Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Doa Akhir Tahun yang Bisa Diamalkan Saat Pergantian 2025 ke 2026

Doa Akhir Tahun yang Bisa Diamalkan Saat Pergantian 2025 ke 2026

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 156

Kabarjatengterkini.com – Salah satu amalan yang dianjurkan dilakukan umat Islam adalah berdoa, khususnya di akhir tahun untuk menyongsong lembaran baru di tahun berikutnya. Selain itu, memanjatkan doa akhir tahun juga menjadi cara untuk musabahah diri selama setahun terakhir.

Doa akhir tahun diamalkan sebagai upaya permohonan perlindungan dari fitnah dan tipu daya setan, sekaligus mendapatkan ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan selama setahun penuh. Lantas, bagaimana bacaan doa akhir tahun tersebut? Simak selengkapnya berikut ini!

Doa Akhir Tahun

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَمِلْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِي وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.

Wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā wa maulānā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam. Allāhumma mā ‘amiltu fī hādhihis-sanati mimmā nahaitanī ‘anhu falam atub minhu wa lam tarḍahu wa lam tansahu wa ḥamalta ‘alayya ba’da qudratika ‘alā ‘uqūbatī wa da’autanī ilat-taubati minhu ba’da jur’atī ‘alā ma’ṣiyatika, fa innī astaghfiruka faghfir lī. Wa mā ‘amiltu fīhā mimmā tarḍāhu wa wa’adtanī ‘alaihis-tsawāba fa as’aluka Allāhumma yā Karīmu yā Dzāl-Jalāli wal-Ikrām an tataqabbalahu minnī wa lā taqṭa’ rajā’ī minka yā Karīm. Wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam.

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Semoga shalawat dan salam tercurah kepada junjungan dan pemimpin kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, segala perbuatan yang telah aku lakukan pada tahun ini dari hal-hal yang Engkau larang, sementara aku belum bertobat darinya, dan perbuatan itu tidak Engkau ridhai serta tidak Engkau lupakan, padahal Engkau mampu untuk menghukumku, namun Engkau tetap memanggilku untuk bertobat setelah keberanianku bermaksiat kepada-Mu; maka sungguh aku memohon ampun kepada-Mu, ampunilah aku. Dan segala amal yang telah aku lakukan pada tahun ini dari hal-hal yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan pahala atasnya, maka aku memohon kepada-Mu, wahai Allah Yang Maha Mulia, wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, agar Engkau menerimanya dariku dan janganlah Engkau putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Yang Maha Mulia. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya.”

Atau juga bisa membaca doa berikut,

اللَّهُمَّ مَا عَمِلَتْ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فيها على بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَ تي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْ لِي وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْتَلْكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ

Allāhumma mā ‘amilat min ‘amalin fī hādhihis-sanati mā nahaitanī ‘anhu wa lam atub minhu, wa ḥalimta fīhā bi faḍlika ba’da qudratika ‘alā ‘uqūbatī, wa da’autanī ilat-taubati min ba’di jarā’atī ‘alā ma’ṣiyatika. Fa innī istaghfartuka faghfir lī. Wa mā ‘amiltu fīhā mimmā tarḍā wa wa’adtanī ‘alaihis-tsawāba fa as’aluka an tataqabbala minnī wa lā taqṭa’ rajā’ī minka yā Karīm.

Artinya: Ya Allah, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu, sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat, sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatan ku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahalaMu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Susun Aturan Perihal Pengembangan PLTS di Desa

    Pemerintah Susun Aturan Perihal Pengembangan PLTS di Desa

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah sedang menyusun aturan perihal pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di desa. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan bahwa aturan akan dibuat dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) dan diprediksi selesai minggu depan. “Nanti kita akan membangun listrik berbasis solar panel. Sudah dihitung investasinya kira-kira 100 miliar dolar AS,” kata Zulhas dilansir […]

  • 8 Manfaat Pohon Pule untuk Kesehatan, Punya Khasiat Antimikroba

    8 Manfaat Pohon Pule untuk Kesehatan, Punya Khasiat Antimikroba

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pohon pule (Alstonia scholaris) merupakan salah satu tanaman yang sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai daerah, khususnya di Asia Tenggara. Selain dikenal sebagai pohon peneduh yang tumbuh subur di lingkungan tropis, pohon pule juga memiliki segudang manfaat kesehatan yang luar biasa, terutama berkat kandungan senyawa aktifnya yang bersifat antimikroba. Artikel ini akan […]

  • Mayat yang Terlilit Lakban di Gondangdia Jakpus Ternyata Staf Kemlu

    Mayat yang Terlilit Lakban di Gondangdia Jakpus Ternyata Staf Kemlu

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Mayat yang ditemukan di Kos wilayah Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) telah diketahui identitasnya. Korban inisial ADP (39) berasal dari Sleman dan diketahui bertugas di Kementerian Luar Negeri (Kemlu). “Saya tidak bisa mengatakan itu diplomat, tapi dari kata saksi yang di TKP itu mengatakan bahwa beliau itu adalah PNS Kementerian Luar Negeri,” kata […]

  • Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng

    Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan adanya potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah (Jateng). Seperti perairan selatan Kabupaten Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan bahwa gelombang tinggi berpotensi mencapai 2,5 – 4 meter. “Berdasarkan analisis dari permodelan gelombang, tinggi […]

  • K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

    K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Nama K.H. Sholeh Darat resmi jadi salah satu jalan di Kota Semarang, sekaligus dinobatkan sebangai Tokoh Moderasi. Penamaan jalan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap tokoh yang berjasa bagi Indonesia. Seremoni ini merupakan bagian dari rangkaian proses pengusulan K.H. Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional. Pasalnya, tokoh tersebut dikenal memiliki jejak sejarah sebagai ulama […]

  • Korban Lemparan Batu ke KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Ungkap Luka-lukanya

    Korban Lemparan Batu ke KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Ungkap Luka-lukanya

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Korban lemparan batu oleh orang tak dikenal ke Kereta Api (KA) Yogyakarta-Surabaya di Klaten ungkap kondisinya setelah kejadian tersebut. Salah satu korban, W (30) mengaku bahwa saat itu dia sedang membuat konten di dalam kereta api, namun tiba-tiba serpihan kaca akibat lemparan batu mengenai sebagian wajahnya, sehingga spontan menghindar ke samping. “Kebetulan waktu […]

expand_less