Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Toko Kopi Tuku Targetkan Pasar Halal di Belanda melalui Sertifikasi Halal Eropa

Toko Kopi Tuku Targetkan Pasar Halal di Belanda melalui Sertifikasi Halal Eropa

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
  • visibility 225

Kabarjatengterkini.com– Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI di Den Haag telah memfasilitasi pertemuan antara Toko Kopi Tuku dengan lembaga sertifikasi halal Eropa, Halal Quality Control (HQC) Group.

Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan langkah-langkah yang diperlukan agar Toko Kopi Tuku memperoleh sertifikasi halal di Belanda, sebagai bagian dari rencana ekspansi bisnis mereka di Eropa.

Fokus utama dari ekspansi ini adalah untuk menyasar komunitas Muslim di Belanda, yang diperkirakan menjadi salah satu konsumen terbesar produk halal.

Menurut Annisa Hapsari, Atase Perdagangan RI Den Haag, pertemuan tersebut penting untuk memahami lebih dalam mengenai prosedur sertifikasi halal di Belanda, tren pasar halal di Eropa, serta regulasi yang mengatur produk halal di wilayah tersebut.

“Eksportir makanan dan minuman (mamin) seperti Toko Kopi Tuku, melihat pemenuhan sertifikasi halal sebagai kunci untuk memasuki pasar halal Belanda,” ujar Sari dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Kementerian Perdagangan pada Jumat (29/8).

Potensi Pasar Halal di Belanda

Belanda memiliki potensi pasar halal yang sangat menjanjikan, terutama dengan adanya sekitar 1,2 juta orang yang tergabung dalam komunitas Muslim di negara tersebut.

Di Amsterdam, sekitar 140 ribu orang merupakan bagian dari komunitas Muslim yang terus berkembang. Angka ini menunjukkan bahwa komunitas Muslim di Belanda merupakan pasar yang besar dan memiliki daya beli yang signifikan.

“Potensi ini dapat dimanfaatkan oleh eksportir Indonesia, seperti Toko Kopi Tuku, untuk memasukkan produk halal ke Belanda,” tambah Sari. Pasar halal di Eropa, khususnya Belanda, telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini juga didorong oleh meningkatnya permintaan produk halal, tidak hanya dari konsumen Muslim, tetapi juga dari konsumen non-Muslim yang menganggap produk halal sebagai pilihan yang lebih etis dan sehat.

Tren Halal di Eropa dan Proyeksi Pasar yang Meningkat

Tahun 2024, pasar halal di Eropa diperkirakan akan mencapai nilai USD 396 miliar dan diproyeksikan akan meningkat menjadi USD 663,4 miliar pada 2033.

Peningkatan permintaan produk halal di Belanda dan Eropa ini juga tidak terbatas pada konsumen Muslim, tetapi juga mulai dilirik oleh kalangan non-Muslim. Banyak konsumen non-Muslim yang menganggap produk halal lebih aman dan sehat, sehingga membuat produk halal semakin populer di pasar yang lebih luas.

“Salah satu faktor penting yang mendorong pertumbuhan ini adalah kesadaran akan pentingnya pilihan makanan yang lebih etis, sehat, dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan,” urai Sari. Ini menunjukkan bahwa produk halal semakin mendapat tempat di pasar Eropa, terutama dalam kategori makanan, minuman, dan kosmetik.

Peluang Ekspor Produk Halal Indonesia ke Belanda

Dengan tingginya potensi pasar halal di Belanda, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengekspor produk halal, terutama produk makanan dan minuman.

Sari menyebutkan bahwa produk seperti kopi, gula aren, dan bumbu masakan, yang merupakan produk khas Indonesia, dapat menjadi andalan dalam ekspor ke Belanda. Hal ini sejalan dengan rencana ekspansi Toko Kopi Tuku, yang ingin memperkenalkan kopi Indonesia dengan standar halal kepada konsumen Belanda.

Menurut Sari, dengan mengincar pasar halal di Belanda, Indonesia dapat memanfaatkan peluang untuk memperkenalkan berbagai produk khas yang telah mendapatkan sertifikasi halal di pasar global.

Toko Kopi Tuku, sebagai salah satu brand Indonesia yang berkembang pesat, dapat memanfaatkan potensi ini untuk memperluas jangkauan pasar mereka di Eropa, terutama bagi konsumen Muslim yang menjadi target utama mereka.

“Lebih banyak pelaku usaha makanan dan minuman Indonesia sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini untuk mengeksplorasi ekspor produk halal ke Belanda. Produk-produk yang menargetkan konsumen Muslim berpotensi meraih kesuksesan di pasar ini,” tambah Sari.

