Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Toko Kopi Tuku Targetkan Pasar Halal di Belanda melalui Sertifikasi Halal Eropa

Toko Kopi Tuku Targetkan Pasar Halal di Belanda melalui Sertifikasi Halal Eropa

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
  • visibility 166

Kabarjatengterkini.com– Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI di Den Haag telah memfasilitasi pertemuan antara Toko Kopi Tuku dengan lembaga sertifikasi halal Eropa, Halal Quality Control (HQC) Group.

Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan langkah-langkah yang diperlukan agar Toko Kopi Tuku memperoleh sertifikasi halal di Belanda, sebagai bagian dari rencana ekspansi bisnis mereka di Eropa.

Fokus utama dari ekspansi ini adalah untuk menyasar komunitas Muslim di Belanda, yang diperkirakan menjadi salah satu konsumen terbesar produk halal.

Menurut Annisa Hapsari, Atase Perdagangan RI Den Haag, pertemuan tersebut penting untuk memahami lebih dalam mengenai prosedur sertifikasi halal di Belanda, tren pasar halal di Eropa, serta regulasi yang mengatur produk halal di wilayah tersebut.

“Eksportir makanan dan minuman (mamin) seperti Toko Kopi Tuku, melihat pemenuhan sertifikasi halal sebagai kunci untuk memasuki pasar halal Belanda,” ujar Sari dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Kementerian Perdagangan pada Jumat (29/8).

Potensi Pasar Halal di Belanda

Belanda memiliki potensi pasar halal yang sangat menjanjikan, terutama dengan adanya sekitar 1,2 juta orang yang tergabung dalam komunitas Muslim di negara tersebut.

Di Amsterdam, sekitar 140 ribu orang merupakan bagian dari komunitas Muslim yang terus berkembang. Angka ini menunjukkan bahwa komunitas Muslim di Belanda merupakan pasar yang besar dan memiliki daya beli yang signifikan.

“Potensi ini dapat dimanfaatkan oleh eksportir Indonesia, seperti Toko Kopi Tuku, untuk memasukkan produk halal ke Belanda,” tambah Sari. Pasar halal di Eropa, khususnya Belanda, telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini juga didorong oleh meningkatnya permintaan produk halal, tidak hanya dari konsumen Muslim, tetapi juga dari konsumen non-Muslim yang menganggap produk halal sebagai pilihan yang lebih etis dan sehat.

Tren Halal di Eropa dan Proyeksi Pasar yang Meningkat

Tahun 2024, pasar halal di Eropa diperkirakan akan mencapai nilai USD 396 miliar dan diproyeksikan akan meningkat menjadi USD 663,4 miliar pada 2033.

Peningkatan permintaan produk halal di Belanda dan Eropa ini juga tidak terbatas pada konsumen Muslim, tetapi juga mulai dilirik oleh kalangan non-Muslim. Banyak konsumen non-Muslim yang menganggap produk halal lebih aman dan sehat, sehingga membuat produk halal semakin populer di pasar yang lebih luas.

“Salah satu faktor penting yang mendorong pertumbuhan ini adalah kesadaran akan pentingnya pilihan makanan yang lebih etis, sehat, dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan,” urai Sari. Ini menunjukkan bahwa produk halal semakin mendapat tempat di pasar Eropa, terutama dalam kategori makanan, minuman, dan kosmetik.

Peluang Ekspor Produk Halal Indonesia ke Belanda

Dengan tingginya potensi pasar halal di Belanda, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengekspor produk halal, terutama produk makanan dan minuman.

Sari menyebutkan bahwa produk seperti kopi, gula aren, dan bumbu masakan, yang merupakan produk khas Indonesia, dapat menjadi andalan dalam ekspor ke Belanda. Hal ini sejalan dengan rencana ekspansi Toko Kopi Tuku, yang ingin memperkenalkan kopi Indonesia dengan standar halal kepada konsumen Belanda.

Menurut Sari, dengan mengincar pasar halal di Belanda, Indonesia dapat memanfaatkan peluang untuk memperkenalkan berbagai produk khas yang telah mendapatkan sertifikasi halal di pasar global.

Toko Kopi Tuku, sebagai salah satu brand Indonesia yang berkembang pesat, dapat memanfaatkan potensi ini untuk memperluas jangkauan pasar mereka di Eropa, terutama bagi konsumen Muslim yang menjadi target utama mereka.

“Lebih banyak pelaku usaha makanan dan minuman Indonesia sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini untuk mengeksplorasi ekspor produk halal ke Belanda. Produk-produk yang menargetkan konsumen Muslim berpotensi meraih kesuksesan di pasar ini,” tambah Sari.

Sertifikasi Halal sebagai Bukti Konsistensi Toko Kopi Tuku

Toko Kopi Tuku yang dikenal dengan varian kopi khas Indonesia menganggap sertifikasi halal sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mempertahankan kualitas dan kehalalan produk.

Muhammad Ramiz, Head of Product Toko Kopi Tuku, menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan pasar, tetapi juga sebagai bukti konsistensi mereka dalam menjaga kehalalan produk.

