Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MPP di Kota Semarang Tuai Apresiasi Dua Menteri, Pelayanan Cepat dan Bebas Pungli

MPP di Kota Semarang Tuai Apresiasi Dua Menteri, Pelayanan Cepat dan Bebas Pungli

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 109

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kota Semarang mendapatkan apresiasi langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait menyebutkan bahwa pihaknya terkesan dengan kecepatan dan keramahan petugas di MPP Kota Semarang. Terlebih, paling terpenting adalah pelayanan di sana bebas dari pungutan liar (pungli).

“Bagus sekali ya, karena ini menunjukkan di sini tidak ada pungli, cepat, ramah. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih cepat lagi. Surabaya bisa 15 menit, mudah-mudahan Semarang bisa lebih cepat dari Surabaya,” kata dia saat melakukan kunjungan kerja di MPP Kota Semarang, Rabu (5/11/2025).

Lebih lanjut, ia turut mengapresiasi adanya layanan BPHTB dan PBG gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, langkah ini menjadi wujud perhatian pemerintah kepada warganya dengan menghadirkan kebijakan yang memudahkan seluruh masyarakat.

“Saya senang karena di sini BPHTB, PBG buat rakyat sudah gratis, dan prosesnya cepat, satu hari. Tapi kalau bisa dipercepat lagi supaya rakyat tidak perlu bolak-balik, biar happy,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menyoroti suasana MPP yang nyaman. Ia mengatakan, pemerintah harus bisa menghadirkan tempat pelayanan dengan mengedepankan keterbukaan, keramahan, dan mengerti kebutuhan warganya.

“Tolong dibuat suasananya lebih nyaman, rapi. Orang datang harus merasa disambut, bukan seperti masuk kandang macan. Pelayanannya sudah baik, tapi tetap bisa ditingkatkan,” kata Tito.

Menanggapi hal tersebut, Agustina Wilujeng, Wali Kota Semarang berterima kasih atas pujian dan apresiasi dari kementerian. Pihaknya juga akan menindaklanjuti usulan agar MPP bisa dipindah ke Gedung Juang agar terasa lebih nyaman.

“Alhamdulillah kami senang sekali mendapat apresiasi. Senang juga karena MPP nyaman, tadi juga mendapatkan pujian dari masyarakat yang sedang mengurus. Tidak ada pungli, cepat, tidak ada preman, dan semua pelayanannya ramah,” ujar Agustina.

“Pesan dari beliau akan kami tindak lanjuti. Tahun depan, MPP akan pindah ke Gedung Juang. Di sana suasananya akan dibuat lebih nyaman, lebih ‘homy’, seperti di bank. Supaya warga merasa betul-betul dilayani,” tambahnya. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • solar

    Rencana Trump Pangkas Insentif Solar Impor Ditentang China dan ExxonMobil

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – China bersama sejumlah perusahaan minyak besar Amerika Serikat, seperti Exxon Mobil, Chevron, dan Diamond Green Diesel LLC, secara tegas menolak rencana mantan Presiden AS Donald Trump yang ingin memangkas insentif untuk solar terbarukan berbahan baku impor. Penolakan ini tertuang dalam surat resmi yang dikirim Pemerintah China kepada Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) pada Juli 2025 […]

  • Pemprov Jateng Percepat Pembangunan 10 Embung di Daerah, Rampung Tahun Ini

    Pemprov Jateng Percepat Pembangunan 10 Embung di Daerah, Rampung Tahun Ini

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah disebut sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, sekaligus yang berkontribusi dalam ketahanan pangan. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Pemprov Jateng terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur pertanian. Salah satu infrastruktur yang dikebut adalah pembangunan 10 embung di berbagai daerah yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah. Dari jumlah tersebut, delapan embung […]

  • Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masuk masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan tak boleh ada bullying. Jika ditemui adanya kekerasan, tawuran, atau bullying di lingkungan sekolah, ia meminta untuk dilaporkan. “Pada masa orientasi ini tidak boleh ada kekerasan. Boleh tegas tapi tidak boleh keras. Lalu, jangan ada lagi bullying, apalagi tawuran. Kalau masih […]

  • sampah

    Pemkot Semarang Imbau Masyarakat Tidak Buang Sampah di TPA Ilegal Rowosari

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang imbau masyarakat tidak membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal. Salah satu TPA ilegal yang menjadi sorotan ada di perbatasan Rowosari, Semarang dengan Mranggen, Demak. “Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah telah memanggil kami dan DLH Kabupaten Demak. Kami harus membuat sosialisasi dan himbauan […]

  • 2026, Rembang Bakal Bangun Pengelolaan TPST RDF dari Pemerintah Pusat

    Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal membangun pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu refuse derived fuel (TPST RDF) di tempat pembuangan akhir (TPA) Landoh tahun 2026 mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi mengatakan bahwa pembangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Adapun anggaran […]

  • Asisten Administrasi Sekda Jateng, Dhoni Widianto

    Skema WFH ASN di Jateng Bakal Diawasi Ketat Lewat Aplikasi Sinaga

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Skema work from home (WFH) yang bakal diterapkan oleh aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah bakal diawasi dengan ketat. Salah satunya dengan mewajibkan pegawai menginput presensi lewat aplikasi Sinaga. Aplikasi Sinaga (Sistem Informasi Pelayanan Kepegawaian) yang digunakan seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK mampu menampilkan titik koordinat sesuai domisili pada waktu tertentu. […]

expand_less