Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 16

Foto: Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik (Sumber: istimewa)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sampah masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani oleh pemerintah daerah. Pasalnya, masalah lingkungan ini dinilai sudah tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan konvensional saja.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut, pengelolaan sampah menjadi salah satu bentuk transformasi daerah. Harus ada inovasi agar sampah tidak hanya berakhir di tempat pembuangan, tetapi bisa diolah menjadi sumber daya yang berkelanjutan.
“Pengelolaan sampah harus menjadi bagian dari transformasi sebuah kota. Kota Semarang ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan energi bagi masyarakat,” tegas Agustina.
Salah satu proyek yang saat ini ditawarkan adalah Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Jatibarang. Proyek ini dirancang untuk melayani kawasan Semarang Raya, meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.
Menurutnya, PSEL TPA Jatibarang merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada sistem penimbunan sampah di TPA. Pengelolaan sampah dilakukan menggunakan teknologi modern, kemudian mengubahnya menjadi energi listrik.
Selain mengungari volume sampah, PSEL diproyeksikan mampu membuka lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan ekonomi hijau, hingga meningkatkan daya saing Kota Semarang di mata investor nasional maupun internasional.
“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah di Kota Semarang tidak hanya menjadi solusi untuk hari ini, namun juga menjadi investasi bagi masa depan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegas Agustina.
Proyek ini nilai investasinya diketahui mencapai Rp3 triliun. Sampai dengan awal bulan Juni 2026 kemarin, sudah ada 85 investor dari berbagai negara yang menunjukkan ketertarikan terhadap proyek strategis tersebut.
Tingginya minat investor turut menunjukkan kepercayaan dunia terhadap kesiapan Kota Semarang dalam mengembangkan proyek pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, serta transisi menuju energi bersih. (Adv)
- Penulis: Anisya Gusti