Sertifikasi halal ini akan memastikan bahwa produk Toko Kopi Tuku sesuai dengan standar halal yang berlaku di Eropa, khususnya di Belanda.

“Melalui sertifikasi halal, kami dapat meyakinkan konsumen, terutama komunitas Muslim, bahwa setiap produk yang kami tawarkan memenuhi standar kehalalan yang diakui secara internasional,” jelas Ramiz. Dengan demikian, sertifikasi halal ini akan menjadi kunci keberhasilan Toko Kopi Tuku dalam menjangkau pasar halal di Belanda.

Kemendag, melalui Atase Perdagangan RI Den Haag, telah memfasilitasi Toko Kopi Tuku untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai sertifikasi halal di Belanda.

Ekspansi Toko Kopi Tuku ke pasar halal Eropa ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan produk Indonesia kepada konsumen di Belanda, yang memiliki potensi pasar halal yang besar.

Dengan tren pasar halal yang terus berkembang, produk halal Indonesia, seperti kopi, gula aren, dan bumbu masakan, memiliki peluang besar untuk diterima oleh konsumen di Belanda dan Eropa secara umum.

Melalui upaya untuk mendapatkan sertifikasi halal, Toko Kopi Tuku akan semakin memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan kehalalan produk, serta membuka peluang ekspor lebih luas ke pasar Eropa yang terus berkembang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Transisi ke Industri Hijau Masih Bertahap, Pemprov Jateng Mulai Manfaatkan CNG

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 123
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Transisi menuju industri hijau dipersiapkan secara bertahap. Sebagai awal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) lebih dulu memanfaatkan energi alternatif berupa panel surya dan Compressed Natural Gas (CNG). “Transisi energinya bertahap. Kita dorong kawasan industri untuk menggunakan energi terbarukan. Saat ini juga sudah menuju penggunaan CNG di Jawa Tengah,” tutur Sekretaris Daerah […]

  • 4 Wilayah Pekalongan Raya Sepakat Bangun Pembangkit Listrik Energi Sampah

    4 Wilayah Pekalongan Raya Sepakat Bangun Pembangkit Listrik Energi Sampah

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Empat wilayah di Pekalongan Raya menyepakati rencana pembangunan Pembangkit Listrik Energi Sampah (PSEL). Pembangunan PSEL tersebut merupakan upaya dalam penanganan persoalan sampah regional. Pasalnya, hal ini masih menjadi problem klasik yang sulit ditangani, sehingga membutuhkan strategi dan terobosan yang tepat sifatnya jangka panjang. PSEL ini dirancang bisa menampung 1.000 ton sampah per […]

  • Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Suryamedia.id – Mantan pemain sepak bola profesional Kang Ji-yong meninggal dunia di usia 37 tahun. Berita duka ini turut dibagikan oleh mantan pemain sepak bola lainnya, Koo Bon-sang melalui unggahan media sosial. Menurut unggahan tersebut, Kang Ji-yong meninggal dunia pada Selasa, 22 April 2025. Sementara itu, jadwal pemakaman diadakan pada hari Jumat, 25 April 2025 di […]

  • Diharapkan Berdampak ke Penyandang Disabilitas, Program Kecamatan Berdaya Bakal Terus Diperluas

    Program Kecamatan Berdaya Bakal Terus Diperluas Hingga Menyentuh Kelompok Disabilitas

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program Kecamatan Berdaya bakal terus diperluas sampai dengan menyentuh kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Sampai saat ini, program tersebut telah berjalan di 94 kecamatan yang ada di Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersama pemerintah provinsi (Pemprov) berharap 50 persen penyandang difabel turut merasakan manfaat Program Kecamatan Berdaya. Menurutnya, pemberdayaan disabilitas […]

  • Terkait Peredaraan Rokok Ilegal, Sejumlah Warung Madura Ditertibkan Bea Cukai Tegal

    Terkait Peredaraan Rokok Ilegal, Sejumlah Warung Madura Ditertibkan Bea Cukai Tegal

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah warung Madura kena razia Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Wilayah Tegal, Jawa Tengah. Operasi ini dilakukan untuk menarik peredaran rokok ilegal di pasaran. Informasi ini diketahui berdasarkan unggahan di media sosial beberapa waktu lalu. Menanggapi hal tersebut, pihak Bea Cukai Tegal menyebutkan bahwa razia digelar di malam hari pada 14 […]

  • gaza

    Serangan Israel di Gaza Kian Memanas, Dunia Desak Perdamaian melalui Diplomasi

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Perang di Gaza yang telah berlangsung hampir dua tahun ini masih menunjukkan tanda-tanda ketegangan yang semakin memanas. Serangan udara Israel yang menghantam wilayah padat penduduk dan rumah pengungsi pada Kamis (25/9), menewaskan sedikitnya 11 orang, termasuk anak-anak, menunjukkan betapa tragisnya situasi yang tengah terjadi. Selain itu, bentrokan yang terjadi di Tepi Barat, dan serangan […]

expand_less