Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
  • visibility 83

Semarang, Kabarjatengterkini.com Sampah masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani oleh pemerintah daerah. Pasalnya, masalah lingkungan ini dinilai sudah tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan konvensional saja.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut, pengelolaan sampah menjadi salah satu bentuk transformasi daerah. Harus ada inovasi agar sampah tidak hanya berakhir di tempat pembuangan, tetapi bisa diolah menjadi sumber daya yang berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah harus menjadi bagian dari transformasi sebuah kota. Kota Semarang ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan energi bagi masyarakat,” tegas Agustina.

Salah satu proyek yang saat ini ditawarkan adalah Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Jatibarang. Proyek ini dirancang untuk melayani kawasan Semarang Raya, meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.

Menurutnya, PSEL TPA Jatibarang merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada sistem penimbunan sampah di TPA. Pengelolaan sampah dilakukan menggunakan teknologi modern, kemudian mengubahnya menjadi energi listrik.

Selain mengungari volume sampah, PSEL diproyeksikan mampu membuka lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan ekonomi hijau, hingga meningkatkan daya saing Kota Semarang di mata investor nasional maupun internasional.

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah di Kota Semarang tidak hanya menjadi solusi untuk hari ini, namun juga menjadi investasi bagi masa depan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegas Agustina.

Proyek ini nilai investasinya diketahui mencapai Rp3 triliun. Sampai dengan awal bulan Juni 2026 kemarin, sudah ada 85 investor dari berbagai negara yang menunjukkan ketertarikan terhadap proyek strategis tersebut.

Tingginya minat investor turut menunjukkan kepercayaan dunia terhadap kesiapan Kota Semarang dalam mengembangkan proyek pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, serta transisi menuju energi bersih. (Adv)

 

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Orang Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Pemerasan di Lingkungan Pemkab Sukoharjo

    3 Orang Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Pemerasan di Lingkungan Pemkab Sukoharjo

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerasan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo. Tiga tersangka tersebut di antaranya Bupati Sukoharjo, Etik Suryani; Kepala BPKAD Sukoharjo, Richard Tri Handoko; serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo, Tri Mulyo. Berdasarkan penyelidikan KPK, Etik memerintahkan Richard (RCH) mengumpulkan sekitar 40% insentif yang diterima […]

  • Pemprov Jateng Berkomitmen Tambah Satu Sekolah Unggulan Tiap Tahun Mulai 2026

    Pemprov Jateng Berkomitmen Tambah Satu Sekolah Unggulan Tiap Tahun Mulai 2026

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menambah satu sekolah unggulan setiap tahun mulai tahun 2026 mendatang. Program ini turut menjadi upaya dalam mencapai cita-cita generasi emas tahun 2045. “Penambahannya akan kita ajukan ke pemerintah pusat. Semakin banyak sekolah unggulan semakin bagus,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Rabu (8 /10/2025). Penambahan sekolah unggulan ini […]

  • Pemprov Pastikan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Sampai ke Jateng

    Pemprov Pastikan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Sampai ke Jateng

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah provinsi di sekitar, termasuk di sebagian Pulau Jawa. Bahkan, menurut informasi, abu vulkanik meluas hingga dirasakan warga di Jawa Tengah (Jateng). Pemprov Jateng memastikan belum ada abu vulkanik di wilayahnya. Meski demikian, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD di 35 kabupaten/kota untuk melakukan penilaian di wilayah-wilayah yang berbatasan […]

  • bebas

    Setya Novanto Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin, Ini Alasan dan Prosesnya

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com  – Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov), resmi bebas bersyarat dari Lapas Sukamiskin, Bandung, sejak Sabtu (16/8/2025). Pembebasan bersyarat ini merupakan hasil dari pengurangan masa hukuman yang diberikan Mahkamah Agung (MA) dari 15 tahun menjadi 12,5 tahun terkait kasus korupsi proyek e-KTP yang menjeratnya. Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Dikonfirmasi Menteri Menteri Imigrasi dan […]

  • Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 198
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) sekaligus Menteri Kebudayaan Fadli Zon ungkap sejumlah alasan penetapan Presiden RI ke-2 Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, Soeharto telah memberikan jasa-jasa bagi Republik Indonesia, sehingga gelar pahlawan pantas didapatkan. Dia diketahui telah mengikuti sejumlah operasi militer besar, hingga menghentikan pemberontakan G30 September 1965. […]

  • Foto : Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto. (Sumber. Mitrapost.com/ Ilham)

    Penyuluh Pertanian Lapangan di Rembang Akan Jadi Pegawai Pemerintah Pusat

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Rembang akan jadi pegawai Pemerintah Pusat di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia. Hal itu sesuai dengan tindak-lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2025 tentang pengalihan status Kepegawaian Penyuluh Pertanian ASN dari Pemerintah Daerah ke Kementerian Pertanian. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpang) […]

expand_less