Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terjadi Kebakaran Kandang di Klaten, Ribuan Ayam Hangus Terbakar

Terjadi Kebakaran Kandang di Klaten, Ribuan Ayam Hangus Terbakar

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 182

Klaten, Kabarjatengterkini.com – Terjadi kebakaran kandang ayam di Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jumat (13/2/2026), dini hari tadi. Diketahui, kandang ayam tersebut berlokasi di area persawahan dekat sungai dan jalan kampung.

“Lokasi (kebakaran) ada di persawahan Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo,” ungkap Pamapta 3 Polres Klaten, Ipda Muhammad Irfan Dwi Prasetyo, dikutip Detik.

Pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 02.15 WIB. Sebanyak dua unit mobil Damkar Klaten, Polri, hingga TNI, dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut, dan tiba di lokasi pada pukul 03.00 WIB.

“Dilaporkan warga ke Polsek sekitar pukul 02.15 WIB. Kita tiba di TKP sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Irfan.

“Komponen yang terlibat pemadaman ada dua unit mobil pemadam kebakaran Klaten, Polri, TNI, Rekad, relawan lain dan masyarakat,” imbuhnya.

Kandang ayam tersebut memiliki luas 1.044 meter yang terdiri dari dua lantai kompartemen kandang. Bangunan tersebut terbuat dari bahan kayu dan bambu, sehingga api cepat membesar dan sulit dipadamkan oleh petugas.

“Sulit dipadamkan dikarenakan kandang terbuat dari kayu, bambu dan alas sekam yang terbakar dan lokasi kandang ayam dikelilingi persawahan,” terang Irfan.

Akibat kejadian tersebut, ribuan ayam mati terpanggang hingga menyebabkan kerugian materiil bagi pemilik. Menurut dugaan, kebakaran disebabkan karena mesin pemanas yang terjatuh hingga membakar material alas mudah terbakar.

“Jumlah ayam di kandang yang terbakar kurang lebih 27.000 ekor ayam umur 5 hari,” terang Irfan.

“Penyebab kebakaran diduga dari mesin pemanas yang jatuh dan membakar sekam atau alas kandang atas atau lantai. Kerugian masih diinventarisir oleh PT,” imbuhnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang sedang menjajaki potensi kerja sama bilateral dengan Inggris dalam hal inovasi pengelolaan sampah. Kerja sama ini melanjutkan kemitraan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer yang akan berfokus pada pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, keamanan dan pertahanan, serta masyarakat dan sosial. Wali Kota Agustina pun turut menyambut […]

  • Anggota DPRD Jateng Turut Soroti Kenaikan PBB-P2 di Pati

    Anggota DPRD Jateng Turut Soroti Kenaikan PBB-P2 di Pati

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati turut menjadi sorotan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Fraksi PDI Perjuangan, H. Endro Dwi Cahyono. Sebagaimana diketahui, kenaikan PBB-P2 di Kabupaten Pati mencapai 250%. Kenaikan yang signifikan tersebut membuat masyarakat banyak yang merasa keberatan. Dengan kondisi tersebut, Endro mendorong  Pemerintah […]

  • Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam, Dinas ESDM Jateng: Tersumbat Lumpur

    Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam karena Tersumbat Lumpur

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Grobogan, Kabarjatengterkini.com – Terungkap penyebab padamnya Api Abadi Mrapen sejak awal tahun 2026 yang lalu. Kobaran api tersebut bisa mati karena saluran gas di bawahnya tersumbat dengan lumpur. “Prinsipnya, si gas ini tertutup sama media yang namanya lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu,” kata Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi […]

  • Heboh Video Pegawai SPPG Makan Pecahan Kaca Lampu, Pihak Pengelola Beri Tanggapan

    Heboh Video Pegawai SPPG di Brebes Makan Pecahan Kaca Lampu, Pihak Pengelola Beri Tanggapan

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Heboh pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kubangsari, Kecamatan Ketanggunan, Kabupaten Brebes, melakukan aksi debus dengan memakan pecahan lampu neon. Aksi ini turut direkam, bahkan sempat beredar di media sosial dengan narasi yang dinilai menyudutkan. Menanggapi hal tersebut, Mitra SPPG Kubangsari menyampaikan bahwa video tersebut memang direkam oleh karyawannya. Meski […]

  • label

    Apakah Restoran Hotel yang Jual Minuman Alkohol Tetap Bisa Dapat Label Halal? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pertanyaan mengenai apakah restoran hotel yang menjual minuman beralkohol tetap bisa mendapatkan sertifikasi halal semakin sering muncul, terutama sejak penerapan regulasi wajib halal pada makanan dan minuman di Indonesia. Masyarakat kini semakin selektif dalam memilih tempat makan, khususnya bagi konsumen Muslim yang mengedepankan aspek kehalalan makanan dan minuman. Lantas, bisakah restoran di hotel […]

  • pks

    PKS Dorong Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional untuk Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Desakan penetapan status bencana nasional untuk banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menguat. Anggota Komisi XI DPR sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, menegaskan bahwa kondisi di lapangan telah memenuhi kriteria bencana nasional sebagaimana diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang […]

expand_less