Sambut Musim Kemarau, Pemprov Jateng Pastikan Embung Berfungsi Optimal
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 8

Foto: Embung Alastuwo, di Desa Wonolepo, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menginstruksikan pengecekan seluruh embung dan irigasi di masing-masing wilayah dalam rangka antisipasi musim kemarau kering.
Pengecekan secara berkala dilakukan guna memastikan kebutuhan air baku untuk rumah tangga dan lahan pertanian terpenuhi selama musim kemarau. Dengan demikian, musim kemarau kering yang diprediksi mulai bulan April 2026 tidak mengganggu produktivitas petani.
“Saya ingin betul-betul memastikan, cek dan recheck embung yang ada. Embung merupakan salah satu tempat untuk memenuhi kebutuhan air baku maupun persawahan,” kata Luthfi, Rabu (7/4/2026).
Setidaknya sudah ada 12 embung baru yang dibangun di wilayah Jawa Tengah sejak tahun 2025. Meski demikian, hal tersebut dirasa masih belum cukup untuk mencukupi kebutuhan air di masyarakat.
Maka dari itu, pihaknya meminta seluruh kepala daerah untuk mengusulkan pembangunan embung, jika membutuhkan. Selain itu, penting memastikan embung-embung yang dibangun berfungsi secara optimal selama musim kemarau.
“Saya sudah wanti-wanti, nitip kepada Bupati dan Wali Kota, kalau masih ada masyarakat yang di tempatnya butuh embung, segera diusulkan dan akan dianggarkan (pembangunan),” jelasnya lagi.
“Ini sangat membantu sekali, karena Provinsi Jawa Tengah berharap swasembada pangan bisa tercapai kembali,” tegasnya.
Selain mengecek embung dan irigasi secara berkala, Pemprov juga berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam mengantisipasi musim kemarau, salah satunya, dengan Kodam IV/Diponegoro, yang memiliki program pipanisasi dan sumurisasi. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

