Realisasi Jambanisasi 2025 di Jateng Capai 5.328 Unit, Masih Ada 21 Ribu Lagi
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Kam, 23 Apr 2026
- visibility 29

Foto: Wagub Taj Yasin (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Capaian realisasi pembangunan sanitasi jamban di Jawa Tengah sepanjang 2025 berjumlah 5.328 unit. Meski demikian, kebutuhan jamban masih sekitar 21 ribu bagi rumah tangga yang belum memiliki akses sanitasi layak.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Sementara, saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sehingga pihaknya turut mengharapkan dukungan dari pemerinth pusat.
“Kami mohon dukungan, agar kekurangan jambanisasi sekitar 21.542 rumah ini dapat segera direalisasikan,” kata Gus Yasin saat menerima Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI Masa Reses Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026, di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Rabu (22/4/2026).
“Pembangunan jamban dan penyediaan akses air bersih menjadi konsentrasi kami, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” lanjut dia.
Bentuk dukungan pemerintah pusat dalam dilakukan melalui skema APBN, serta sinergitas dengan DPR RI. Menurut Gus Yasin, program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menekan kasus stunting, khususnya di Jawa Tengah.
Diketahui, saat ini, prevalensi stunting di Jawa Tengah tercatat sebesar 9,77 persen atau sekitar 188.533 balita.
Sementara itu, DPR RI turut menyalurkan bantuan senilai triliunan rupiah pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, juga telah mencatat kebutuhan jambanisasi di Jawa Tengah.
“Kami menyerap aspirasi dari Jawa Tengah, termasuk kebutuhan jambanisasi yang masih memerlukan bantuan,” ujarnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

