Pemprov Jateng Minta Percepatan Perbaikan Tanggul Sungai Tuntang yang Retak
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 9

Foto: Tanggul Sungai Tuntang (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dorong percepatan perbaikan tanggul Sungai Tuntang, di perbatasan Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan, yang retak. Pasalnya, retak tersebut berada di dekat bagian tanggul yang telah diperbaiki pada Februari 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengaku bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terkait hal ini.
“Sudah komunikasi dengan BBWS. Segera ditangani,” jelas Henggar pada Kamis (26/3/2026).
Sebelumnya, BBWS Pemali Juana telah melakukan penanganan pada tanggul jebol akibat cuaca ekstrem bulan Februari lalu. Pertama, penguatan tanggul dengan pemasangan bronjong yang diisi batu, kemudian diperkuat dengan sandbag atau karung pasir agar tanggul lebih stabil.
Henggar menjelaskan, proses penanganan tersebut hanya memakan waktu selama tiga hari. Pemasangan sandbag tidak membutuhkan waktu lama, sementara penguatan dengan bronjong membutuhkan proses waktu karena harus dipasang di titik-titik yang tepat agar tidak longsor kembali.
“Setelah bencana itu, penanganan harus cepat. Setelah banjir dan tanggul jebol, maka penanganan tanggul ditarget tiga hari selesai, agar Pemprov bisa segera menanganani ruas jalan yang rusak,” ujar Henggar. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