Sertifikasi Halal sebagai Bukti Konsistensi Toko Kopi Tuku

Toko Kopi Tuku yang dikenal dengan varian kopi khas Indonesia menganggap sertifikasi halal sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mempertahankan kualitas dan kehalalan produk.

Muhammad Ramiz, Head of Product Toko Kopi Tuku, menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan pasar, tetapi juga sebagai bukti konsistensi mereka dalam menjaga kehalalan produk.

Sertifikasi halal ini akan memastikan bahwa produk Toko Kopi Tuku sesuai dengan standar halal yang berlaku di Eropa, khususnya di Belanda.

“Melalui sertifikasi halal, kami dapat meyakinkan konsumen, terutama komunitas Muslim, bahwa setiap produk yang kami tawarkan memenuhi standar kehalalan yang diakui secara internasional,” jelas Ramiz. Dengan demikian, sertifikasi halal ini akan menjadi kunci keberhasilan Toko Kopi Tuku dalam menjangkau pasar halal di Belanda.

Kemendag, melalui Atase Perdagangan RI Den Haag, telah memfasilitasi Toko Kopi Tuku untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai sertifikasi halal di Belanda.

Ekspansi Toko Kopi Tuku ke pasar halal Eropa ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan produk Indonesia kepada konsumen di Belanda, yang memiliki potensi pasar halal yang besar.

Dengan tren pasar halal yang terus berkembang, produk halal Indonesia, seperti kopi, gula aren, dan bumbu masakan, memiliki peluang besar untuk diterima oleh konsumen di Belanda dan Eropa secara umum.

Melalui upaya untuk mendapatkan sertifikasi halal, Toko Kopi Tuku akan semakin memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan kehalalan produk, serta membuka peluang ekspor lebih luas ke pasar Eropa yang terus berkembang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • rembang

    Dinkes Rembang Cegah Perkembangan Jentik Nyamuk Lewat Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Lewat program gerakan satu rumah satu Jumantik (juru pemantau jentik), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berupaya untuk menekan angka pertumbuhan jentik Aedes aegypti di wilayahnya. “Jadi setiap keluarga melakukan pembersihan sarang nyamuk di rumahnya sendiri-sendiri, ada yang namanya gerakan satu rumah satu Jumantik, jadi setiap rumah itu ada satu […]

  • Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

    Soal Bupati yang Kena OTT, Gubernur Jateng Sebut “Ikan Busuk dari Kepala”

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menanggapi penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Menurutnya, para pejabat tidak boleh kebal dengan hukum. Hal ini sesuai dengan prinsip “Equality before the law” atau semua sama di mata huku. Dengan demikian, para pejabat bisa menerapkan tata […]

  • penjualan

    Apple Capai Penjualan 3 Miliar iPhone: Tonggak Sejarah Baru di Dunia Smartphone

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Apple baru saja mengumumkan pencapaian luar biasa dengan telah menjual total 3 miliar unit iPhone sejak peluncuran pertamanya pada tahun 2007. Informasi ini diungkapkan langsung oleh CEO Apple, Tim Cook, dalam konferensi laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan yang digelar baru-baru ini. Pencapaian tersebut menunjukkan bagaimana laju pertumbuhan iPhone semakin cepat dan menjadi tonggak penting […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti

    Agustina Dorong Mahasiswa Sebarluaskan Literasi tentang Koperasi

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mendorong insan intelektual, termasuk mahasiswa, agar ikut berperan dalam meningkatkan literasi perkoperasian di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan Agustina saat menghadiri agenda Gerakan Literasi Perkoperasian bertajuk ‘Arah Baru Generasi Muda Peduli Koperasi’ di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) Senin (18/5/2026). Menurutnya, literasi perkoperasian dapat membantu pemerintah dalam mengoptimalkan […]

  • museum

    Dua Tersangka Perampokan Permata Mahkota di Museum Louvre Ditangkap, Polisi Prancis Kejar Barang Curian Senilai Rp1,6 Triliun

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pihak berwenang Prancis berhasil menahan dua tersangka yang diduga menjadi dalang dalam kasus perampokan permata mahkota berharga di Museum Louvre. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (25/10), sepekan setelah aksi pencurian spektakuler yang mengguncang dunia seni dan keamanan museum internasional. Menurut laporan AFP, penyelidikan besar-besaran dilakukan sejak peristiwa perampokan terjadi pada 19 Oktober 2025. Dalam kejadian […]

  • Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap faktor penyebab kematian harimau putih dari Semarang Zoo yang dipindahkan ke Ragunan Medan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada Maret 2026 lalu. Harimau putih tersebut merupakan hasil kawin sedarah, sehingga DNA-nya dinilai sudah menyimpang. “Kejadian sudah Maret yang lalu itu. Sampai R Zoo Medan baik-baik […]

expand_less