Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Presiden RI Instruksikan Cari Alternatif Impor BBM dan Gas di Semua Negara

Presiden RI Instruksikan Cari Alternatif Impor BBM dan Gas di Semua Negara

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 9

Kabarjatengterkini.com – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Kementerian ESDM mencari alternatif impor bahan bakar minyak (BBM) dan gas. Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi pasokan energi saat terjadi gejolak di Timur Tengah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat meninjau persediaan BBM di SPBU Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Ia menyebutkan, saat ini, solar dipenuhi tanpa impor, sementara bensin impor 50 persen, dan elpiji impor sekitar 70 persen.

“Pak Presiden memerintahkan kepada saya dan tim mencari pasokan-pasokan minyak kita di hampir semua negara. Dan mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita,” kata Bahlil, Kamis (26/3/2026), dikutip Detik.

“Solar kita Insya Allah tidak lagi lalukan impor, jadi clear. BBM dalam bentuk bensin sebagian 50 persen kita masih impor, sebagian dalam negeri. Tetapi kita sudah mencari alternatif. Elpiji kita masih impor kurang lebih 70 persen dari kebutuhan kita,” lanjut dia.

Ia membenarkan bahwa perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran berdampak pada distribusi BBM dan gas. Terlebih, pasokan minyak Indonesia sekitar 20 persen masih bergantung dari negara-negara di sekitar Selat Hormuz.

Terkait isu kenaikan harga, pihaknya memastikan belum ada perintah dari pusat untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memenuhi kebutuhan minyak di dalam negeri.

“Atas perintah pak presiden hampir tiap hari kami diperintahkan untuk mengecek betul tentang kebutuhan rakyat terutama di BBM pada saat arus mudik dan kembali. Seperti yang saya sampaikan di awal, Insya Allah pemerintah akan menjaga pasokan energi, cadangan energi kita, dan harga,”

Lebih lanjut, ia melarang aktivitas penimbunan BBM dan akan menindak keras para oknum yang nekat melakukan aksi tersebut.

“Mau dia oknum aparat, oknum sipil, dalam kondisi negara seperti ini, dia mau main-main dengan BBM saya tidak pandang bulu. Ini untuk kebaikan rakyat kita, untuk kebaikan ibu Pertiwi,” lanjutnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    Polda Metro Jaya Tangkap ‘Profesor R’, Penyebar Tutorial Pembuatan Bom Molotov

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Patitimes.com – Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial RAP yang diduga berperan sebagai penyebar bom molotov yang digunakan dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menyelidiki jaringan yang terlibat dalam menyebarkan bahan-bahan berbahaya untuk digunakan dalam demo yang terjadi beberapa waktu lalu. RAP Diduga Koordinator Penyebar […]

  • Pembangunan Long Storage Serang Rembang Rampung, Dimanfaatkan Warga di 9 Desa

    Pembangunan Long Storage Serang Rembang Rampung, Dimanfaatkan Warga di 9 Desa

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bendungan atau long storage di Desa Kalipang, Kecamatan Sarang, yang rampung dibangun akhirnya bisa dimanfaatkan sebagai sumber air baku oleh warga di sembilan desa. Desa-desa tersebut di antaranya Desa Kalipang, Sumbermulyo, Gonggang, Gunungmulyo, Nglojo, Jambangan, Pelang, Lodan Kulon, dan Lodan Wetan. “Sudah selesai 100 persen pada Desember 2025, kemarin itu kurang nama […]

  • mematikan

    Nyamuk: Pembunuh Paling Mematikan di Dunia yang Tak Terlihat

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ketika mendengar kata “hewan paling mematikan,” apa yang pertama kali terlintas di benakmu? Mungkin kamu akan menyebut hiu putih raksasa yang menakutkan, beruang grizzly yang ganas, atau singa yang menjadi raja hutan. Tak jarang media juga menyoroti serangan hewan-hewan buas tersebut yang sering berujung pada tragedi. Namun, tahukah kamu bahwa hewan paling mematikan di […]

  • apbn

    Istana Respons Usulan Bangun Ponpes dengan APBN

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai usulan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun pondok pesantren (ponpes), khususnya pasca-peristiwa ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Menurut Prasetyo, rencana ini masih dalam tahap kajian pemerintah untuk memastikan langkah yang paling tepat dalam menangani masalah ketahanan fisik […]

  • Muncul Aduan Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo saat Penyerahan SK Kemendikbud

    Muncul Aduan Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo saat Penyerahan SK Kemendikbud

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Muncul aduan dugaan pengeroyokan di Keraton Solo sebelum penyerahan SK dari Kementerian Kebudayaan pada Minggu (18/1/2026) lalu. Pengeroyokan itu ditargetkan terhadap salah satu anggota tim keamanan Pakubuwono XIV Purboyo. Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Surakarta Ajun Komisaris Sudarmianto membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya sampai saat ini masih mendalami laporan itu, namun […]

  • solar

    Rencana Trump Pangkas Insentif Solar Impor Ditentang China dan ExxonMobil

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – China bersama sejumlah perusahaan minyak besar Amerika Serikat, seperti Exxon Mobil, Chevron, dan Diamond Green Diesel LLC, secara tegas menolak rencana mantan Presiden AS Donald Trump yang ingin memangkas insentif untuk solar terbarukan berbahan baku impor. Penolakan ini tertuang dalam surat resmi yang dikirim Pemerintah China kepada Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) pada Juli 2025 […]

expand_less