Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Apa Penyebab Hipertensi di Usia Muda?

Apa Penyebab Hipertensi di Usia Muda?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
  • visibility 212

kabarjatengterkini.com – Berita duka dari dunia musik Indonesia. Musisi Gusti Irwan Wibowo atau Gustiwiw mengembuskan napas terakhirnya di usia 25 tahun setelah sempat didiagnosis hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Almarhum ditemukan tak sadarkan diri setelah terjatuh di kamar mandi, kemudian saat diperiksa, denyut nadi Gustiwiw sudah tidak ada.

Hipertensi merupakan salah satu kondisi yang bisa menjadi pembunuh dalam diam atau silent killer. Kondisi ini bahkan tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia (lansia) saja, namun juga orang dewasa muda.

Hipertensi pada usia dewasa muda bisa dipicu beberapa faktor, berikut di antaranya agar bisa segera dicegah dan diwaspadai!

Apa penyebab hipertensi di usia dewasa muda?

Ada banyak kemungkinan penyebab tekanan darah tinggi pada orang dewasa muda. Beberapa di antaranya karena kebiasaan atau pola hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi alkohol, merokok, kurang olahraga, hingga asupan makanan tinggi natrium.

alkohol dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, meningkatkan kadar hormon stres, mengganggu keseimbangan elektrolit, dan berkontribusi pada peningkatan lemak visceral, yang semuanya dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.

Hasil penelitian kecil terhadap 80 orang dewasa muda di Kenya menunjukkan bahwa menghindari alkohol mengurangi risiko hipertensi hingga 70%.

Kebiasaan merokok juga memperbesar risiko ini. Kandungan nikotin dalam rokok menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang meningkatkan tekanan darah. Selain itu, karbon monoksida dalam asap rokok mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen, sehingga jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah dan meningkatkan tekanan darah.

Kurang olahraga dan aktivitas turut meningkatkan risiko hipertensi karena menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas, yang keduanya merupakan faktor risiko hipertensi.

Selain itu, berlebihan makanan tinggi natrium dan daging merah juga berkontribusi dalam penyakit ini. Kandungan lemak jenuh dan kolesterol dalam daging merah bisa menumpuk di dalam tubuh, terutama pada pembuluh darah. Ini akan membentuk plak yang bisa menyempitkan, serta mengeraskan pembuluh darah.

Dengan demikian, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Pemprov Jateng Bakal Terapkan Kurikulum Perkoperasian di SD-SMA

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kurikulum perkoperasian akan diterapkan di jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Jawa Tengah. Penerapan kurikulum tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan generasi muda terkait ekonomi kerakyatan sejak dini. Hal ini dinilai penting karena secara konsep koperasi menggabungkan antara bisnis dan sosial. Kurikulum perkoperasian nantinya akan memuat materi-materi untuk memberikan pemahaman mengenai sistem dan esensi […]

  • israel

    Ketegangan Yerusalem Memanas: Pemukim Ekstremis Israel Kibarkan Bendera di Kompleks Masjid Al-Aqsa

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Situasi di Kota Suci Yerusalem kembali berada di ambang krisis. Ketegangan politik dan agama di wilayah tersebut memanas setelah sekelompok pemukim ekstremis Yahudi Israel nekat memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Tidak sekadar berkunjung, mereka secara provokatif mengibarkan bendera Israel dan menyanyikan lagu kebangsaan negara tersebut di dalam kawasan suci umat […]

  • Materi Koperasi Bakal Mulai Diajarkan di Sekolah Wilayah Jawa Tengah

    Materi Koperasi Bakal Mulai Diajarkan di Sekolah Wilayah Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Materi tentang koperasi bakal diajarkan kepada siswa-siswi di seluruh jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA. Jawa Tengah disebut akan menjadi wilayah pertama yang akan menerapkan kurikulum ini. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menghadiri peluncuran Insersi Pendidikan Perkoperasian Provinsi Jateng di gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks Gubernuran Jateng, Semarang, […]

  • Hari Kebudayaan Nasional Ditetapkan Setiap 17 Oktober, Fadli Zon Ungkap Alasannya

    Hari Kebudayaan Nasional Ditetapkan Setiap 17 Oktober, Fadli Zon Ungkap Alasannya

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle anisya gusti
    • visibility 372
    • 0Komentar

    KabarJatengTerkini.com – Hari Kebudayaan Nasional (HKN) ditetapkan setiap 17 Oktober. Tanggal tersebut memiliki filosofi yang mendalam berkaitan dengan lambang negara dan semboyan yang menjadi bagian dari identitas bangsa. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengungkapkan bahwa tanggal tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 1951 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Sukiman Wirjosandjojo […]

  • Progres pengerjaan peningkatan Jalan Landoh-Kerep di Kecamatan Sulang, serta Jalan Sendangagung–Segoromulyo di Kecamatan Pamotan,

    Bupati Harno Pastikan Proses Peningkatan Jalan di Sulang dan Pamotan Sesuai Spesifikasi

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Progres pengerjaan peningkatan Jalan Landoh-Kerep di Kecamatan Sulang, serta Jalan Sendangagung–Segoromulyo di Kecamatan Pamotan, dipastikan sudah sesuai spesifikasi. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Rembang Harno yang melakukan peninjauan pengerjaan proyek tersebut, Kamis (11/12/2025) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengevaluasi sekaligus memberikan arahan terhadap pelaksana. “Hari ini, kami cek jalan ke lapangan. Yang […]

  • Eks Bupati Kebumen Kena OTT KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengurusan Hak Guna Bangunan

    Eks Bupati Kebumen Kena OTT KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengurusan Hak Guna Bangunan

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Mantan Bupati Kebumen, Arief Sugiyanto, kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Penindakan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB). OTT KPK itu digelar di dua tempat, yakni di Kantor Pertanahan Bogor dan Kantor Pertanahan Tangerang. Selain Arief, KPK juga mengamankan 16 orang lainnya untuk menjalani […]

expand_less