Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hari Kebudayaan Nasional Ditetapkan Setiap 17 Oktober, Fadli Zon Ungkap Alasannya

Hari Kebudayaan Nasional Ditetapkan Setiap 17 Oktober, Fadli Zon Ungkap Alasannya

  • account_circle anisya gusti
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 383

KabarJatengTerkini.com – Hari Kebudayaan Nasional (HKN) ditetapkan setiap 17 Oktober. Tanggal tersebut memiliki filosofi yang mendalam berkaitan dengan lambang negara dan semboyan yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengungkapkan bahwa tanggal tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 1951 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Sukiman Wirjosandjojo pada 17 Oktober 1951.

Disebutkan bahwa PP tersebut menetapkan Lambang Negara Indonesia, yaitu Garuda Pancasila, dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Keduanya mencerminkan kekayaan budayam tolerasi, serta persatuan.

“Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar semboyan, tetapi filosofi hidup bangsa Indonesia yang mencerminkan kekayaan budaya, toleransi, dan persatuan dalam keberagaman,” kata Fadli Zon, Senin (14/7/2025), dikutip Detik.

“PP No. 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara merupakan tonggak sejarah penetapan Garuda Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol resmi Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, penetapan HKN diharapkan dapat mengingatkan seluruh rakyat Indonesia akan pentingnya menjaga identitas kebangsaan. Selain itu, hal ini juga sebagai upaya pelestarian kebudayaan dan pembangunan bangsa lewat pendidikan.

“17 Oktober adalah momen penting dalam perjalanan identitas negara kita. Ini bukan hanya tentang sejarah, tetapi juga tentang masa depan kebudayaan Indonesia yang harus dirawat oleh seluruh anak bangsa,” terang Menteri Fadli Zon.

Ia juga mengatakan bahwa tanggal tersebut datang dari usulan para seniman dan budayawan Yogyakarta. Para seniman tersebut juga turut melakukan kajian sejak Januari 2025 dan menyampaikannya ke Kementerian Kebudayaan setelah beberapa kali diskusi. (*)

  • Penulis: anisya gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa itu Etomidate yang Diselundupkan oleh Jonathan Frizzy di Vape?

    Apa itu Etomidate yang Diselundupkan oleh Jonathan Frizzy di Vape?

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Baru-baru ini, artis Jonathan Frizzy ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyelundupan obat keras di dalam rokok elektrik atau vape dari Malaysia. Adapun jenis obat keras yang dimaksud adalah etomidate. Rokok elektrik berisi etomidate telah dilarang di berbagai negara, termasuk Indonesia berdasarkan Undang-undang Kesehatan. Bahkan di Singapura, zat ini masuk dalam kategori racun. Ini sering […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Jadi Provinsi Prioritas Kemitraan Startegis bagi Prancis

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 197
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah perkuat kerja sama dengan pihak negara Prancis. Hal ini menjadikan Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi prioritas kemitraan strategis bagi negara tersebut. “Kunjungan ini bukan sekadar protokoler. Ini untuk meyakinkan bahwa Jawa Tengah adalah provinsi prioritas,” kata Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, pada Kamis (25/9/2025). Ia […]

  • kenaikan

    Pemkab Pati Batalkan Kenaikan PBB-P2 250 Persen, Bupati Sudewo Sampaikan Permintaan Maaf

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati secara resmi membatalkan rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, pada Kamis (7/8/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-701. Pengumuman ini menjadi respons langsung atas gelombang penolakan dari masyarakat yang sebelumnya sempat merencanakan […]

  • Heboh Ada Tikus Keluar dari Boks Ompreng MBG di SMK Negeri 8 Semarang

    Heboh Ada Tikus Keluar dari Boks Ompreng MBG di SMK Negeri 8 Semarang

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Heboh seekor tikus keluar dari dalam boks tempat makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) SMK Negeri 8 Semarang. Kejadian tersebut sempat terekam kamera dan videonya sudah viral di media sosial. Menanggapi hal ini, staf kesiswaan SMKN 8 Semarang, Dian Nirmala Santi, membenarkan bahwa ada laporan siswa kelas XI mengenai tikus di dalam […]

  • Pemprov Jateng Harap Pembangunan RSPPU Bisa Tambah Dokter Spesialis di Daerah

    Pemprov Jateng Harap Pembangunan RSPPU Bisa Tambah Dokter Spesialis di Daerah

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung program pembangunan Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU). Pembangunan tersebut ditandai dengan ground breaking Gedung VIP berlantai tujuh di RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto. Program kerja sama antara Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo dan RSUD Dr Moewardi Surakarta ini, diharapkan mampu mengatasi tantangan […]

  • WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

    WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Warga negara (WN) Inggris, inisial DH (32), mengamuk di penitipan hewan peliharaan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Ia diduga mengalami gangguan kejiwaan berupa delusi dan halusinasi. DH sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat karena dianggap merusuh di tempat penitipan hewan, dengan menolak membayar biaya penitipan kucingnya, hingga mendorong-dorong pagar. Selain itu, ia juga didapati membawa senjata […]

expand_less