Setiap SPPG di Seluruh Indonesia Terima Dana Rp500 Juta Per Hari
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 18

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini – Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut bakal langsung menerima Rp500 juta per hari. Ini berdasarkan mekanisme penyaluran langsung dana dari Badan Gizi Nasional ke masing-masing dapur MBG.
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, sebanyak 93 persen anggaran sudah disalurkan ke SPPG seluruh Indonesia. Dari total Rp 268 triliun, sekitar Rp 240 triliun sudah diberikan tanpa perantara pemerintah daerah (pemda).
“BGN hadir menghadirkan pola baru, di mana 93% dana BGN itu disalurkan langsung ke SPPG-SPPG. Jadi, kalau ada dana Rp 268 triliun, kurang lebih Rp 240 triliun uang beredar dari Sabang sampai Merauke, dan setiap hari setiap SPPG menerima Rp 500 juta,” kata Dadan, Jumat (27/2/2026), dikutip Detik.
Ia mengatakan, uang yang telah beredar dari Sabang sampai Merauke sampai hari ini mencapai sekitar Rp 36 triliun. Perputaran dana itu dinilai bisa menggerakkan roda ekonomi, sekaligus pemerataan kesejahteraan.
Kebijakan ini juga diklaim telah memberikan dampak langsung terhadap sektor produksi lokal. Pasalnya, berbagai macam produk-produk lokal dari petani maupun peternak akan diserap oleh Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Belum pernah terjadi dalam era mana pun, produksi lokal dijamin penyerapannya oleh negara seperti sekarang. Tidak heran jika ada petani wortel di Nusa Tenggara Timur yang senang karena harga wortelnya bisa naik hingga tiga kali lipat,” ujar dia.
Sementara itu, pada Maret 2026, BGN memprediksi uang beredar mencapai Rp 62 triliun. Harapannya, hal itu bisa jadi stimulus ekonomi yang signifikan. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

