Veterans Affairs. Lonjakan angka […]

  • Pelaku Edit Foto Cabul Chiko Resmi Jadi Tersangka

    Pelaku Edit Foto Cabul Chiko Resmi Jadi Tersangka

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 177
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Heboh kasus editing foto tak senonoh yang menyeret alumnus SMA Negeri 11 Semarang, Chiko Raditya Agung Putra, beberapa waktu lalu. Kini, pelaku telah ditetapkan tersangka kasus pelecehan seksual berbasis digital. Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Artanto menyebutkan, penetapan tersangka kepada Chiko dilakukan usai gelar perkara pada Senin (10/11/2025). Gelar […]

  • masyarakat

    Aliansi Masyarakat Pati Timur Bersatu Gelar Demo Besar-Besaran, Tuntut Pemakzulan Bupati Sudewo

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Gelombang protes terhadap kepemimpinan Bupati Pati, Sudewo, kembali memuncak. Kali ini, Aliansi Masyarakat Pati Timur Bersatu (AMPB) akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin, 25 Agustus 2025, di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Pati. Aksi ini menjadi lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang digelar pada 13 Agustus 2025. Namun, menurut Koordinator […]

  • dana desa

    Alokasi Dana Desa 2026 di Jawa Tengah Bakal Diprioritaskan untuk KDMP

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Alokasi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026 di Jawa Tengah akan diprioritaskan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Besaran Rp6,8 triliun, hanya Rp2,6 triliun saja untuk program selain KDMP, sedangkan Rp4,1 triliun lainnya untuk KDMP. Besaran DD tahun ini juga turun menjadi Rp6,8 triliun dari Rp7,9 triliun pada tahun 2025. Adanya perubahan […]

  • Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Sering kali kita merasa jaringan WiFi mendadak lemah. Kemungkinan hal tersebut disebabkan karena ada free rider alias orang asing yang menumpang menggunakan jaringan internet rumah Anda. Jika Anda tidak ingin kejadian tersebut menjadi berlarut-larut, memblokir (block) penumpang gratisan tersebut bisa menjadi salah satu cara. Pemblokiran ini memungkinkan pemilik menghalau sambungan internet dari pihak yang tidak diinginkan. […]

expand_less